MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 150


__ADS_3

Aldo tiba di Los Angeles dan kali ini tuan Mandez langsung menjemputnya dan mereka langsung menuju kediaman Mandez tepatnya markasnya


" bagaimana apa ada kemajuan ? " tanya Aldo saat ini mereka berada di ruang kerja Mandez


" belum mereka tidak meninggalkan jejak sama sekali, tapi anak buahku berhasil mendapatkan rekaman CCTV sewaktu mereka masih berada di bandara "


" apa anda punya musuh tuan Mandez " tanya Aldo


" musuh? di dunia bisnis tentulah kita punya saingan tapi buat apa mereka menculik tuan Rayyan sedang rekan bisnisku yang lain juga banyak atau kenapa mereka tidak menculik salah satu orang terdekatku kenapa tuan Rey " terang Mandez. Aldo mengangguk tanda mengerti


" atau jangan jangan tuan Rayyan memiliki musuh mungkin? " tanya nya balik


" aku rasa tidak dia seorang pebisnis yang memiliki attitude yang baik klo pun misal saingan bisnis untuk apa coba mereka melakukannya jauh jauh di LA "


" ya kau benar juga walau tidak menutup kemungkinan itu bisa saja terjadi " kata Mandez lagi.


" tapi sekarang coba kau cerita kan sebenarnya apa yang terjadi di perusahaan mu " tanya Aldo


" jadi begini perusahaan ku saat ini sedang goyah karena hubunganku dengan istri ku tidak baik dia mengetahui perselingkuhan ku dan dia berniat akan menarik semua sahamnya dari perusahaan ku "


" kau sih suka bermain api "


" kau tidak tau bagaimana hubunganku sebenarnya dengan istriku, kami menikah hanya untuk kepentingan bisnis belaka dan sebenarnya dia tau aku suka berganti ganti wanita tapi dengan Eliza aku benar benar jatuh cinta dan istriku tau semuanya cuman dia pura pura tidak tau. karena aku pun begitu aku tau istriku punya laki laki simpanan yang akan memuaskan nya setiap malam tapi aku pura pura tidak tau, karena nama baik dan juga pandangan orang orang tentang kami yang menganggap kami adalah pasangan ideal pasangan yang luar biasa yang di puja puja membuat kami saling bungkam dan tidak peduli dan puncaknya siang itu


* flashback on *


Eliza keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk kimononya


" sayang bangun ini sudah siang " sambil menepuk pipi Mandez


" hemm sebentar lagi sayang aku masih mengantuk "


" Mandez ayolah aku lapar cepat bangun " Mendez mengerjapkan matanya


" hemm kau lapar? "


" iya aku lapar tadi malam kita tidak sempat makan malam apalagi kau hampir semalaman menyiksaku tenagaku terkuras habis gara gara kau "


" he he baiklah kita pesan makanan " sambil meraih ponselnya di atas nakas


" nggak aku nggak mau pesan makanan aku bosan kita makan di sini terus aku mau makan di luar "


" oke kita makan di luar kau tunggu sebentar " kemudian berjalan menuju kamar mandi


"Mandez kenapa kau tidak pakai bajumu? "


" buat apa toh nanti dilepas " jawabnya sambil berlalu ke kamar mandi.


selesai mandi Mandez mengajak Eliza makan di salah satu restoran yang sudah dia boking terlebih dahulu


" kita makan di sini ayo " ajak Mandez lalu mereka masuk ke dalam restoran dan memilih lantai paling atas sehingga tampak pemandangan kota Los Angeles dari sana


setelah memesan makanan tak berapa lama makanan pun tersaji di hadapan mereka


" ayo makan setelah ini aku akan langsung ke perusahaan " lalu mereka segera menikmati makan pagi sekaligus makan siang mereka. sesekali mereka saling suap dan tertawa bahagia. namun tanpa mereka sadari dari kejauhan tampak beberapa pasang mata sedang menyaksikan kemesraan mereka berdua


