MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 141


__ADS_3

Rey dan Shofia turun me meja makan untuk sarapan, tampak wajah Shofia sedikit masam pasalnya dia sudah sangat terlambat untuk sarapan pagi dimana cacing cacing di perutnya sudah pada berdemo ditambah dua baby di dalam perutnya yang pasti juga sudah kelaparan.


" lho kalian kenapa jam segini baru sarapan ? " tanya mama Widya sambil melihat jam dinding lalu menatap rambut menantunya yang masih terlihat basah


" iya ma tadi itu! " ucap Rey


" ini pasti karena ulah kamu kan Rey! " ucap mama Widya sambil menatap tajam putranya


" Rey Shofia itu lagi hamil muda jadi kamu jangan sering sering minta jatah sama istri kamu apalagi dia sedang mengandung dua baby kasian dia " kata mama Widya sedang Shofia hanya senyum bahagia karena ada yang membelanya


" tapi ma aku cuman minta dua hari sekali kok nggak tiap hari " ucap Rey membela diri


" plak " mama Widya memukul lengan putranya


" dua hari sekali kamu bilang seharusnya kamu tu puasa sampai kehamilan istri mu empat bulan " kata mamanya


" ya ampun ma masak puasa sih "


" dasar kamu ya ! nak Shofia kamu tuh harus nya nolak klo dia minta jatah terus "


" duh mama kok ngajarin gitu ke istri aku lagian ma dia nggak papa dan kita sama sama menikmati ya kan sayang "


" aauw..! " kenapa aku dicubit sayang " ucap Rey yang mendapat cubitan dari sang istri


sedang Shofia hanya menggeleng kepala melihat tingkah suaminya yang kini sikapnya berubah absurd


" sayang sekarang sudah berapa usia kandungan mu? " tanya mama Widya


" sudah masuk empat bulan ma " jawabnya sambil menyuap nasi ke dalam mulutnya


" berarti kita harus mengadakan acara syukuran 4 bulanan, kapan kamu punya waktu kosong Rey? " tanya sang mama


" weekend ini aku nggak ada acara ma "


" ya udah sabtu ini kita adakan acara syukuran nya mama akan mengundang ibu ibu pengajian dan juga anak anak panti untuk ikut mendoakan kalian "


" ya ma " jawab Shofia


" nanti kamu telpon mama kamu ya kabarin dia klo kita akan mengadakan acara tasyakuran 4 bulanan " kata mama Widya lagi


"ya ma abis ini aku telpon mama "


" oh ya hari ini kamu nggak ke rumah sakit? " tanya mama Widya


" nggak ma kebetulan hari ini tidak ada jadwal ke rumah sakit "


" klo begitu klo kamu nggak capek ikut mama membeli bahan bahan untuk acara syukuran nanti ya "


" boleh ma aku juga pingin beli beberapa daster soalnya baju aku sudah banyak yang sesak "


" ya udah nanti berangkat nya barengan aja biar mas antar kamu dan mama ke mall nanti selesai mas meeting mas jemput gimana? "


" boleh mas, tapi emang kamu nggak terlambat nanti meetingnya ini sudah jam sepuluh lebih lho "

__ADS_1


" ya ampun..! ya udah nggak jadi kamu sama mama biar diantar mang udin aja, nanti pulangnya baru aku jemput gimana? "


" hem ya boleh " kata Shofia sambil mengunyah makanannya


" ya lagian mama ke mall mungkin agak siangan sekalian jemput Kayra sekolah, soalnya tadi gurunya telpon Kyara hari ini pulang sekolah lebih awal karena gurunya ada rapat "


" ya udah kita jemput Kyara dulu baru shoping " timpal Shofia


" klo begitu aku berangkat ke kantor dulu, kamu habiskan makanan nya dan makan yang banyak" pesan Rey pada istrinya sambil mengusap kepalanya lalu Shofia mencium tangan suaminya dan Rey meraih tas kerja nya dan mencium tangan mama Widya lalu melangkah menuju pintu utama di ikuti Shofia yang mengekor di belakangnya.


" kamu hati hati ya mas "


" hem kamu juga jaga dede bayinya baik baik " kemudian Rey menjongkokkan tubuhnya


" hello baby twin's nya papi, papi berangkat dulu ya sayang kamu baik baik di perut mami jangan bikin mami susah ya! "


" ya papi " ucap Shofia menirukan suara anak kecil. kemudian Rey mencium perut istrinya yang sedikit telihat membesar. setelah itu mencium kening istrinya dan membisikkan sesuatu ke telinga sang istri


" nanti beli daster yang seksi sayang supaya gampang di buka " bisiknya


" ih dasar mesum kamu tu ya itu aja yang di inget" ucap Shofia sambil menabok punggung sang suami sedang Rey tertawa ngakak melihat wajah istrinya bersemu merah karena malu.


