MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 142


__ADS_3

" siapa shof? " tanya mama Widya mendekat ketika hendak melangkah ke kasir


" itu ma, Eliza " jawab Shofia


" hah Eliza? mau apa dia, kamu nggak papa kan? dia nggak ngapa ngapain kamu kan? " tanya mama Widya beruntun


" nggak papa ma, mama tenang aja "


" trus dia ngapain tadi? "


" dia pamit ma katanya mau kembali ke Amerika "


" benarkah Alhamdulillah syukur lah klo begitu berarti dia nggak jadi mengambil hak asuh Kyara ? "


" ya seperti nya begitu ? "


" bagus lah klo begitu mama sedikit cemas jika benar dia akan mengambil hak asuh Kyara "


" gimana semua sudah lengkap? " tanya Shofia


" sudah ni mama mau ke kasir untuk membayar setelah itu baru kita toko pakaian "


" ya ma ayo,,! tapi Kyara mana? " tanya Shofia yang tidak melihat Kyara bersama mertua nya


" Kyara lagi milih es krim ditemani mba mba "


lalu mereka berjalan menuju kasir, setelah membayar semua belanjaan mereka menuju butik yang khusus menjual pakaian hamil sedang Kyara memilih duduk di stand es krim di temani salah satu Nany.


selesai dari butik karena lelah mereka memutuskan untuk istirahat di salah satu restoran di dalam mall tersebut.


" mba mba ayo silahkan mau pesan apa? " ucap Shofia sambil menawarkan daftar menu kepada dua Nany yang dibawa tadi


" terserah aja non"


" udah pilih aja nggak usah malu malu, oh ya sri tolong nanti pesanan satu buat udin " ucap mama Widya


" apa nggak suruh ke sini aja ma sekalian mang udin biar makan di sini, sebentar aku telpon" kemudian Shofia menelpon mang udin untuk datang ke restoran guna makan siang bersama


kini mereka duduk di meja makan dan pesanan mereka sudah tertata di meja makan


" em non kita boleh nggak duduk di meja itu aja" ijin sri


" kenapa? " tanya mama Widya


" malu nya duduk bareng nyonya dan non Shofia di sini " jawab Nany satunya


" nggak papa kok di sini, tapi kalo kalian mau di sana ya boleh kok ini bawa aja pesanan kalian semua " ucap Shofia


"makasih non "lalu mereka bertiga memilih duduk di meja satunya yang jaraknya tidak jauh dari meja majikan mereka.


saat menikmati makanan tiba tiba ponsel Shofia berdering " mas Rey ma " kemudian Shofia memencet tombol hijau pada ponsel nya.


"assalamu'alaikum mas "


" waalaikum salam, kamu udah selesai belanjanya? "


" udah ni kita lagi makan siang, mas udah selesai meeting nya? "


" ni juga baru selesai, mas jemput kamu ya ! "


" emang mas nggak sibuk? aku sama mama nggak papa kok lagian ini juga ada mang udin di sini "


" ya udah mang udin suruh pulang aja nanti kalian aku jemput sekalian nanti mampir ke mama Rika "


" Oh gitu ya udah, mas mau aku pesankan makan siang sekalian? "


" nggak usah nanti kelamaan lagi, biar nanti mas makan di tempat mama Rika aja "


" ya udah klo gitu kamu hati hati mas, nggak usah ngebut "

__ADS_1


" ya sayangku, assalamu'alaikum "


" Walaikum salam " kemudian Shofia menutup telponnya


" apa katanya? "


" mas Rey mau jemput ma trus nanti sekalian mampir ke rumah mama aku "


" klo gitu nanti mang udin suruh pulang aja sama mba mba sekalian bawak belanjaan " ujar Mama Widya


" iya ma tapi biarin mereka menghabiskan makanan mereka dulu " kata Shofia kemudian melanjutkan menikmati makanannya.


" mami kita mau ke tempat nenek? " tanya Kyara


" iya sayang "


" asyik aku mau makan cup cake buatan nenek"


" ya ampun cucu oma belum kenyang juga udah makan segini banyak " tegur omanya


" oma..! kan cup cake nenek itu enak banget "


" ya ya nggak papa Kyara biar cepat tinggi banyak makan " kata omanya lagi.


selesai makan mang Udin serta dua Nany yang ikut menemani belanja tadi segera kembali ke mansion sedang Shofia Mama dan Kyara menunggu Rey yang akan menjemput mereka di depan Mall.


" ayo sudah selesai? " tanya Rey begitu turun dari mobil.


