MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 83


__ADS_3

Rey kembali duduk di sofa pojok ruangan tersebut dan tiba tiba ponsel shofia berbunyi tampak nama Andika tertera pada layar ponsel tersebut, Rey segera mengangkat nya dan melangkah keluar dari ruangan perawatan mama Rika. karena ia tidak ingin mama mertua nya itu mendengar pembicaraannya.


" hallo shofia ..!assalamu'alaikum, kamu dimana? saya ingin bertemu dengan kamu ada yang ingin aku bicarakan sama kamu shof.! jadi tolong temui aku jam 7 malam ini di kafe century please aku mohon" ucap Andika dari Seberang telpon


" hallo saya suaminya " jawab Rey dengan nada dingin


" mana shofia saya mau bicara " ucap Andika dengan ketus


" mau apa lagi kamu bertemu istri saya sudah saya katakan jangan pernah ganggu istri saya lagi "


" anda tidak berhak melarang shofia untuk bertemu dengan siapa saja " ucap Andika dengan nada tinggi


" kenapa saya tidak berhak dia istri saya "


" cih ha ha istri ..?;istri yang berkedok sebagai baby sitter ! "


" terserah apa kata kamu yang jelas dia milik saya dan sampai kapan pun akan jadi milik saya dan kamu jangan coba coba mengusik milik saya atau kamu akan tau sendiri akibatnya . tut.. tut..! " Rey pun memutuskan sambungan teleponnya dengan kesal


" hallo hallo..!! shitt.. ! " umpat andika.


sementara Rey kembali ke kamar mama mertua nya melemparkan ponsel shofia di atas sofa lalu dia kepalkan tangannya.


" dia mau macam macam dengan ku liat saja apa yang akan aku lakukan untuk kamu Andika klo sampai kamu mengusik milikku". ucap Rey dengan nafas naik turun menahan emosi.


" ceklek " terdengar suara pintu terbuka Rey melihat ke arah pintu dan melihat istrinya masuk ke dalam ruangan itu dan dengan cepat Rey menarik istri nya dan mendorongnya ke tembok lalu menciumi istrinya dengan sangat kasar.


Shofia yang baru tiba di ruangan tersebut di buat bingung dengan sikap suaminya yang tiba tiba menciumnya secara kasar.


" sayang hentikan ada mama nanti mama terbangun " ucap shofia sambil berusaha mendorong tubuh suaminya. dengan nafas yang hampir habis. lalu Rey melepaskan pagutannya dan menjambak rambutnya sendiri lalu memukul tembok kamar tersebut. shofia dengan cepat meraih tangan suaminya yang sedikit memar.


shofia membelainya dengan sangat lembut


" kamu kenapa? apa yang terjadi? " tanya shofia sambil mencium tangan suaminya


" maafkan aku " ucap Rey lalu memeluk istrinya dengan sangat erat


" tolong jangan tinggalkan aku jangan pernah berniat meninggalkan aku " ucapnya lirih masih dengan memeluk shofia.


" sayang siapa yang akan meninggalkanmu aku akan tetap di sini disamping mu, memang kamu kenapa kok tiba tiba bersikap kayak gini? " ucap shofia membalas pelukan suaminya sambil membelai punggung suaminya lalu Rey melepaskan pelukannya dan mengambil ponsel milik shofia


" ini tadi laki laki itu menelpon mu " ucap Rey sambil menyerahkan ponsel tersebut kepada shofia.dan shofia pun membuka riwayat panggilan di situ tertera nama Andika dan dia pun tersenyum


" sayang liat aku..! tidak ada yang akan meninggalkan mu aku adalah istri kamu dan akan tetap menjadi istri kamu dan aku sudah menyerahkan segalanya kepada mu jadi apa lagi yang membuat kamu ragu, aku shofia sangat mencintai kamu suami ku " ucap shofia sambil mengelus rahang keras suaminya.

__ADS_1


" memang apa yang di katakan kak Andika ke kamu? " tanya shofia lagi.


" dia mengajakmu ketemu jam 7 malam ini, dan aku tidak akan pernah mengijinkan ..!" ucap Rey cepat


" sayang aku bertemu atau tidak dengan kak Andika tidak akan merubah perasaan aku ke kamu, hati aku ini milik kamu sayang, sudah jangan cemberut begitu sekarang lebih baik kamu sholat" ucap shofia sambil membelai wajah suaminya


" kamu janji tidak akan pernah meninggalkan ku? "


" iya aku janji " jawab shofia sambil memberikan jari klingkingnya kepada Rey dan di Sambut oleh suaminya.


" terima kasih sayang kamu sudah menenangkan ku, klo begitu aku sholat dulu" ucap Rey seperti anak kecil yang habis merajuk pada ibunya lalu melangkah keluar dari ruangan tersebut menuju Mushola rumah sakit.


sementara shofia diam diam menghubungi Andika lewat chat nya


" kak maaf aku tidak bisa menemui mu saat ini aku sedang di Singapore jenguk mama " send


tak berapa lama Andika membalas Chat nya.


" gimana kabar tante ? "


" alhamdulillah kondisi mama semakin membaik dan insya Allah besok mama akan melakukan transplantasi jantung mohon doa nya ya "


" ya aku akan selalu mendoakan untuk kesembuhan tante Rika dan sampaikan salam ku untuk tante Rika. "


Rey dan shofia meninggalkan rumah sakit pada pukul 9 malam karena waktu berkunjung untuk pasien sudah habis.


