
masih di kamar Rey
" kamu nggak papa sayang? " tanya Rey
" nggak papa cuman disini yang sakit " ucap shofia ketus sambil menunjuk dadanya lalu Rey segera memeluk istrinya
" maaf aku belum jujur sama stela, itu karena aku memiliki banyak pertimbangan, dia orang yang punya obsesi yang sangat tinggi ketika menginginkan sesuatu dia akan melakukan apapun agar bisa dapatkan apa yang di inginkan dan aku nggak mau dia melakukan hal nekad dan bisa membahayakan kamu dan lagi pula perusahaan saat ini memang sangat membutuhkan tenaganya aku takut dia akan resign dari kantor itu alasan aku tidak menceritakan pernikahan kita sama stela" tutur Rey
" tapi mas biar bagaimana pun kamu harus jujur sama agar dia tidak terus berharap sama kamu dan jujur aku nggak suka dia nyelonong masuk ke kamar kita begitu saja liat tadi apa yang dia lakukan dia elus elus pipi kamu..! " ucap shofia sewot
" apa kamu cemburu? " ucap Rey sambil mencubit hidung bangir istrinya
" iya iyalah aku cemburu suami aku di pegang pegang kayak gitu " kata shofia semakin sewot
" he he makasih sayang karena sudah cemburu sama aku " ucap Rey sambil memeluk istrinya
" mas sebaiknya kamu kasi tau stela tentang hubungan kita secepatnya agar dia tidak terus berharap ke kamu " ucap shofia
" ya habis ini aku akan mengatakannya dan semoga dia memahami dan mengerti " ucap rey lalu meregangkan pelukannya
" ya sudah kamu mandi gih lalu kita sarapan bersama di bawah " ucap shofia dan rey pun melangkah menuju kamar mandi.
sementara mama widya duduk di kursi taman di samping kolam renang bersama stela.
" tante sebenarnya siapa wanita itu kenapa dia begitu lancang berada di kamar Rey? " tanya stela lansung.
" dia shofia dan dia adalah istri Rey dia sudah menikah hampir dua bulan yang lalu " tutur mama widya
" apa tan? nggak ini nggak mungkin..! bukannya tante mau menjodohkan aku dulu sama Rey tapi kenapa sekarang wanita itu yang menjadi istri Rey tan? " kata stela nggak Terima
" ya tante minta maaf tapi kamu tau kan Rey selama ini hanya menganggap kamu sahabat nya dan tante nggak bisa memaksakan keinginan tante kepada Rey apalagi sekarang ada kyara karena bagi tante kebahagian kyara yang nomor satu dan pernikahan ini juga awalnya atas keinginan kyara. "
" stela sebelumnya tante minta maaf karena tidak memberitahu mu dari awal tentang hal ini, ini karena Rey melarang tante "
" maksud tante? "
"ya Rey yang melarang untuk memberi tahu kamu dan juga orang luar bahkan dia melarang tante untuk menggelar resepsi pernikahan mereka" tutur mama Widya lagi
__ADS_1
" apa rey mencintainya tante ? " tanya stela
" awalnya mungkin tidak tapi sejalannya waktu seperti nya saat ini Rey sudah mulai mencintai shofia istrinya. sekali lagi tante minta maaf mungkin kalian memang tidak berjodoh tapi tante tetap kok menganggap kamu seperti anak tante sendiri. " kata mama widya
" aku nggak Terima tan..! aku sudah melakukan banyak hal untuk Rey aku sudah melakukan segalanya untuk Rey tapi kenapa harus wanita itu yang menikah sama shofia? emang apa kurangnya aku tan? " ucap stela sambil menangis sesegukan.
" sayang kamu jangan bicara seperti itu, tante tau kamu sangat baik sama Rey dan tante pun dulu berharap kamu yang jadi istrinya Rey tapi ini semua sudah takdir yang diatas stel kita tidak bisa menolaknya. tante yakin di luar sana pasti ada laki laki yang baik yang cocok buat kamu yang sudah di persiapkan Tuhan buat kamu " kata mama widya lagi
" tapi tan hati aku sakit " ucap stela lagi
" ma bisa tinggalkan aku dan stela berdua " ucap Rey yang tiba tiba datang
tadi selesai sarapan shofia segera berangkat mengantar kyara ke sekolahnya dan setelah itu shofia langsung menuju rumah sakit.sedang Rey memilih menemui stela di taman belakang
" Rey kamu bicaralah kamu selesaikan semuanya sekarang mama masuk ke dalam dulu " ucap mama widya lalu meninggalkan Rey dan shofia di taman belakang
Rey duduk di kursi di samping stela dan untuk beberapa saat mereka saling diam
" stel sory aku minta maaf karena nggak cerita ini dari awal ke kamu, aku tau sebagai sahabat kamu pasti kecewa " ucap Rey beberapa detik kemudian.