" udah " jawab Shofia


" trus mana belanjaannya? "


" sudah di bawa mang Udin tadi bareng mba mba " kata Shofia. kemudian Rey membukakan pintu mobil untuk mama juga istri dan anaknya


mobil perlahan meninggalkan Mall menuju kediaman mama Rika. sesampainya di sana mereka langsung disambut oleh mama Rika dan juga satu orang yang biasa membantu mama Rika mengurus warung


" ya ampun kalian kok nggak ngasi kabar mau ke sini " ucap mama Rika sambil mempersilahkan keluarga besannya masuk ke dalam rumahnya


" ya bu " jawab siti yang biasa membantu mama Rika memasak


" oh ya kalian mau makan apa Biar saya siapkan "


" nggak usah ma kita udah makan tadi tapi mas Rey aja yang belum makan, kamu mau makan apa mas? "


" terserah aja " jawab Rey


" ya udah ajak di warung aja Shof biar milih sendiri menunya" kata mama Rika. kemudian Rey dan Shofia keluar dari ruangan di ikuti Kyara menuju warung makan untuk memilih menu makan siangnya


" ada apa ini jeng kok tumben ke sini nggak ngasi kabar dulu " tanya mama Rika setelah meletakkan juz apel di meja ruang tamu.


" ya ini kebetulan kita tadi abis belanja jadi sekalian mampir trus kita ke sini juga mau ngasi tau jeng Rika, klo sabtu ini kita rencananya akan mengadakan syukuran 4 bulanan Shofia " tutur mama Widya


" saya juga dari kemarin nanya nanya kapan 4 bulanan Shofia "


" ya Shofia kandungan nya sudah masuk 4 bulan " tutur mama Widya


" insya Allah nanti saya datang trus untuk konsumsi nya apa sudah di siapkan ? " tanya mama Rika


" kita rencananya akan memesan catering aja biar nggak repot "


" udah nggak usah catering nanti biar saya yang nangani catering nya, nanti kan bisa di bantu sama mba mba di sana "


" aduh nggak usah jeng biar kita pesan aja, saya nggak mau lho jeng Rika capek "


" aduh nggak papa saya sudah biasa nangani untuk makan ratusan bahkan tiga ratus orang " kata mama Rika


" ya kita hanya mengundang sekitar seratus lima puluh orang aja sih kira kira "


" ya udah pokoknya tenang aja untuk konsumsi serahkan ke saya aja " kata mama Rika kekeh

__ADS_1


" tapi beneran nih jeng Rika mau nangani? " kata mama Widya masih ragu


" iya toh nanti banyak yang bantu di sana"


" ya udah klo gitu nanti saya akan siapkan semua bahannya "


" ya nanti saya catatkan bahan bahan yang di perlukan "


" bahan apa ma? " tanya Shofia yang baru muncul di ruang tamu


" ini lho Shof mama kamu katanya dia yang mau nangani catering untuk acara 4 bulanan nanti "


" emang mama bisa? nggak capek nanti ma mending nggak usah ma biar kita pesan aja " kata Shofia


" eh mama sudah biasa nangani makan untuk tiga ratus orang jadi kamu tenang aja lagian di sana kan banyak pelayanan yang bisa mama mintai tolong"


" ya udah terserah mama aja tapi jangan di paksakan klo mama lelah mama istirahat " kata Shofia lagi


" iya kamu tenang aja " kata mama Rika


" nenek cup cake aku mana? " tanya Kyara yang baru ikut bergabung bersama Rey


" ya Allah sayang nenek belum bikin besok ya nenek bikini "


" hemm padahal aku pingin cup cake " rajuk Kyara


" sayang nggk boleh kayak gitu " tegur Rey


" nggak papa nak Rey namanya juga anak anak" kata mama Rika


" Kyara sayang kita ke mari kan nggak ngomong dulu sama nenek jadi nenek belum buat cup cake nya " kini Shofia yang menasehati


" lusa besok nenek bakal buatin Kyara ya "


" beneran nek! "


" hem "


" hore makasih ya nek "


" iya "


"klo gitu kita pamit ya ma, ini juga sudah mau sore " ucap Rey


" ya udah kalian hati hati, Oh ya jeng nanti di tulis aja menunya apa biar saya catatkan bahan bahan yang diperlukan " kata mama Rika.


" ya nanti saya telpon " kata mama Widya.


" kita pamit ya ma Assalamu'alaikum.! " ucap Shofia lalu mencium punggung tangan mamanya di ikuti Rey dan Kyara.


Rey menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, Kyara kini sudah terlelap di kursi belakang dengan di pangku omanya.


" oh ya mas tadi aku ketemu Eliza di Mall "


" apa? trus apa dia berbuat sesuatu ke kamu? " tanya Rey sedikit cemas.


" nggak dia hanya titip salam katanya buat kamu dan mama dan sekalian dia pamit mau balik ke Amerika "


" Oh ya benarkah? "


" iya mas dan aku seneng banget karena dia nggak jadi mengambil hak asuh Kyara "


" ya semoga aja begitu dan dia semoga dia tidak mengganggu keluarga kita lagi "


" tapi Rey mama kok heran kenapa dia gampang sekali menyerah? apa mungkin dia merasa nggak sanggup harus menjaga Kyara? "


" mungkin begitu ma " jawab Rey


" alhamdulillah usahaku tidak sia sia ternyata Mandez mampu mengendalikannya " batin Rey sambil tersenyum dan terus menjalankan mobilnya.

__ADS_1


menjelang magrib mereka tiba di mansion Rey segera menggendong Kyara yang tertidur pulas dan membawanya masuk ke kamarnya sedang Shofia dan mama Widya memilih masuk ke dalam kamar mereka masing-masing.


__ADS_2