" sayang kita makan dulu ya? " ucap Rey ketika mereka berada di dalam mobil sambil tangan satunya terus saja menggenggam tangan istrinya


" iya aku juga sudah lapar, kita mau makan dimana?" tanya shofia


" kamu mau makan apa ? " kini balik Rey yang bertanya


" aku pingin makan yang gurih dan segar kayak soro mungkin" jawab shofia


" oke aku tau tempatnya di sana banyak di sediakan makanan khas Indonesia kita ke sana ? "


" hemm oke..! " lalu Rey pun terus menjalankan mobil menuju resto makanan khas Indonesia.


selesai makan mereka langsung kembali ke hotel


" mas aku mandi duluan ya abis gitu kita sholat isya berjamaah " ucap shofia ketika mereka tiba di kamar hotel.


" ya sayang " jawab Rey sambil membuka kemejanya dan memilih duduk di atas sofa sambil kembali membuka Tablet nya. setelah shofia selesai dengan ritual mandinya kini giliran Rey yang masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan setelah itu mereka berdua melaksanakan sholat isya berjamaah.

__ADS_1


shofia merapikan perlengkapan sholatnya sedang Rey kembali duduk di sofa sambil membuka laptopnya membalas E-mail dari beberapa rekan bisnis dan juga dari aldo.


" shofia berbaring di atas kasur sambilan menonton acara TV tapi acara di TV tidak ada yang menarik akhirnya shofia mengambil ponselnya dan memilih main game dari ponselnya setelah setengah jam shofia pun merasa bosan di kembali meletakkan ponselnya lalu memperhatikan suaminya yang sedang bekerja.


lalu shofia bangkit dari ranjangnya dan di melangkah menuju lemari di mana kopernya di letakkan mencari lingerie yang sudah di siapkan bi jum untuknya. setelah mendapatkan apa yang di cari shofia seger masuk ke dalam kamar mandi.


lima belas menit kemudian shofia keluar dari kamar mandi dengan pakaian seksi nan tipis. shofia berjalan berlenggak lenggok bak wanita penggoda. tadi siang dia sempat searching di google mencari tau cara memuaskan suami.


shofia berjalan mendekati sofa di mana


Rey suaminya tersebut masih fokus pada Tabletnya.


shofia berdiri di hadapan suaminya lalu duduk di pangkuan nya


" sayang ini sudah malam kita bobo yuk? " ucap shofia sambil mengalungkan tangganya pada leher suaminya.


" sayang apa kau menggoda ku? " tanya Rey sambil meletakkan tablet nya


" tidak aku tidak menggoda mu aku hanya mengingatkan mu untuk segera istirahat " ucap shofia sambil membelai dan mencium dada bidang suaminya.


Rey pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut


Rey langsung meraih wajah istrinya ******* bibir manis milik istrinya dan shofia pun membalas pagutan panas suaminya.


" sayang ternyata kau semakin pintar sekarang" bisik Rey di telinga istrinya. lalu menggitnya.


kini ciuman itu berpindah ke leher istrinya memberikan tanda kepemilikan di sana.lalu terus turun ke bawah menikmati setiap inci tubuh istrinya.


ketika Rey akan merebahkan tubuh istrinya di atas sofa shofia menahannya


" malam ini biar aku yang melakukannya " bisik shofia lalu menarik kaos oblong suaminya dan tampakkan dada sixpack suaminya lalu kini giliran shofia yang memanjakan suaminya memberikan sentuhan di setiap lekuk tubuh suaminya. Rey mendesah menikmati perlakuan istrinya lalu dia buka resleting celana milik Rey dan melorotkan nya kebawah tampak junior milik suaminya yang meronta ingin keluar dari sarangnya.


kini posisi shofia berada di atas paha suaminya Rey membimbing juniornya masuk ke gue sempit milik istrinya, shofia sedikit menjerit karena ini posisi pertama kali dia lakukan yang dia dapat dari Google tadi.


Rey membaguskan posisinya " apa ini sakit ? " tanya Rey dan shofia pun menggelengkan kepalanya.


dan perlahan namun pasti shofia mulia menggerakkan tubuhnya maju mundur di atas tubuh suaminya, Rey benar benar merasakan kenikmatan luar biasa walaupun shofia masih tampak kaku melakukannya. hingga hampir tiga puluh menit kemudian erangan keluar dari bibir istrinya lalu dengan cepat Rey memeluk tubuh istrinya lalu mengangkat tubuh istrinya tanpa melepaskan penyatuan nya.


Rey membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang lalu menarik kain tipis yang membalut tubuh istrinya dan kali ini Rey yang mengambil alih permainan kembali desahan kenikmatan keluar dari mulut mereka berdua. hingga satu jam kemudian baru lah Rey mengakhiri permainan nya setelah mereka sama sama sampai pada titik puncak klimaksnya.


akhirnya cairan kental itu kembali tumpah kedalam pusat inti shofia mereka berharap benih itu akan tumbuh dalam rahim istrinya.


" cup" Terima kasih sayang " ucap Rey sambil mengecup punggung istrinya. sedang shofia membalasnya dengan senyum manis nya. dan kemudian mereka pun tertidur di bawah selimut dengan saling berpelukan. melalu malam yang indah dengan ribuan cinta di dalam hati mereka.

__ADS_1


__ADS_2