Rey melangkah masuk ke dalam mobil, Shofia melambaikan tangannya sebelum akhirnya mobil keluar dari gerbang lalu perlahan melesat meninggalkan mansion. setelah mobil suaminya hilang dari pandangan Shofia masuk ke dalam Mansion. namun tanpa sepengetahuan mereka tampak seorang wanita memperhatikan mereka dari dalam mobil.


" seharusnya aku yang berada di sana bukan wanita itu, kenapa aku menjadi wanita bodoh meninggalkan mu dulu, padahal aku tau cinta kamu ke aku dulunya begitu besar Rey, sekarang apakah aku harus menyerah? " ucapnya sambil menyeka air matanya. lalu menghidupkan mesin mobilnya bergerak perlahan menjauh dari kediaman Rayyan.


siang itu setelah menjemput Kyara, ,Shofia dan mama Widya bergegas menuju salah satu mall milik Rey suaminya.


mereka sibuk belanja segala kebutuhan untuk persiapan acara syukuran 4 bulanan dengan beberapa Nany yang siap membawa troli belanjaan mereka.


" boleh tapi jangan jauh jauh ya " ucap Shofia yang masih sibuk dengan mama Widaya memilih bahan bahan yang mereka butuhkan. sedang Kayra melangkah ke rak snack mencoba meraih snack kentang yang letaknya lumayan tinggi membuatnya sedikit kesulitan.


" Kyara mau ini? " tanya seorang wanita yang sudah berdiri di samping nya sambil memberikan snack kentang yang di inginkan Kayra


" makasih tante , tante kan yang kemaren ke rumah aku dan pernah ke sekolah aku kan? " tanya Kyara dan wanita itu mengangguk


"klo nggak salah tante, namanya Eliza ? "


" iya sayang, kamu sama siapa ke sini? "


" sama mami dan oma aku, tu mereka " sambil menunjuk ke arah Mami dan omanya yang sedang memilih daging segar.


" oh, Kyara gimana kabarnya? "


" baik tante oh ya klo tante gimana kabarnya "


" tante baik "


" tante ..! tante tau nggak mami tiri aku itu baik lho dia sayang banget sama aku jadi nggak benar apa kata tante kemaren "


" oh gtu ya maaf ya klo tante salah "


" nggak papa tante, kata papi aku klo orang minta maaf kita harus memaafkan "

__ADS_1


" makasih ya sayang, oh ya sekalian tante juga mau pamit tante akan kembali ke Amerika "


" Amerika? "


" iya sayang "


" kenapa tidak diam di sini aja "


" pekerjaan tante di sana, oh ya apa boleh tante meluk kamu ? " tanya Eliza hati hati


" boleh " jawab Kyara lalu Eliza berjongkok kemudian memeluk putrinya untuk yang pertama kali.


Eliza merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan tanpa terasa ia meneteskan air mata


" tante kenapa menangis? " tanya Kyara


" ah nggak papa sayang tante seperti nya ?kelilipan" bohong Eliza


" Kyara ..! ya Allah sayang mami bingung nyariin kamu ternyata kamu di sini " ucap Shofia yang tiba tiba datang dan berdiri di depan mereka


" Eliza! " ucap Shofia lagi dengan nada sedikit kaget lalu menarik tangan Kyara dan menyembunyikan nya di belakang tubuhnya.


" hay! " sapa Eliza sambil berdiri dari jongkok nya


" kamu sedang apa kamu disini ? " tanya Shofia sedikit ketus


" ya aku lagi belanja lah " jawab Eliza santai


" sayang Kyara sudah belanjanya? " tanya Shofia


" sudah mami "


" ya udah klo gitu ayo kita cari barang barang yang lain " ajak Shofia lalu melangkah meninggalkan Eliza namun belum sempat melangkah Eliza menghentikan nya


" tunggu Shofia bisa kita bicara sebentar ? "


" apa yang mau kamu bicarakan?, " kata Shofia dengan nada kurang suka


" sayang kamu ke sana dulu ya cari oma ingat jangan jauh jauh " pesan Shofia pada Kyara


" iya mami " lalu Kyara melangkah menuju omanya


" ada apa? apa yang mau kamu bicarakan "


" aku akan kembali ke Amerika dua hari lagi, dan aku titip Kyara, oh ya untuk sementara aku tidak akan menggugat hak asuh Kyara tapi aku tidak tau kedepannya bagaimana, jika kalian tidak menjaganya dengan baik maka tidak menutup kemungkinan aku akan mengambilnya dari kalian "


" kamu tenang saja kami akan menjaganya dengan sangat baik " ucap Shofia


" dan jika kamu keberatan mengasuh Kyara setelah bayimu lahir hubungi aku, dengan senang hati aku akan menjemputnya "


" Terima kasih tapi kamu nggak usah repot repot insya Allah aku dan mas Rey bisa menjaganya dengan sangat baik " jawab Shofia


" baiklah klo begitu aku pamit sampaikan salam ku untuk Rey dan mama "

__ADS_1


" hem akan aku sampaikan " balas Shofia


" oke Terima kasih " ucap Eliza lalu melangkah meninggalkan Shofia dan keluar dari mall tersebut.


__ADS_2