MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 106


__ADS_3

setibanya di kantor Rey langsung masuk ke ruangannya. Aldo yang melihat sang atasan langsung menghampiri


" pagi tuan "


" pagi al bagiamana apa berkas berkas yang akan aku tanda tangani sudah siap? "


" maaf tuan nanti saya minta Cindy untuk menyiapkannya karena saya kira Anda tidak akan masuk hari ini"


" aku nggak mau supaya semuanya cepat selesai karena nanti rencananya aku akan mengajak shofia saat peresmian cabang perusahaan kita di Jepang dan mungkin aku akan berada di sana selama satu minggu "


" baik tuan "


" nanti tolong kamu siapkan semuanya "


" baik tuan klo begitu saya permisi " kemudian Aldo keluar dari ruangan bosnya saat bersamaan stela juga hendak masuk ke ruangan Rey hingga Aldo membatalkan niatnya untuk meninggalkan ruangan tersebut


" Rey aku mau bicara " ucap stela tanpa basa basi berdiri di hadapan bosnya tersebut


Rey yang saat itu sedang membuka laptopnya langsung mengangkat wajahnya


" ada apa ? apa yang ingin kamu bicarakan "


" apa kamu sengaja memindahkan aku Jepang dan apa ini permintaan istri kamu? " tanya stela dengan wajah kesal


" nona stela jaga sikap dan bicara anda "


" diam kamu aku tidak berbicara sama kamu " bentak stela pada Aldo dan Rey mengangkat tangannya mengisaratkan untuk diam


" kamu tau kan ini kesepakatan dewan direksi dan juga beberapa pemegang saham jadi aku tidak tau menau tentang hal ini. ini semua sudah merupakan hasil rapat kita kemaren "


" lagi pula ini kesempatan bagus buat kamu mengembangkan karir kamu dan aku tau kamu wanita cerdas dan kamu pasti mampu mengelola perusahaan kita disana nanti " ucap Rey


dan seketika stela terdiam ada rasa bahagia dan bangga ketika Rey memuji kecerdasannya.


" dan shofia dia juga tidak tau mengenai kepindahanmu ke Jepang " terang Rey lagi


" tapi ini bukan kamu sengaja kan menghindari aku? " tanya stela yang kini emosinya sudah sedikit mereda


" tidak aku bahkan baru tau saat rapat kalo kamu adalah salah satu kandidatnya " terang saja Rey tidak tau karena ini semua Aldo yang mengatur tanpa sepengetahuan Rey karena dia tidak ingin ada yang mengusik kebahagiaan atasannya.


" ya sudah tapi nanti kamu hadir kan saat peresmian di sana? "


" tentu aku hadir mana mungkin CEO nya tidak hadir saat peresmian cabang perusahaannya " ucapan


" ya sudah kalo begitu aku permisi " kemudian stela keluar dari ruangan Rey dan kini tinggalah Aldo di ruangan atasannya. Rey menatap Aldo penuh selidik


" katakan apa ini kamu yang. ..! "


" maaf tuan tapi saya hanya tidak ingin terjadi sesuatu pada rumah tangga anda ke depannya" ucap Aldo sambil menundukkan kepalanya dengan manahan nafas kawatir bosnya itu akan marah. Rey berdiri dari kursi kebesarannya melangkah mendekati Aldo


" good job " sambil menepuk punggung sang asisten.


" puff" Aldo bernafas lega

__ADS_1


" klo begitu saya permisi tuan"


" ya dan tolong suruh cindy segera mengantar berkas berkas tersebut ke meja saya"


" baik tuan " dan kali ini Aldo benar benar keluar dari ruangan pemilik perusahaan tersebut.


hari hari berikutnya Rey sangat sibuk di perusahaannya karena dia rencana akan berlibur selama satu minggu saat berada di Jepang hitung hitung sekalian merencanakan honey moon nya dengan sang istri.


seperti hari ini Rey baru pulang ke rumah saat jam sebelas malam saat semua penghuni rumah sudah terlelap dalam tidurnya.


dengan langkah pelan dia masuk ke dalam kamarnya meletakkan tas kerja lalu membuka jasnya kemudian mendekati ranjang mencium kening sang istri yang nampak tertidur pulas.


" hemm " sayang kamu sudah pulang? " tanya shofia dengan suara seraknya


" hemm maaf ya aku membangunkan mu "


" nggak papa kok, kamu sudah makan? "


" sudah tadi di kantor, kamu tidur aja lagi aku mandi dulu "


" ya udah biar aku siapin air hangat " ucap shofia hendak bangun


" eh nggak usah biar aku saja " cegah Rey


" ya udah klo begitu aku buatkan susu hangat buat kamu " ucap shofia kemudian menyingkap selimut dari tubuhnya. Rey menelan salivanya melihat shofia menggunakan baju tidur seksi berwarna merah muda dengan renda di dadanya


" ya Tuhan indahnya " batin Rey namun dengan cepat dia dia berpaling dan masuk ke dalam kamar mandi


selesai membuatkan susu hangat shofia meletakkannya di atas nakas dan sepuluh menit kemudian Rey keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya. shofia masih saja malu menatap tubuh atletis suami nya


" mas itu aku buatkan susu hangat " ucap shofia tampa memandang suaminya.