" sorry im so soryy..! perasaan aku ke kamu hanya sebatas sahabat tidak lebih " ucap Rey
" tapi Rey apa tidak ada sedikit aja perasaan cinta kamu ke aku, lima tahun lebih Rey aku berusaha mendekati kamu bahkan aku rela kerja di perusahaan kamu menolak jabatan tinggi di perusahaan papa aku demi apa coba ya demi kamu Rey..! "
" ya aku tau tapi perasaan cinta itu tidak bisa di paksakan stel " jawab Rey
" aku yang selama ini selalu berada di samping kamu bahkan di saat kamu terpuruk aku selalu ada buat kamu tapi kenapa harus dia yang menikah sama kamu Rey kenapa Rey? kenapa?" kata stela lagi
" aku juga tidak tau stel dulu aku punya pikiran untuk tidak akan menikah lagi kegagalan ku waktu dulu menorehkan luka yang cukup dalam dan aku juga awalnya tidak menginginkan pernikahan ini tapi ini semua keinginan kyara, kamu ingat waktu dia masuk rumah sakit dulu, itu karena aku menolak untuk menikahi shofia " tutur Rey
" apa kamu mencintainya? "tanya stela
" di awal pernikahan kami tidak saling mencintai tapi sekarang aku sangat mencintai nya dia wanita berbeda dia sangat tulus " ucap Rey
" sekarang kamu harus belajar melupakan perasaan kamu ke aku karena aku sudah menikah dan carilah laki laki yang baik aku yakin kamu akan mendapatkan jodoh yang lebih baik dari aku " kata Rey lagi
" aku nggak bisa " jawab stela
__ADS_1
" stel kamu harus sadar saat ini aku sudah menikah dan punya istri jadi kamu nggak usah mengharapkan aku lagi dan aku yakin kamu pasti bisa" kata Rey lagi
" aku nggak peduli..! kamu tau kan bagaimana aku, aku tidak akan menyerah sebelum apa yang aku inginkan bisa aku dapatkan" jawab stela ketus
" stel kamu harus tau tidak semua apa yang kita inginkan akan kita dapatkan "
" ya tapi itu tidak berlaku buat aku aku akan merebut kamu dari shofia " ucap stela dingin
" terserah kamu tapi aku minta kamu jangan sampai menyakiti dan menyinggung perasaan shofia karena aku tidak akan tinggal diam " ucap Rey tidak kalah dinginnya
" Rey tega kamu aku benci kamu..! " ucap stela lalu melangkah meninggalkan Rey di taman lalu keluar dari mension tersebut. Rey hanya menarik nafas panjang. dan ini yang selama ini dia takutkan karena dia faham betul akan sifat stela.
sementara stela terus melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi
" sial kamu shofia gara gara kamu aku gagal mendapatkan Rey liat aja aku akan merebut Rey dari tangan kamu " ucap stela sambil mencengkram setir mobilnya dan terus melaju menuju sebuah kafe.
Rey tiba di perusahaan dan langsung di sambut Aldo
" selamat pagi tuan..! " sapa Aldo sopan
" pagi al, apa stelah sudah datang? " tanya Rey
" seperti nya belum tuan" jawab Aldo
" jadi dia belum datang? "
" apa perlu saya hubungi nona stela tuan? "
" nggak usah, sekarang kamu ikut saya ke ruangan saya ada yang mau saya bicarakan.
" baik tuan "
lalu mereka berdua masuk ke dalam lift menuju lantai di mana ruangan Rey berada.
*****
segini dulu ya para readers ku dan akunya mohon maaf klo selama bulan Ramadhan ini aku up nya agak lama dan aku berharap kalian masih setia menunggu kelanjutan cerita aku 😘😘😘
__ADS_1