
Rey dan shofia tiba di rumah sakit dan langsung menuju ruang pemulihan
" gimana dok apa mama saya sudah sadar? " tanya shofia pada dokter leo yang kebetulan baru keluar dari ruangan tersebut
" mama anda baru saja sadar klo mau jenguk silahkan tapi tolong pasien jangan terlalu di ajak banyak bicara dulu karena pasien masih harus banyak istirahat " terang dokter leo
" baik dok Terima kasih " ucap Rey lalu mereka berdua masuk ke ruang pemulihan pasca operasi.
" assalamu'alaikum ma " ucap shofia sambil melangkah menuju dekati ranjang mamanya
" waalaikum salam " jawab mamanya.
" gimana ma apa yang mama rasakan ? apa sakit? " tanya shofia sambil mengelus tangan mamanya
" nggak sayang cuman jahitan nya aja terasa sedikit nyeri " jawab mamanya
" ya ma itu wajar karena reaksi obat biusnya sudah mulai habis tapi nanti akan di berikan suntikan penghilang rasa nyeri " kata shofia
" shofia nak Rey mama mengucapkan Terima kasih karena kalian sudah membiayai pengobatan mama, padahal kemaren mama sudah putus asa merasa mama nggak mungkin bisa bertahan hidup " ucap mamanya dengan air mata yang mengalir di pipi nya dan dengan cepat shofia menghapus air mata mamanya.
" mama jangan bilang kayak gitu ini memang sudah kewajiban kita sebagai anak dan menantu mama " jawab Rey
" ya ma apa yang di katakan mas Rey benar, ini semua atas kuasa Allah ma jadi mama jangan berfikiran terlalu jauh " kata shofia
" ya tetap aja mama ngucapin Terima kasih dan sampaikan juga rasa Terima kasih mama sama mama kamu Rey " kata mama Rika
" ya ma nanti Rey sampaikan lagi pula sekarang mama juga ada di sini dan mungkin besok mama akan ke sini jenguk mama " terang Rey
" sekarang mama istirahat jangan banyak bicara dulu kata dokter kondisi jantung mama jangan dulu terlalu di porsir " kata shofia
" sekarang mama istirahat ya kita akan menemani mama di sini " kata shofia lagi dan mama Rika pun kembali memejamkan matanya. sedang Rey dan shofia memilih untuk duduk di kursi yang tidak jauh dari mamanya.
" mas kira kira siapa ya pendonor jantung mama aku mau berterima kasih sama dia atau paling tidak kepada keluarganya" ucap shofia
" kamu tenang aja itu sudah aldo yang ngurus dan aku juga sudah memberikan kompensasi kepada keluarganya sebagai ucapan Terima kasih " terang Rey
" benarkah? klo begitu Terima kasih ya mas! " kata shofia sambil memeluk suaminya.
" Terima kasih nya jangan sekarang tapi nanti malam aja " bisik Rey di telinga istrinya dan sontak shofia melepaskan pelukannya mengganti nya dengan cubitan di pinggang suaminya.
" ih dasar kamu mas mesum ..!" ucap shofia lalu kembali memeluk suaminya sedang Rey hanya terkekeh sambil membelai rambut serta mencium kepala istrinya.
selepas magrib kondisi mama Rika mulai membaik dan sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Rey dan shofia dengan setia menemani mamanya. shofia dengan telaten menyuapi mamanya
" mama harus makan yang banyak supaya lekas pulih dan kita segera kembali ke indonesia " ucap shofia sambil terus menyuapi mamanya
" memang kapan mama boleh pulang? " tanyanya mamanya
" ya nunggu kondisi mama benar benar pulih makanya mama harus makan yang banyak dan istirahat yang cukup.agar mama secepatnya di perbolehkan pulang. " terang shofia.
setelah selesai makan tak berselang lama perawat datang untuk memeriksa kembali kondisi mama Rika kemudian menyuntikkan obat lewat selang infusnya.
malam itu shofia dan memutuskan untuk bermalam di rumah sakit untuk menemani mamanya. dan keesokan hari nya pagi pagi sekali mereka kembali ke hotel untuk mandi dan sarapan pagi berasama mama widya, kyara dan Aldo.
__ADS_1
" mami hari ini kita jadi kan jenguk nenek? " tanya kyara setelah mereka menyelesaikan sarapan mereka.
" jadi sayang, sebentar lagi kita berangkat " jawab shofia
" oh ya gimana kondisi mama kamu shof? " kini mama widya yang bertanya
" alhamdulillah kondisi mama sudah mulai membaik ma kata dokter tinggal menunggu pemulihan dan mama saat ini sedang masa observasi ma " terang shofia
" syukurlah klo begitu "
" oh ya ma mama aku titip salam buat mama katanya Terima kasih atas bantuannya " kata shofia
" waalaikum salam trus nanti jam berapa kita akan ke rumah sakit? " tanya mama widya
" abis ini ma kita berangkat " ucap Rey dan benar saja selesai sarapan mereka langsung berangkat ke rumah sakit.
" assalamu'alaikum " ucap shofia sambil mendorong pintu ruangan di mana mamanya di rawat dan tampak dokter loe sedang memeriksa mamanya dengan di dampingi seorang perawat
" waalaikum salam " jawab mama Rika
" pagi dok " sapa shofia
" pagi nona shofia tuan Rey " balas dokter loe.lalu shofia melangkah mendekati ranjang mamanya.
