
sepulang Rey dari apartemen nya Eliza terlihat sangat marah
" aaarhg.. prank" Eliza melempar vas bunga yang ada di atas meja
" kurang ajar kamu Rey kamu berani mengancam ku tapi tidak papa aku nggak takut liat saja aku pasti akan mendapatkan kyara " ucapnya dengan sorot mata yang memancarkan kemarahan.
" liza sebaiknya kamu urungkan keinginanmu itu apa sih yang kamu harapkan dari Rey dia sudah tidak mencintai mu lagi ayolah jangan rendahkan dirimu seperti ini, aku takut ancamannya akan betul betul terjadi "
" diam kamu..! apa kamu lupa siapa aku? aku ini aktris internasional siapa yang bisa menolak kerja sama denganku hem "
" iya tapi aku takut dia akan betul betul menyebarkan skandal mu dan itu bisa berdampak buruk pada karirmu " kata manager nya lagi
" kenapa apa kamu takut nggak bisa kerja lagi tenang harta ku banyak aku tetap bisa menggajimu dan kau ini sudah hampir lima tahun bekerja dengan ku ternyata kau belum kenal siapa aku hah aku nggak akan menyerah sebelum apa yang aku inginkan bisa aku dapatkan kau camkan itu " kemudian Eliza melangkah masuk ke dalam kamarnya.sedang manager nya hanya meggeleng gelengkan kepala sambil mengusap dadanya.
sementara Rey dan Aldo tiba di perusahaan mereka dan langsung masuk ke dalam ruangan Rey.
" Cindy tolong suruh OB membawakan kopi ke ruangan saya " perintah Rey
" baik tuan " jawab Cindy melalui saluran interkom
" bagaimana tuan apa yang akan anda lakukan?" tanya Aldo yang mengerti jika atasannya sedang kalut dan tak lama qCindy masuk dengan membawa nampan berisi dua cangkir kopi.
" silahkan tuan "
" hem Terima kasih " lalu Rey segera menyesap kopi di hadapannya.
" mulai sekarang kamu cari info tentang skandal skandal Eliza di Indonesia maupun di luar negeri kamu kumpulkan semuanya akan sangat bagus bila disertai foto atau video
" baik tuan saya akan menyewa hakker terbaik untuk mencari informasi ini dan saya akan meminta seseorang untuk mengawasinya selama 24 jam "
" bagus kemudian kamu suruh bodyguard untuk menjaga kyara tapi ingat jangan terlalu dekat aku nggak mau Shofia dan Kyara tau klo mereka sedang di jaga oleh bodyguard "
" baik tuan "
" oh ya satu lagi tolong kamu cari informasi perusahaan mana saja yang mengontrak Eliza di disni agar kita bisa mengambil langkah dan melancarkan aksi kita "
" baik tuan "
" ya sudah sekarang bacakan apa jadwalku hari ini "
" hari ini anda akan meeting jam sebelas siang nanti dengan perusahaan kelapa sawit dari kalimantan kemudian jam tiga sore kita akan meninjau pabrik untuk memastikan kesediaan produksi yang akan di kirim ke Amerika "
" oke klo begitu kau bisa kembali ke ruangan mu oh ya jangan lupa bawa kopi mu ini "
" baik tuan Terima kasih" Aldo pun keluar dari ruangan bosnya lalu menuju ruangannya sendiri.
sedangkan Shofia hari ini dia sedang berada di rumah sakit untuk bertugas seperti biasanya
" hey loe kenapa bengong " colek Vania
" eh loe bikin kaget gua aja loe "
" he he sory abis loe gue liat bengong melulu awas loe salah kasi obat ke pasien "
" cckk enak aja loe , gue itu profesional tau lagian gua juga udah selesai visite pasien "
" eh loe dikirimin menu makan siang apa sama laki loe hari ini gua lapar ni "
" ya elu kayak orang hamil aja lapar melulu, nggak tau gua juga belum masuk ke ruangan gua " ucap Shofia dan si Vania yang selalu ikut nampung makan jika Shofia di kirimi makan siang olah Rey.
jadi semenjak shofia hamil Rey meminta pihak rumah sakit untuk menyediakan ruangan khusus untuk nya beristirahat karena Rey tidak mau istrinya merasa nggak nyaman saat bertugas apa lagi dalam kondisi hamil anak kembar. dan tak jarang pula jika Rey tidak terlalu sibuk di jam makan siang makan ia akan menemui istrinya di rumah sakit.karena itu dia minta dia membuat satu ruangan khusus untuk dirinya dan istrinya. ruang itu di desain tidak seperti ruang rumah sakit tapi lebih menyerupai kamar apartemen.
__ADS_1
" ayo ke ruangan ku sekalian kita sholat dzuhur" ajak shofia dan mereka berdua masuk ke pintu lift menuju ruangan shofia
sampai di sana sudah tersedia beberapa box makanan yang tertata di atas meja
" kita makan dulu apa sholat dulu? "
" sholat aja dulu nanti supaya makannya agak santai " jawab vania lalu mereka pun melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.
