MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 37


__ADS_3

kini mereka berdua duduk di meja makan rey memesan ruang private room agar tidak banyak yang melihat dan mengenalinya


" pak rey tidak makan? " tanya shofia di sela sela makannya


" saya sudah kenyang, dan jangan bicara saat makan ! " ucapnya sambil menyesap kopi di depannya.


" maaf " shofia pun makan dalam diam sesekali dia melirik Rey yang duduk di depannya yang sedang sibuk memainkan ponselnya


" pak rey kalau diperhatikan ternyata sangat tampan cuman sayang dia dingin banget dan nggak pernah senyum, coba aja klo dia senyum pasti ketampanannya semakin bertambah " batin shofia dalam hati sambil tersenyum


" kamu nggak usah menatap saya seperti itu " ucap rey datar tanpa memandang shofia


" hah bagaimana dia tau aku diam diam memperhatikan nya " batinnya lagi


" cepat habiskan makananmu saya tidak punya waktu banyak " kata rey lagi sambil melangkah keluar dari restoran.


" tapi pak! " shofia protes tapi Rey rak menghiraukan nya, Rey terus melangkah keluar dari restoran.


shofia dengan cepat menghabiskan makanan nya, lalu meneguk air putih dengan cepat setelah itu melangkah menuju kasir


" mba ! meja dua tujuh " ucap shofia hendak membayar tagihan di kasir


" maaf mba sudah dibayar sama tuan tadi " jawab pelayan itu sopan


" oh Baik lah klo begitu Terima kasih ya mba! " ucap shofia.


" iya mba Terima kasih atas kunjungannya " ucap pelayanan di kasir tadi dan shofia membalas dengan menganggukkan kepala nya lalu melangkah keluar dari restoran. matanya langsung tertuju pada mobil mewah warna hitam dengan logo kuda berdiri di depannya, dengan segera dia masuk ke dalam mobil.


didalam mobil suasana kembali sepi, shofia memperhatikan interior di dalam mobil yang tampak mewah. tak pernah terpikir olehnya bahwa dia akan menaiki mobil mewah ini apa lagi bersama pria tampan " ah Tuhan sangat baik ternyata walaupun sikapnya sangat dingin tapi ah sudahlah " ucap shofia dalam hati


" kamu bisa nggak, nggak usah memperhatikan saya terus " ucap rey


" eh maaf pak! " kata shofia malu. kemudian suasana pun kembali Hening.


" oh ya pak terimakasih bapak sudah mengajak saya makan malam tadi " kata shofia memecah kesunyian.


" saya melakukan itu karena putri saya, saya nggak mau kamu jagain putri saya dalam keadaan sakit.karena menahan lapar " jawab rey masih fokus pada kemudi nya


" ya ampun ni orang tidak bisakah bersikap manis sedikit " batin shofia yang kini memilih untuk diam.

__ADS_1


setelah tiga puluh menit kemudian mereka sampai di rumah sakit. rey memarkirkan mobilnya di halaman rumah sakit dan kemudian turun dari mobil, sedang shofia masih duduk didalam.menyadari shofia masih di dalam mobil rey menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya.


" kamu mau turun atau tetap di dalam mobil? " ucap rey


" eh iya Pak rey saya turun" ucap shofia buru buru membuka pintu mobil


" ya ampun ni orang kenapa sih kok nggak ada manis manisnya gitu sama perempuan pantas aja istrinya kabur ninggalin dia " omel shofia lagi sambil membuka pintu mobil dan berjalan mengikuti Rey dari belakang


" kamu ngomong apa? " tanya rey ketus


" ah nggak tadi..! minuman tadi masih terasa manis " bohong shofia.


kini mereka berjalan di karidor rumah sakit langkah rey yang panjang tidak mampu diimbangi shofia hingga dia berjalan tertinggal di belakang


" dasar lambat " ucap rey pelan


" ceklek " assalamu'alaikum! " ucap Rey ketika masuk ke dalam ruang perawatan kyara


" waalaikum salam ! " jawab mamanya


" pi mana mami? katanya papi mau jemput mami! " rengek shofia


" assalamu'alaikum kyara ni mami datang! " shofia muncul dari balik pintu membuat kyara tersenyum bahagia


" hati hati sayang! oh ya kamu sudah minum obat ?"


