MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 107


__ADS_3

sabtu pagi semua berkumpul di meja makan dengan formasi lengkap. shofia mengambilkan nasi goreng untuk suaminya Rey kemudian setelah itu lanjut pada piring kyara.


tadi mama Rika yang masak nasi goreng kini seluruh rumah sudah ketagihan dengan masakan sang mama yang tiada duanya bahkan mama widya sengaja meminta para Nany untuk belajar masak dengan mama Rika.


" jadi hari ini kalian mau jalan jalan? " tanya mama widya


" iya ma " jawab shofia


" kemana? "


" aku mau ke wahana air mami aku pingin mandi kolam " ucap kyara


" di sini kan ada kolam juga sayang " jawab Rey karena jujur sebetulnya dia masih ada beberapa pekerjaan yang harus dia selesaikan tapi melihat tatapan horor sang istri dan juga tatapan sendu sang putri terpaksa dia tunda pekerjaan nya demi menyenangkan anak istrinya dan dia teringat kata kata sang istri.


" mas kamu itu kerja buat siapa sih? " tanya shofia kemaren malam saat mereka beranjak tidur


" ya buat kamu buat kyara lah "


" ya tapi kyara tidak hanya butuh uang papinya dia juga butuh kehadiran dan perhatian kamu juga, jangan sampai kamu nggak punya banyak kenangan bersama anak kamu karena kamu terlalu sibuk bekerja dan sebentar lagi dia akan menjadi gadis remaja kemudian dewasa masa anak anaknya tidak akan terulang kembali," tutur shofia


dan kata kata itu seperti palu keras yang menghantam dadanya, jujur semenjak shofia masuk dalam kehidupannya dia sangat jarang menemani sang putri dia lebih menyerahkan pada shofia walau shofia tak pernah mengeluh tapi shofia juga ingin kyara mendapatkan kasih sayang papinya sama seperti dulu.


" tapi kolam di sini tidak ada perosotan yang tinggi sama tidak ada kolam busanya " rengek kyara


" iya sayang nanti kita ke waterpark ya biar kamu bisa bermain air sepuasnya " shofia menimpali.dan kyara menganggukkan kepalanya sambil tersenyum bahagia


" trus jam berapa kalian berangkat ke Jepang besok? " tanya mama widya


" insya Allah pagi ma kira kira jam 8 karena acara peresmiannya senin pagi " tutur Rey


" sebagian karyawan juga rencananya akan berangkat hari ini untuk menyiapkan acara besok". ucap Rey lagi


" ya kalian hati hati ya di sana dan jangan lupa bawa mantel karena sekarang di sana sudah masuk musim dingin "


" iya ma " jawab shofia


selesai sarapan shofia dan Rey kembali ke kamarnya untuk menyiapkan keperluan sang putri yang hendak berenang namun tiba tiba posel Rey berdering


" ya Al "


" maaf tuan ini ada beberapa berkas yang harus segera di tanda tangani karena harus di kirim sekarang juga tuan" terang Aldo


" ya udah saya ke kantor sekarang " balas Rey kemudian memasukkan ponsel ke dalam saku celananya


" sayang aku ke kantor sebentar ya ada berkas yang harus aku tanda tangani "


" trus gimana liburannya? " tanya shofia


" ya nanti begitu selesai kita langsung berangkat "


" lama nggak? "


" nggak kok hanya tanda tangan sebentar abis itu aku langsung jemput kamu dan kyara sekarang kalian siap siap aja"


" tapi jangan lama lama ya nanti keburu panas kasian nanti kyara mandinya kepanasan "


" iya aku janji nggak akan lama " cup " Rey mengecup kening istrinya kemudian segera keluar dari kamarnya. kyara yang melihat papinya keluar dari kamar langsung mencari sang mami


" mami papi mau kemana? "


" oh sini sayang " ucap shofia mengangkatnya dan meletakkannya diatas ranjang


" tadi papi bilang dia ada urusan sebentar di kantor nanti begitu selesai papi langsung jemput kita trus kita cus langsung ke kolam renang " dan Seketika kyara langsung merengut


" eh anak mami jangan cemberut gitu dong ayo senyum papi cuman sebentar kok "


" beneran sebentar nanti papi bohong lagi "


" iya kita doakan saja semoga pekerjaan papi cepat selesai, emm gimana klo kita main masak masak dulu sambil nunggu papi pulang" dan spontan kyara langsung menganggukkan kepala nya. lalu mereka langsung melangkah menuju kamar kyara bermain masak masakan. shofia berusaha mengalihkan perhatian kyara karena shofia nggak yakin suaminya akan pulang cepat.


dan benar dugaan shofia, Rey baru selesai dari pekerjaan nya pukul sebelas siang dia segera ambil ponselnya berusaha menghubungi istrinya namun tidak ada jawaban karena ponsel shofia tertinggal di kamarnya.


