MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 202


__ADS_3

" assalamu'alaikum "


" waalaikum salam eh non Vania pasti cari nyonya muda kan ? " sapa salah satu Nany. dimana saat ini Vania sedang bertamu di kediaman Shofia.


" ya Shofia ada? "


" ada non di halaman belakang sedang jemur baby kembar "


" oh ya udah aku langsung ke sana aja "


" ya silahkan non, oh ya non Vania mau di buatkan minuman apa "


" aku jus buah aja ya.. ! buah apa saja terserah aku lagi diet mba "


" aduh non Vania sudah langsing gitu masak diet sih "


" langsing apaan nih liat lemak lemak sudah pada menonjol, udah ah aku kebelakang dulu "


" ya non silahkan " dan Vania pun melangkah semakin masuk ke dalam menuju taman belakang.


" hello baby " R " Rafa Rafi .. how are you to day "


" I'm fine aunty.. " jawab Shofia yang sedang duduk di bangku panjang sambil menjemur baby kembarnya diatas stroller double nya.


" tumben loe kemari pagi pagi nggak ke rumah sakit loe " sapa Shofia.


" hari ini gue tugas malam "


" oh... kenapa loe muke nya ditekuk gitu kek baju kagak di setrika loe, ada apa cerita ama gue, loe ada masalah ? " tanya Shofia. bukannya di jawab Vania hanya menarik nafas panjang .


" ada masalah sama nyokap loe? " Vania menggelengkan Kepala nya


" di rumah sakit? " lagi Vania menggelengkan kepalanya.


" trus...? atau jangan jangan sama calon laki loe " Kali ini Vania diam


" beneran? ada apa? apa si Aldo berulah ? apa dia selingkuh bilang ama gue biar gue pites tu anak "


" gue kok ragu ya mau melanjutkan ini apa tidak " ucap Vania tiba tiba.sontak membuat Shofia sedikit kaget.


" hey sebenarnya ada apa sih jangan main main loe atau jangan jangan loe kepincut cowok lain, wah parah loe "


"plak" apaan sih loe.. makanya dengerin gue loe nyerocos mulu dari tadi "


" abis loe diem aja dari tadi, geleng geleng dari tadi " Shofia nggak mau kalah


" shof gua mau nanya, gimana pak Rey ama loe, dia posesif nggak? "


"puft ha ha ... kenapa? tu si Aldo pasti over posesif ya ama loe "


" ha loe kok tau "


" ya taulah dia itu kan sebelas dua belas ama laki gue "


" maksudnya...? "


" ya mereka tu klo masalah orang orang terkasihnya itu emang super posesif dan over protektif. "


" oh ya..! "


" hem gua aja tuh pernah pas makan di restoran trus ada pengunjung yang liatin gua terus, eh dia samperin dah tu orang setelah itu dia mana mau di ajak makan di tempat ramai paling paling dia pesan privat room "

__ADS_1


" trus loe gimana? "


" ya gue nikmati aja itu tandanya dia udah bucin abis ha ha... "


" kok loe ketawa sih loe nggak ngerasa ruang gerak loe di batasin gitu apalagi kemaren dia bilang ama gua nggak boleh senyum senyum sama pasien kan ngeri gue "


" ya elah elu ngapain juga loe senyum senyum sama pasien ntar loe di kira gila, ya senyum seperlunya aja asal jangan jutek ntar yang ada pasien nggak mau lagi berobat ama loe "


" nah itu maksud gue "


" udah dibuat santai aja, gua ni setelah menikah dan tau petapa sayang dan cintanya laki gue ke gue sepertinya gua nggak butuh yang lain lagi "


" alah bucin loe..! kayaknya bukan pak Rey aja yang bucin tapi elo juga "


" iya iyalah ha ha.. " shofia tertawa lepas membuat dua bayi kembar mereka menganis kaget.


" ya ampun shof loe ketawanya kenceng amat anak loe sampe nangis.


" elo sih.. aduh sayang sayang maafin mami ya sudah bikin kamu nangis sayang.. sayang cup cup.. " ucap shofia sambil menggendong dan menenangkan salah satu bayinya sedang satunya di gendong Vania.


" udah loe nggak usah panik gtu loe tenang aja Aldo itu sayang banget ama loe makanya dia bersikap kayak gitu dan setau gue dia emang baru pertama ini dekat ama cewek, selama ini kata laki gue dia nggak pernah dekat sama yang namanya perempuan jadi bisa gue jamin dia itu perjaka ting ting " kata Shofia lagi setelah bayi nya tenang dan menyerahkan kepada baby siter untuk di mandikan.


" jadi klo loe keberatan ya loe bicarakan baik baik apa yang boleh dan tidak boleh elo lakukan dan apa dia suka dan tidak. bicarakan dengan kepala dingin oke..! selama itu masih batas normal menurut gue nggak masalah, klo gua malah seneng laki gue kayak gitu itu tanda gua hanya satu satunya miliknya dan nggak boleh ada yang memikinya "


"oh gitu ya Shof..? ya udah nanti gua coba bicarain lagi sama kak Aldo.klo gitu gua pamit ya mau antar nyokap arisan soalnya jam sepuluh ini "


" ya udah elo hati hati ya "


" hem gua pamit ya salam sama tante"


" ya nanti gua sampein. " kemudian Shofia melangkah mengantarkan Vania sampai di pintu utama .