" belum shof dia nggak mau minum obat kalau bukan kamu yang ngasi" lapor tante widya.


shofia pun mengerutkan alisnya lalu meraih nampan berisi vitamin lalu menuangkannya ke dalam sendok takar dan meyuapkan ke kyara


" sayang nggak boleh kayak gitu ! kyara harus nurut sama papi oma,suster sama dokter di sini, kalo kyara pingin cepat sembuh " kini kyara sudah meminum obatnya lalu shofia memberikannya segelas air putih dan kembali kyara meminumnya.


Rey diam diam memperhatikan interaksi antara kyara dan shofia " kyara begitu bergantung pada shofia, ya Tuhan apa yang harus aku lakukan " batin Rey sambil menjambak rambut nya prustasi


" papi kenapa? papi pusing ? sana minta obat sama mami ! " kata kyara polos.


tentu saja shofia dan widya pandangannya langsung tertuju pada Rey


" kamu kenapa Rey ?" dan dijawab gelengan kepala oleh Rey

__ADS_1


" Rey ? " tanya mamanya lagi


" aku nggak papa ma " jawab Rey


" ya sudah kamu istirahat sana atau kamu mau pulang istirahat? pulang lah kamu bisa kembali besok " tawar mamanya


" aku nggak papa ma.. ! mama istirahatlah ini sudah malam " ucap rey kemudian pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


"mami tidur di sini ya sama aku " kata kyara sambil menepuk kasur di sampingnya


" ya sayang..! ayo tidur! " ajak shofia lalu membaikkan letak selimut di tubuh kyara


" mi..aku mau mami bacaain aku cerita ! tuh buku ceritanya " tunjuk kyara kemudian shofia memilih buku cerita yang diinginkan shofia


Sofia mulai membacakan cerita hingga 15 menit kemudian Tiara pun tertidur. lalu Sofia melangkah turun dari ranjang masuk ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya setelah selesai Sofia kembali keranjangnya dan mematikan lampu mengganti dengan lampu yang sedikit redup.


Sofia tidur sangat gelisah karena tidak terbiasa tidur dengan menggunakan bra Dia bangkit duduk di tepi ranjang melirik Rey yang sedang rebahan di sofa


"ah syukurlah dia sudah tidur " lalu Sofia pun membuka pengait bra-nya dan membiarkan isi di dalamnya tanpa penutup lapisan. Sophia kembali merebahkan tubuhnya dia sangat lelah dilihatnya tante widya di ranjang sebelah dia juga sudah tertidur dengan lelap. tak butuh lama shofia pun tertidur sambil memeluk tubuh kyara.


sedang Rey tidak benar benar tidur setiap dua jam sekali dia terbangun karena posisi tidurnya yang kurang nyaman karena tidur di sofa membuat tubuh nya terasa sakit. sesekali Rey mendekati ranjang putrinya memperhatikan wajah putrinya


" papi! " panggil kyara ketika dia terbangun jam dua malam


" kenapa sayang? " tanya Rey sambil membelai rambut putrinya


" aku haus pi..! pingin minum " kata kyara. lalu Rey menuangkan air ke dalam gelas dan meminumkannya ke kyara.


"sudah sekarang kamu tidur lagi papi akan duduk di sini menemani mu " ucap Rey lembut


kyara pun berusaha memejamkan matanya kembali. Rey terus membelai kepala putrinya hingga dia benar benar tertidur. Rey hendak pindah ke sofa namun tanpa sengaja dia melihat dua gundukan milik shofia yang bentuknya tampak jelas di balik kaos berwarna putih dengan gambar kartun di depanya. saat ini posisi shofia tidur terlentang dengan tangan naik ke atas bantal. Rey langsung memalingkan wajahnya..


" ya ampun gadis ini benar benar sembarangan kenapa dia tidak memakai bra saat tidur " batinnya lalu tanpa sengaja dia melihat bra berwarna merah tergeletak diatas kasur di samping shofia.


" hah apa dia berusaha menggodaku kita lihat saja aku takkan tergoda " batinnya lagi. namun berbeda dengan kenyataannya sesuatu di bawah sana mulai mengeras


" ah shiit " lalu Rey segera masuk ke kamar mandi untuk menidurkan junior nya.


*******

__ADS_1


hay hay maaf ya lama up nya ini karena kesibukan aku. Terima kasih kalian yang masih setia sama cerita aku lope lope deh buat kamu 😘😘😘😘


jangan lupa like dan komet ya... happy reading..


__ADS_2