" gimana dok kondisi mama saya? " tanya shofia
" kondisi mama anda lumayan stabil " jawab dokter loe
" berarti saya bisa pulang ke Indonesia secepatnya dok? " kata mama Rika
" dok apa tidak bisa perawatan di lanjutkan di Indonesia saja? " tanya shofia lagi
" bisa tapi kami nggak menjamin hasilnya karena dari awal nyonya Rika sudah di tangani oleh tim dokter jantung di sini dan kami juga tidak tau persis bagaimana standar penanganan di Indonesia jadi kami tidak berani menjamin " terang dokter loe lagi.
" sudah sayang kita ikuti saja prosedur di sini karena dokter di sini lebih tau dan faham dengan kondisi mama" ucap Rey yang langsung mendekat
" tapi sayang kita kan nggak mungkin terus di sini, gimana dengan pekerjaan kamu? dan juga kuliah aku " kata shofia dan Rey pun berfikir sejenak karena biar bagaimana pun dia nggak mungkin lama lama. meninggalkan perusahaan.
" ya besok kita kembali ke indonesia trus pas weekend kita kemari lagi untuk jenguk mama gimana " ucap Rey
" emang kamu nggak papa harus bolak balik ke Singapore? " tanya shofia
" nggak papa kamu tenang aja " ucap Rey
" baik klo begitu saya permisi tuan nyonya..! mari " kemudian dokter loe pun permisi keluar dari ruangan tersebut.
" ma di luar ada mamanya mas Rey dan juga kyara putri kami, mereka pingin jenguk mama, nggak papa kan? " tanya shofia
" iya nggak papa mama juga pingin ketemu sama mama mertuamu dan juga kyara " kata mama Rika
" ya sudah klo begitu aku suruh mereka masuk ya " ucap shofia lalu melangkah menuju pintu dan membuka nya.
" mama widya dan kyara segera masuk ke dalam ruangan mama Rika di rawat
__ADS_1
" Assalamu'alaikum jeng maaf baru sempet jenguk" ucap mama widya sambil menggenggam tangan besannya
" nggak papa kok jeng saya mengucapkan terima kasih atas bantuan jeng dan juga nak Rey " kata mama Rika
" aduh jeng nggak usah berterima kasih, saya yang harusnya berterima kasih dengan shofia karena dia adalah berkah dan anugrah yang besar buat keluarga kami, dan saya sudah menganggapnya seperti anak saya sendiri.kehadiran shofia di tengah keluarga kami betul betul sebuah keberkahan Terima kasih sudah mendidik dan membesarkannya dengan baik sehingga dia menjadi pribadi yang sangat baik " tutur mama widya
" ya shofia memang anak yang baik dia tidak pernah macam macam dan dia menjadi anak yang patuh" tutur mama Rika
" aduh ma udah dong jangan muji aku terus nanti kepala dan telingaku mengembang " celetuk shofia
" mami aku mau dekat dengan nenek! " ucap kyara yang minta di gendong sama maminya
" sini sayang..! aih anak mami pingin kenalan sama nenek " ucap shofia sambil menggendong putrinya
" hay nek aku kyara, nenek lekas sembuh ya! " ucap kyara
" kamu kyara ra kamu sangat cantik makasih ya sayang, " balas mama Rika
" makasih nek " ucap kyara sopan lalu turun dari gendongan maminya
lalu mereka berempat berbincang santai hingga menjelang siang. mama widya pun pamit pulang kembali ke hotel bersama kyara karena rencananya sore ini mereka akan segera kembali ke indonesia.
dan sepulang mama widya dan kyara
" ma rencananya kita akan kembali ke indonesia sore ini karena mas Rey nggak enak harus meninggalkan perusahaan lama lama dan aku juga besok senin harus masuk kuliah kan nggak enak libur lama lama, nggak papa kan ma? " ucap shofia dengan hati hati
" iya nggak papa sayang kamu pulang aja lagian di sini sudah ada perawat yang mengurus mama " ujar mama nya
" maaf ya ma tapi saat weekend nanti insya Allah kita bakal ke sini lagi " kata shofia
" iya nggak papa kuliah dan pekerjaan suamimu itu lebih penting mama nggak papa kok di sini " kata mamanya lagi
" sekali lagi maaf ya, sebenarnya aku berat mau ninggalin mama tapi ya bagaimana lagi " ucap shofia
" iya kamu pulang saja mama nggak papa kok dan insya Allah mama baik baik saja" kata mama nya berusaha menenangkan hati putrinya.
" ya udah klo begitu aku ke kantin dulu buat nemani mas Rey makan siang nanti kami ke sini lagi " pamit shofia. kemudian dia dan suaminya melangkah meninggalkan ruang perawatan mamanya menuju kantin rumah sakit untuk makan siang.
setelah sholat dan makan siang akhirnya Rey dan shofia pun kembali ke hotel dan kemudian menuju bandara untuk kembali ke tanah air.
selepas magrib mereka tiba di indonesia Rey mengajak keluarganya untuk makan terlebih dahulu kemudian baru lah mereka pulang kembali ke mension.
sampai di mension kyara sudah tertidur di pangkuan maminya Rey segera turun dari mobil lalu mengangkat tubuh putrinya dan membawanya ke lantai atas sedang mama dan shofia mengikuti dari belakang
" mang tolong koper kami di bawak masuk ya! " ucap mama widya pada mang udin
" siap nyonya " lalu mang udin pun segera mengangkut koper milik majikannya tersebut.
****
maaf ya baru up karena kesibukan aku jadi aku nggak sempat buat nulis.
dan tetap kasi dukungan kalian buat aku like komen dan votenya
__ADS_1
trus aku juga mau ngucapin selamat menjalankan ibadah puasa buat saudara saudara ku yang muslim semoga ibadah puasa kita lancar sampai hari kemenangan ya
$€[∆M∆π Pu∆$∆ 😘😘