" nyonya vero bukankah itu suami anda bersama siapa dia " tanya seseorang laki laki yang ternyata rekan bisnis Veronika yang tak lain adalah istri Mandez


" ah iya anda benar " sambil tersenyum jengah


" tapi sepertinya itu rekan kerjanya, sebentar saya akan ke sana dulu " lalu Veronika melangkah menuju meja Mandez dan Eliza

__ADS_1


" sayang sedang apa kau di sini? " sambil menatap tajam ke arah Eliza


" Vero? sedang apa kau di sini ? " tanya Mandez kaget


" aku? aku sedang meeting dengan klien aku dan kau sendiri? ah iya kalian pasti sedang membicarakan proyek iklan produk terbaru di perusahaan kan ? "


" iya kau benar " jawab Mandez


" ehm sayang bisakah kau bergabung denganku di meja itu aku akan mengenalkan mu dengan rekan bisnisku dan kau juga bisa bergabung ayo! " sambil mengulurkan tangannya ke arah Mandez dan mau tidak mau Mendez pun ikut sedang Eliza memilih tetep tinggal di meja nya dengan wajah kesal.


Mandez duduk di meja istrinya bersama kliennya


" oh ya kenalkan ini tuan Mike, Mike ini Mandez suami aku "


" Mandez "


" Mike " mereka saling berjabat tangan


" bukankah dia Eliza model yang saat ini sedang naik daun? " ucap Mike


" ya anda benar dan saat ini kami sedang melakukan kontrak kerja untuk iklan di perusahaan kami ya kan sayang " kata Veronika


" hem iya benar " balas Mandez lalu mereka kembali berbincang masalah bisnis setelah kira kira lima belas menit.


" oke klo begitu aku kembali ke mejaku " kata Mandez


" sayang nanti bisa kan kau antar aku kembali ke perusahaan karena supirku sedang ada urusan " Mandez diam sesaat.


" oke baiklah aku akan mengantar mu " lalu mengetikkan sesuatu kepada Eliza untuk pulang lebih dulu dengan taksi setelah itu ia akan menyusulnya.


Eliza menatap Mandez dengan tatapan tidak suka ia segera bangkit dari duduk nya lalu melangkah meninggalkan restoran tersebut. sedang Veronika tersenyum penuh kemenangan.


setelah mengantar istrinya kembali ke perusahaan Mandez


" bukan urusanmu"


" apa kau akan menemui ****** itu lagi" sindirnya


" bukan urusanmu "


" itu akan menjadi urusanku jika kamu sudah berani membawanya ke depan publik "


" aku tak peduli " jawab Mandez lalu membunyikan mesin mobilnya melaju menuju apartemen nya


sampai di apartemen tampak sepi dia langsung masuk ke dalam kamarnya namun tidak menemukan Eliza.membuka kamar mandi juga tampak kosong Mandez hendak berbalik keluar dari kamar namun sepintas ia melihat sosok Eliza sedang duduk di balkon dengan memegang segelas minuman


" sayaang kau di sini rupanya aku bingung mencarimu " ucapnya hendak memeluk Eliza


" lepas ! " Eliza berusaha melepas pelukan Mandez


" sayang aku minta maaf "


" maaf? maaf untuk apa? untuk jadi barang cadangan mu iya? "


" sayang bukan begitu "


" sudahlah aku capek begini terus aku capek selalu jadi yang kedua aku bosan "


" iya aku tau tapi aku mohon bersabarlah "


" sabar? sampai kapan hah? apa kau tau bagaimana perasaan ku " sambil menahan tangis nya. Mandez berusaha memeluknya namun di tepisnya kembali

__ADS_1


" sekarang katakan apa yang harus aku lakukan"


" tinggalkan aku, aku ingin sendiri "


" nggak aku nggak akan ninggalin kamu dalam kondisi seperti ini "


" oke klo begitu aku yang pergi "


" oke oke aku pergi tapi nanti aku akan kembali lagi " ucap Mendez lalu keluar dari kamar tersebut dan memilih menenangkan pikirannya ke suatu tempat.


dan satu jam kemudian ternyata tersebar foto foto Mandez sedang duduk berdua di restoran tadi dengan pose mereka sedang saling menyuapi.