Rey yang sedang berdiri di depan cermin sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil melirik sekilas pada istrinya yang tak berani menatap nya. dan tiba tiba muncul ide jailnya


" sayang tolong keringkan rambut aku " ucap Rey pada shofia yang hendak naik ke atas ranjang


" ah i-iya " melangkah mendekati sang suami sambil menahan degup jantungnya.


Rey duduk di depan meja rias agar sang istri mampu menjangkau rambutnya. shofia dengan telaten mengeringkan rambut suaminya. kini posisi Rey wajahnya tepat berada di depan gundukan istrinya yang sedikit menyembul Rey menelan salivanya menatap sesuatu yang indah di depan matanya Rey sengaja sedikit memajukan wajahnya hingga hidung mancung nya menyentuh benda kenyal depannya


" deg" jantung shofia semakin naik turun nafasnya seperti tercekat, walaupun mereka sudah sering melakukan nya tapi tetap saja berdebar ketika suaminya mulai berbuat mesum padanya.


" cup " Rey kemudian meremas kedua bukit kembar sang istri menyesapnya secara bergantian seperti bayi yang menyusu pada ibunya


" aahh masss " desahan sang istrinya terdengar nyaring di telinganya. shofia meremas rambut suaminya sambil memejamkan matanya. Rey terus menyedot menyesap manisnya dua bukit kembar istrinya


shofia begitu mendamba karena jujur dia begitu rindu belaian sang suami karena hampir tiga hari ini suaminya tidak pernah mengajak nya olahraga malam dikarenakan pekerjaan yang sangat menumpuk. dan shofia sengaja menggoda sang suami dengan memakai lingerie seksi di depan suaminya


Rey tidak hanya berhenti di situ kini pakaian istrinya sudah teronggok di lantai menggendongnya melatakkan di atas ranjang, Rey yang hanya memakai handuk dengan sekali tarik handuk itupun ikut tergeletak di lantai.


kini Rey mengungkung sang istri di bawah kekuasaannya kembali Rey melanjutkan aksinya memberikan kenikmatan yang tak bisa diungkapkan dengan kata kata. hingga satu jam lebih mereka pun menyelesaikan olahraga malamnya. Rey menyelimuti sang istri kemudian mendekapnya dengan hangat.


shofia memainkan jari jarinya pada dada bidang suaminya

__ADS_1


" mas weekand besok mas sibuk nggak? " tanya shofia Rey merenggang kan sedikit dekapannya agar bisa memandang wajah sang istri


" kenapa apa kamu pingin jalan jalan ? " terka Rey dan shofia menggelengkan kepalanya


" bukan, bukan aku tapi kyara beberapa hari ini kamu sibuk terus kamu berangkat pagi pagi sekali dan pulang saat kyara sudah tertidur tadi dia menanyakan kamu katanya kangen sama papinya " terang shofia


Rey diam sejenak menarik nafas panjang


" ya maaf memang akhir akhir ini banyak sekali pekerjaan di kantor terkait pembukaan cabang perusahaan di Jepang karena senin ini acara peresmiannya dan kamu tau aku pagi pagi sekali harus melakukan rapat dengan klien kita di Jepang lewat zoom meeting dan kamu taukan berdaan waktu sini dengan Jepang jadi mengharuskan aku berangkat pagi pagi sekali " kini Rey memberikan penjelasan sambil membelai rambut istrinya


" iya aku faham mas tapi kyara kasian dia tanyain kamu terus karena nggak pernah ketemu sama kamu, jadi klo sabtu ini kamu free aku maunya ngajak dia jalan jalan sebentar "


" baiklah nanti aku usahakan lagi pula abis ini kita akan meninggalkannya untuk beberapa hari"


" shofia menatap wajah sang suami "


" emang kita mau kemana? "


" ke Jepang "


" kenapa mas nggak bilang? " ucap shofia kini duduk dari tidur nya


" ni mas bilang "


" ish..! aku kan harus ijin dulu sama pihak kampus dan rumah sakit "


" udah nanti soal ijin Aldo yang urus " ucap Rey sambil menarik sang istri dengan lembut untuk tidur kembali


" terus berapa hari kita di Jepang? "


" mungkin satu minggu sekalian kita honeymoon"


" kalo begitu rencana ngajak jalan kyara sabtu ini harus jadi kasian dia mas "


" iya sayang nanti mas atur jadwalnya " ucap Rey sambil mengeratkan pelukannya karena kondisi mereka sama sama polos tanpa sengaja kembali dua bukit kembar istrinya menyentuh dada bidang Rey hingga berimbas pada tongkat ajaibnya yang terbangun kembali Rey meraih tangan istrinya membimbingnya agar menyentuh benda kramat nya


" sayang.. ! " pekik shofia sambil menarik tangannya kemudian memukul sang suami


" dia bangun sayang ayo tolong di tidurkan " bisik Rey


" tadi kan sudah "


" ya tapi dia bangun sayang " ucap Rey kemudian membalik tubuh sang istri hingga posisi shofia berada dia bawahnya


" sayang aku capek " shofia berusaha menolak


"sayang kan kamu tau kyara nanyain adik terus jadi kita harus sering sering melakukannya " ucap Rey dan mengulang kegiatan panas mereka hingga menciptakan kenikmatan surgawi.


* ***


hari ini aku double up ya kasi like vote dan komen yang banyak dong supaya aku semakin semangat up nya


happy reading๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2