" kok nggak diangkat jangan jangan ngambek lagi " ucapnya sambil berjalan menuju mobilnya .


sekitar tiga puluh menit Rey tiba di kediamannya


" kamu dari mana Rey katanya mau ke kolam renang? " tanya mama widya


" tadi aku ada urusan mendesak di kantor "


" trus kalian belum berangkat ini sudah hampir zuhur lho kasian kyara mau berenang cuaca panas kayak gini "


" iya ma "


" udah nanti aja agak sorean ke kolam renang nya " kini mama Rika yang menimpali


" iya ma trus shofia mana ma? "


" tadi di atas nemenin kyara main di kamarnya" tutur mama Rika.

__ADS_1


" klo begitu aku ke atas dulu ma " pamit Rey pada kedua mamanya dan bergegas naik ke lantai atas menuju kamar putrinya.


Rey tersenyum melihat istri dan anaknya sedang tertidur di atas karpet bulu di samping mainan putrinya yang masih berserakan. Rey segera merapikan mainan putrinya memasukkan ke dalam box mainan kemudian diambilnya bantal dan dia ikut merebahkan tubuhnya di samping sang istri lalu memeluknya dari belakang


" hemm mas kamu ...! "


" sssttt" diamlah nanti kyara bangun " bisik Rey di telinga istrinya


" nanti agak sorean aja kita ke kolamnya sekarang masih sangat panas " ucap Rey lagi dan shofia pun memilih diam dan kembali memejamkan matanya.


benar saja jam 3 sore mereka bertiga pergi ke kolam renang untuk menyenangkan hati sang putri. Rey membeli karcis masuk kemudian menggandeng anak dan istrinya masuk ke dalam wahana tersebut.


kyara langsung berbinar melihat berbagai macam wahana permainan air. shofia segera mengganti pakaian kyara dengan pakaian renangnya sedang rey juga sudah berganti baju hanya menyisakan celana kolor selutut.


shofia membelalakkan matanya melihat penampilan sang suami sedang di sana banyak para remaja dan juga para ibu ibu yang menatap badan sixpack suaminya. shofia segera bangkit dari duduknya dan menghampiri suaminya


" mas kamu kenapa nggak pake baju? " bisik shofia


" ya kan mau berenang sayang kamu aneh masak aku harus pake jas berenang! "


" iya tapi nggak harus telanjang dada, apa kamu sengaja tebar pesona di depan ibu ibu dan cewek cewek itu? " Rey menatap ke sekeliling dan benar saja banyak para ibu ibu dan gadis remaja yang memperhatikan dirinya, lantas Rey menyunggingkan senyum di bibir nya


" kenapa bilang aja kamu cemburu? "


" aish nggak lah "


" ayo ngaku! " ucap Rey sambil mencolek pipi istrinya


" nggak kok siapa yang cemburu " kini pipi shofia sudah memerah


" ya udah kalo kamu nggak cemburu aku gini aja " sambil melangkah mendekati kyara yang sudah berganti pakaian renangnya


" eehhh.. iya iya aku cemburu sudah sana pake baju ini aku sudah bawakan ini tadi" sambil menyerahkan kaos lengan pendek kepada Rey.


" papi mami ayok kapan berenang nya? " ucap kyara dengan wajah kesalnya karena melihat drama orang tuanya


" he he iya sayang tunggu ya papi pakai baju dulu "


" ya udah cepetan papi "


" ya sayang, nah sudah ayo..! " kemudian Rey menggandeng tangan sang putri bermain sluncuran air kemudian wahana ombak dan juga mandi busa shofia hanya melihat dari kursi yang berjajar di pinggiran kolam. shofia mengambil beberapa gambar interaksi antara bapak dan anak ada rona bahagia di wajah kyara tak henti hentinya dia tertawa menjerit dikala ombak menghantam tubuhnya atau air yang tumpah dari bak mengenai tubuhya.


sudah satu jam tapi kyara belum mau berhenti bermain. shofia segera memesan makan untuk suami dan putrinya karena bisa di tebak selesai mandi nanti mereka pasti lapar karena kesulitan membawa makanannya tanpa sengaja seorang pria membantu membawakan makanan ke meja shofia


" Terima kasih mas "


" anda tidak ikutan bermain air? " tanya pria tersebut


" ah tidak saya malas bermain air " jawab shofia


" apa saya boleh duduk di sini? " tanya pria tersebut karena melihat meja shofia yang kosong


" tentu silahkan saja "


" oh ya kenalkan saya permana " sambil mengulurkan tangannya


" shofia " jawab sambil menyambut uluran pria itu


" anda mengantar putri putra ? " tanya shofia lagi


" putri, putri saya anggel "


" trus mamanya nggak ikut? " kepo shofia


" dia tidak memiliki mama, mamanya meninggal saat dia dilahirkan " tutur permana dengan wajah sendu


" oh maaf saya tidak bermaksud.. "


" tidak apa it's oke " potong pramana.


" anda sendiri bersama siapa ? " balik permana bertanya


" saya bersama suami dan putri saya kyara tuh mereka lagi bermain air di sana " tunjuk shofia


" oh " jawab permana


sementara itu dari kejauhan tampak Rey memicingkan matanya menatap ke arah shofia yang sedang berbincang dengan seorang laki-laki yang tampak mereka begitu akrab


" sayang kamu sudahan ya mandinya lihat bibirnya sudah membiru gitu " bujuk Rey


" tapi aku masih pingin main air papi "


" iya tapi liat jari tangan mu sudah mulai keriput kita udahan ya nanti abis ini kita makan pizza "


" oke sedikit lagi " kyara kekeh nggak mau berhenti.