Veronika melangkah dengan geram menuju apartemen suaminya dan langsung membukakanya namun sepertinya terkunci dari dalam, Veronika segera mengedor pintu apartemen tersebut.


Eliza yang baru saja selesai mandi mendengar ketukan pintu langsung membukakannya


" anda? "


" mana Mandez? " veronica bertanya sambil terus menerobos pintu masuk


" dia tidak ada "


" bohong kau sembunyikan di mana dia "


" aku tidak menyembunyikannya " Veronika terus mencari ke seluruh ruangan di apartemen tersebut namun nihil kemudian dia menatap Eliza dan melempar beberapa surat kabar dan mengenai wajah Eliza


" kau lihat itu ****** aku harap kau segera tinggalkan Mandez "


" bagaimana jika aku tidak mau "


" apa kau menantang ku? baiklah hey kalian masuk! " kemudian du bodyguard masuk lalu menyeret Eliza keluar dari apartemen itu


" kau tau kau tak pantas dan tidak berhak tinggal di sini jadi mulai sekarang kau tinggalkan apartemen ini aku tidak mau para wartawan melihatmu di sini kalo perlu kau segera nyah dari negara ini " ucap Veronika lalu melangkah keluar dari apartemen tersebut setelah menguncinya dari luar sedang Eliza sambil menghapus air matanya berjalan masuk ke dalam lift dan turun ke bawah ke parkiran mobil lalu segera meninggalkan apartemen Mandez yang sudah di hadiahkan kepadanya dengan rasa kecewa


*flashback off"


" lalu apa yang selanjutnya terjadi? " tanya Aldo


" setelah kejadian itu Eliza tidak pernah mau menemuiku lagi sedang istriku marah besar begitu pula keluarga nya dan karena pemberitaan tersebut istriku menggugat cerai tidak hanya itu seluruh sahamnya di perusahaan ku di tariknya karena itu perusahaan ku saat ini sedang goyah dan aku berniat mengundang beberapa rekan bisnis untuk membuat kontrak kerja sama yang baru sekaligus aku akan melelang beberapa saham dan juga menawarkan para investor untuk menanam sahamnya di perusahaan ku "


" lalu siapa kira kira dalam penculikan tuan Rey? apa istri mu? "


" jika dia kenapa tuan Rey yang di culik nya kenapa nggak yang lain jadi menurut aku itu nggak mungkin "


" apa Eliza? "kata Aldo lagi


" tidak mungkin karena saat kejadian dia pamit hendak kembali ke indonesia, jika dia menculik kenapa pula dia kembali ke indonesia. dan aku juga memeriksa setiap penerbangan dan mengecek setiap penumpang tidak ada yang mencurigakan dan tidak ada orang dengan ciri ciri tuan Rayyan.


" lalu siapa kira kira?"


" ntahlah tapi percayalah aku akan terus berusaha mencari nya saat ini aku juga meminta pertolongan dari salah satu teman bisnisku dia ketua mafia di Jerman mungkin beberapa hari lagi dia akan tiba "


" lalu bagaimana dengan CCTV apa kau sudah mengecek semuanya? "


" sudah dan seperti nya pelaku menggunakan plat palsu saat beraksi "


" yaTuhan kenapa sulit sekali menemukan petunjuk nya. " ucap Aldo sambil mejambak rambutnya


" sudahlah kau istirahat lah dulu nanti kita pikirkan lagi caranya " sambil menepuk pundak Aldo lalu mereka berdua melangkah keluar dari ruang kerja Mandez.


*****

__ADS_1


jangan lupa likenya karena author sedih semakin hari like kok semakin sedikit ya 😭😭


__ADS_2