selesai sholat mereka langsung menyantap makan siang mereka
" alhamdulillah makasih ya Shof gua dapat makan siang gratis hampir tiap hari " vania berkelakar
" ngomong apa sih loe, dulu kan elo yang selalu ngajak makan gua traktir gua sampe gua malu karena loe baik banget ama gua jadi sekarang gantian he he "
" gua seneng Shof loe dapat suami pak Rey yang baik dan sayang benget ama loe, gua ingat bagaimana awal ketemu ama dia nyebelin banget ha ha " kenang vania
" iya loe inget nggak waktu kita abis ngajak kyara jalan jalan ke taman kota abis gitu pulangnya kemaleman wih wajahnya menakutkan tapi tetep ganteng " kini shofia yang tertawa
" ya ya gua ingat seandainya ada cowok baik kayak pak Rey gua juga mau nggak nolak gua "
" ada duplikat nya sama sama cool irit ngomong sama orang dan ganteng pula "
" siapa? " tanya Vania semangat
" asisten laki gue "
" hah..! ogah.. ogah gua ama dia yang ada gua berantem terus sama dia "
" lho kenapa? "
" nggak tu cowok kaku banget nggak pernah senyum ih serem "
" tapi ganteng kan? "
" eem setau aku nggak deh, eh tapi nggak tau juga , emang loe mau ama dia biar gue kenalin ke loe "
" nggak nggak gua udah ada gebetan baru "
" siapa? "
" rahasia! "
" ih loe main rahasia rahasian segala siapa sih?"
" nanti aja gue kenalin klo gua udah jadian "
" hem terserah loe aja asalkan dia baik setia tanggung Jawab gua setuju aja " ucap shofia
" makasih pren loe emang teman gua yang paling top dah he he "
" oh ya Van gua mau cerita ama loe "
" apa ? "
" gue tu kemaren kesel banget tau sama Mama nya Kyara " cerita Shofia sambil memasukkan buah potong kedalam mulutnya
" emang ngapain lagi dia? "
" dia kemaren nyamperin Kyara di sekolah nya dan seperti nya dia pelan pelan mau ngeracunin pikiran anak gua, masak dia bilang gua ini ibu tiri dan ibu tiri itu jahat, ya emang sih gue hanya ibu sambung tapi kan gua nggak jahat Van gua malah sayang banget sama Kyara dia sudah gua anggap seperti anak gue sendiri."
" ya gua percaya loe sayang banget ama Kyara, trus Kyara sendiri bagaimana ke elo "
__ADS_1
" ya untungnya anak gua tu anak pinter jadi dia nanya ke gua apa itu ibu tiri dan nanya apa benar ibu tiri itu jahat. setelah gua jelasin alhamdulillah dia mengerti. "
" ah syukurlah emang tu ulat bulu kenapa juga dia baru muncul sekarang "
" ya makanya sekarang gua harus lebih meratiin Kyara gua takut dia akan lebih memilih mama kandungnya ketimbang gua tapi jujur gua nggak rela klo Kyara harus hidup sama mamanya dan membenci gua, walaupun kedengaran nya gua egois tapi gimana ya van hati gue nggak bisa bohong klo gua emang udah jatuh cinta sama Kyara sejak awal "
" ya gue tau loe jadi bininya pak Rey juga gara gara anak loe kan "
" hemm iya itu loe tau "
saat mereka asik mengobrol tiba tiba ponsel Shofia berdering
" siapa ? " tanya Vania
" mama, sebentar ya " kemudian Shofia mengangkat panggilan telepon nya
" Assalamu'alaikum ma "
" waalaikum salam, gimana kabarmu Shof? "
" alhamdulillah baik ma, mama gimana kabarnya? ingat mama jangan terlalu capek lho!"
" iya sayang kamu tenang aja, Oh ya kamu dimana sekarang? "
" masih di rumah sakit ma kenapa? "
" itu mama bikini kamu asinan buah tapi mama suruh ojek yang nganter nggak papa kan? "
" ya nggak papa makasih ya ma, mama sudah repot repot bikini aku asinan dan kebetulan aku dari kemaren memang kangen sama asinan mama,"
" kenapa nggak telpon mama dari kemaren " ucap mamanya
"rencananya weekend ini aku sama mas Rey dan Kyara akan ke rumah mama jadi sekalian aja mama buatin aku nanti"
" beneran kamu mau ke rumah ? senang sekali mama Dengernya mama sudah sangat kangen sama kamu dan cucu mama Kyara"
" iya ma aku minta maaf karena belum sempat main ke tempat mama karena mas Rey sibuk terus "
" yah mama ngerti yang penting kalian baik baik saja sudah cukup buat mama, ya udah mama tutup telponnya, sampaikan salam mama buat mama mertua kamu dan suami kamu, assalamu'alaikum "
" Insya Allah ma aku sampaikan , Walaikum Salam " lalu panggilan terputus. Shofia memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya
" gimana kabar mama Rika? " tanya Vania
" alhamdulillah mama baik sehat bahkan sekarang mama sudah punya usaha catering kecil kecilan sepertinya hobi memasak nya nggak bisa hilang "
" wah aku kangen sama masakan mama kamu "
" ya udah weekand nanti kamu ikut aja ke rumah mama sekalian malamnya kita barbeque an gimana? "
" wah ide bagus tu, kabarin aku ya klo kamu ke rumah mamamu, tapi apa aku nggak mengganggu nantinya? "
" ya ndaklah Kyara pasti seneng klo kamu ikut jadi dia ada temennya "
" oke siap haha "
" eh jam berapa ni ayo kembali ke ruang tugas nanti kita di tegur lagi sama dokter senior " ucap Shofia
" klo elu mah mana ada yang berani negur mangkanya klo gua ama elu aman " cengir Vania
" yah elu ambil kesempatan" lalu mereka berdua tertawa bersama sambil melangkah keluar dari ruang istirahat Shofia.
__ADS_1
******
segini dulu ya para readers ku jangan lupa tanda jejaknya like komen dan masukkan favorit ya 😘😘😘