" hati hati "


" waalaikum salam " dan Vania pun melajukan mobilnya perlahan meninggalkan kediaman sahabat nya Shofia.


" siapa shof? " tanya mama Widya yang baru saja turun dari lantai atas


" Vania ma "


" tumben dia pagi pagi udah ke sini nggak tugas dia? "


" katanya tugas malam. dia tu lagi galau ma "


" lho galau kenapa? "


" biasa sama sikap posesif nya Aldo "


" emang tu anak nggak beda sama suami mu itu, emang separah apa si Aldo? "


" ya gitu ma Vania nggak boleh senyum senyum sama laki laki lain nggak boleh ngobrol lama lama gitu, bahkan sama pasien pun ia di larang beramah ramah " terang Shofia


" emang tu anak, kamu tenang aja nanti biar mama yang kasi tau tu anak"


" ya tapi mama jangan terlalu keras ya sama Aldo, aku liat dia begitu juga mungkin karena terlalu mencintai Vania dan tak ingin kehilangan "


" ya tapi kalo over posesif juga kasian Vania nya " kata mana Widya yang mulai sewot.


" ya terserah mama aja tapi jangan terlalu keras ya ma soalnya Aldo juga baru pertama ini mengenal cinta kata mas Rey. makanya dia baru merasakan bagaimana jatuh cinta"


" ya mama tau kamu tenang aja, mama hanya akan menasihati dia aja"

__ADS_1


" makasih ya "


" hem. oh ya kamu belum bersih juga?" tanya mama mertuanya


" belum tapi kayaknya sudah hampir bersih sih, emang kenapa ma? "


" itu lho suami mu uring uringan terus kelamaan puasanya, dia sampai nanyain mama berapa harilah biasanya orang nifas trus ada nggak obat untuk mempercepat wa" terang mama Widya yang tanpa malu malu bercerita pada Shofia sang menantu.


" mas Rey emang begitu ma tiap malam nanyain itu mulu"


" ya laki laki kan emang begitu dia butuh mood booster dan itu di dapat dari istrinya melalui ritual ranjang. emang kamu sudah berapa hari? "


" sudah empat puluh lima hari sih ma tapi tadi aku cek saat mandi dan masih agak kecoklatan, kan kata ustazah harus benar benar bersih putih seperti kapas baru kita bersuci "


" ya sesekali kamu bantu suamimu menuntaskan hasratnya " kata mama Widya


" maksud mama? " tanya Shofia nggak ngerti.


" ck kau ini calon dokter masak dak ngerti, istilah nya banyak jalan menuju roma. kamu cari sana di google bagaimana cara memuaskan suami saat lagi datang bulan. kasian anak mama lama puasa, mama liat gersang banget hari harinya sekarang" kata mama sambil tertanya geli sedang Shofia tersenyum malu mendengar kata kata mama mertuanya yang ceplas ceplos.


" ya ma nanti aku cari tau "


" nah gitu itu baru namanya istri siaga. kan kasian dia yang biasanya seminggu tiga kali lah ini libur panjang " terang mama Widya lagi


" bukan seminggu tiga kali ma tapi sehari tiga kali " batin Shofia


" ya udang ingat habis ini kamu searching di google trus ntar malam kamu praktekkan tanya suami mu maunya apa. mama nggak mau dia marah marah mulu di kantor semua karyawan kena sasarannya, itu mungkin mood boosternya lagi habis" kata mama Widya yang diikuti tawa renyahnya.


" emang mas Rey marah marah ma dikantor nya? "


" hem, kemarin mama ketemu Cindy di restoran dia banyak cerita kemaren kalau suami mu itu tegangan tinggi terus salah dikit marah-marah "


" oh gtu ya ma aku kira mas Rey baik baik aja ma "


" ya di depan kamu dia akan berusaha bersikap baik baik saja karena dia nggak mau egois kamu kan juga udah capek ngurus anak anak kalian ditambah lagi kalian punya bayi kembar "


" ya ma maafin aku ya ma nggak peka ama mas Rey, karena terlalu fokus sama si kembar ma "


" ya mama ngerti tapi kan di sini sudah ada baby sitter sesekali kamu serahkan sama mereka "


" ya ma.. makasih ya mama sudah ngingetin aku "


" mama juga minta maaf kalo sudah lancang bicara ini sama kamu tapi ini semua karena mama nganggap kamu seperti anak kandung mama sendiri. "


" nggak, mama nggak salah kok aku malah seneng dan berterima kasih karena mama sudah ngingetin aku "


" ya udah kayaknya si kembar sudah selesai mandi kamu samperin gih "


" ya ma klo gitu aku ke atas dulu"


" ya mama juga mau ke tempat teman mama " lalu mereka meninggalkan ruangan tersebut. Shofia naik ke lantai atas sedang mama Widya melangkah menuju pintu utama.


******


up lagi ya maaf agak lama up nya.


oh ya author mau ngucapin selamat menjalankan ibadah puasa baut kalian yang menjalankannya semoga puasa kita lancar. aamiin.


dan makasih buat kalian yang masih setia nungguin episode nya.


salam sehat dan bahagia....

__ADS_1


happy reading😘😘😘😘


__ADS_2