" ya udah Sepulu menit lagi papi cari mami dulu" kemudian Rey keluar dari dalam air melangkah menuju dimana shofia sedang duduk bersama seorang pria.


" sayaang air dong aku haus nih" ucap Rey tiba tiba berdiri di samping istrinya dengan tatapan jalang.

__ADS_1


" ini mas " langsung memberikannya pada sang suami dan Rey langsung meneguk air mineral tersebut hingga tandas


" sayang kamu bilas dulu gih ini aku sudah pesankan makanan buat kamu dan kyara "


" makasih sayang dan langsung mengecup pipi istrinya " ucap Rey


" mas! " ucap shofia jengah karena suaminya menciumnya di depan orang


" ehem "


" oh ya pak permana ini kenalkan suami saya Rey dan Rey ini pak permana " shofia mengenalkan


" senang berkenalan dengan anda " ucap permana sambil mengulurkan tangannya dan Rey sebenarnya enggan menerima uluran tangan permana tapi karena shofia menyenggol lengannya tadi mau nggak mau dia pun membalas menjabat tangan permana.


" Rayyan suaminya shofia " ucapnya posesif


" dedy aku mau bilas " tiba tiba muncul gadis kecil dengan pakaian renangnya


" oh anak dady sudahan mandinya? " dan si anak menganggukkan kepalanya


" klo begitu saya permisi mau mengantar anak saya sebentar "


" lama juga nggak papa " celetuk Rey dan sontak shofia melotot kan mata pada sang suami.


" dady tante ini siapa? " tanya gadis kecil tersebut


" oh ya ini tante shofia, shofia ini putri saya angel "


" hay angel apa kabar! " sapa shofia


" baik tante., tante teman dady aku? " tanya angel


" bukan istri saya bukan teman dady kamu " jawab Rey dengan aura dinginnya dan tampak gadis kecil itu sedikit takut


" mas " ucap shofia


" iya sayang tante ini teman dady kamu " jawab shofia lembut


" apa tante mau jadi mama aku? " tanya angel lagi dan sontak ketiga orang dewasa tersebut melebarkan matanya


" eh mana boleh " ucap Rey sarkas sontak membuat angel hampir menangis


" maafkan atas kelancangan putri saya tuan rayyan shofia "


" nggak pak namanya juga anak kecil " jawab shofia sedang Rey tampak nggak suka


" papi..! aku sudah selesai tapi aku laper " ucap kyara yang juga tiba tiba muncul di hadapan mereka


" ya sudah kamu bilas dulu abis itu kita makan " ucap shofia


" lho ini siapa mam ? " tanya kyara melihat pada sosok anak perempuan seusianya


" oh ini angel angel ini kyara putri tante "


" hay kyara..! " sapa angel


" hay angel.. "sapa balik kyara


" ya udah klo gitu kita bilas sekarang " ajak kyara hendak bangun dari duduknya sambil membawa tas pakaian


" eh kamu tetep tunggu di sini biar aku yang ngebilasin kyara " ucap Rey sambil menuntun putrinya ke tempat bilas. dan diikuti pratama juga putrinya.


dua puluh menit kemudian mereka keluar dari ruang ganti. pratama hendak mengajak putrinya untuk duduk di meja lain namun kyara memaksa mereka untuk gabung bersama sedang Rey hanya pasrah ketika sang putri punya kehendak.


" ayo makan ni mami sudah pesankan spageti angel mau juga? " angel pun mengangguk


kini jadilah shofia menyuapi kyara dan juga ange. angel merasa sangat bahagia di suapin shofia begitu pula pratama yang merasa senang karena shofia mau menyuapi putrinya namun hal itu berbanding kebalik dengan Rey.


" sayang tolong suapin aku juga dong " ucapnya sambil melirik pratama


" ya ampun mas makan sendiri lah liat aku sedang nyuapin anak anak juga " ucap Rey


" ya tapi aku juga mau " ucap Rey nggak mau kalah tidak mau banyak berdebat shofia pun menyuapi sang suami.


" ih papi sudah besar kok masih di suapin " tegur kyara


" tangan papi sakit tadi abis mandi air tadi " Rey beralasan.


setelah selesai menyantap makanan mereka, mereka beranjak dari duduknya siap siap meninggal kan wahana air tersebut


" kyara tante makasih ya sudah nyuapin aku makan tadi kapan kapan kita boleh main bareng kan! " ucap angel


" tentu..kita boleh tetap main kok " jawab kyara


" nanti aku telpon kamu ya kyara " ucap angel lagi


" oke klo begitu sampai jumpa ya..! " bay angel "


" bay kyara bay tante om " sambil melambaikan tangannya dan kemudian mereka pun berpisah masuk ke dalam mobil mereka masing masing.

__ADS_1


__ADS_2