
hari ini adalah sidang perdana gugatan hak asuk atas Kyara hakim membacakan tuntutan hukum perdata sedang Shofia dan Eliza serta mama Widya mendengarkan tuntutan
atas hak asuh Kyara oleh hakim dan sekaligus membacakan fledoi atas penuntut umum
dan sidang pun di lanjutkan minggu depan.selesai sidang mama dan Shofia memilih kembali ke mansion diantar Aldo tanpa menatap ke Eliza sedikit pun
" al gimana sudah ada kabar mengenai Rey? " tanya Mama Widya dengan wajah lelahnya
" sebentar tante saya angkat telpon dulu seperti nya dari tuan Mandez " ucap Aldo lalu mengangkat telponnya
" halo tuan "
" tuan Aldo anda bisa ke Amerika sekarang sepertinya kita sudah menemukan lokasi keberadaan tuan Rayyan "
" benarkah tuan? "
" ya anak buahku menemukan pulau kecil yang tidak berpenghuni dan di sana terlihat sangat mencurigakan karena dari pantauan satelit ada sedikit pergerakan dan anehnya di sana di jaga olah orang orang yang bersenjata lengkap tim juga sempat bertanya pada nelayan sekitar klo beberapa hari ini mereka di larang mendekat ke pulau tersebut "
" rencananya kita akan masuk ke pulau tersebut secara diam diam "
" baik lah tuan klo gitu saya akan segera terbang ke Amerika "
" baiklah klo begitu saya tunggu" lalu panggilan terputus
" bagaimana al? apa sudah ada perkembangan? " tanya Shofia nggak sabar
" ya nona orang orang tuan Mandez menemukan Pulau yang di duga tempat orang orang itu menyembunyikan tuan Rey dan saya rencananya akan segera terbang ke Amerika sekarang juga "
" semoga Rey segera ditemukan "
" semoga nyonya klo begitu saya pamit hendak bersiap siap "
" ya Terima kasih al kamu banyak membantu keluarga ini "
" ini sudah menjadi kewajiban saya nyonya "
" klo begitu kamu hati hati ya! "
" Terima kasih nona Shofia " lalu Aldo melangkah meninggalkan mansion menuju apartemen nya.
setelah melakukan penerbangan kurang lebih 22 jam Aldo tiba di bandara dan langsung di jemput oleh orang orang Mandez menuju markas mereka untuk membicarakan strategi penyergapan
sementara Rey masih terkurung di sebuah villa dia tampak duduk di sofa di dalam kamar tampak berfikir untuk bisa keluar dari pulau tersebut. setelah beberapa hari memperhatikan gerak gerik orang yang menjaganya ada sekitar lima puluh orang dan mereka semua bersenjata lengkap dan mereka berjaga secara bergantian
" anda mau kemana tuan? " tanya sang penjaga saat Rey melangkah keluar dari pintu Vila
" aku hanya ingin menikmati udara pantai "
" tapi anda tidak boleh keluar dari dalam Vila " kata penjaga satunya
" kenapa bukannya kalian tau aku nggak akan mungkin kabur jika aku kabur pun tidak akan ada kapal yang akan mengangkut ku jadi kau tenang saja "
" tapi tuan"
" sudah lah aku hanya ingin ingin duduk di sini saja sebentar" dan akhirnya penjaga itu diam
" oh ya kira kira sampai kapan aku akan di kurung sini "
" kami tidak tau karena kami hanya menjalankan perintah sudah lah anda tidak usah banyak tanya " kata si penjaga
Rey terus memperhatikan sekeliling mencari celah agar bisa kabur namun sepertinya sangat sulit karena pulau ini sangat terisolir dan di tambah dengan penjagaan yang sangat ketat
sementara di markas Mandez mereka sedang menyusun rencana
__ADS_1
" aku sudah memantau pulau tersebut dengan menggunakan drone tapi sepertinya mereka curiga dan mereka menembak drone yang aku kirim ke sana " ucap mandez
" lalu bagaimana? sepertinya mereka menjaganya dengan ketat pulau tersebut " kata Aldo
" ya kemaren orang orang ku sempat bertanya pada para nelayan kata mereka, mereka di usir ketika hendak mendekati pulau tersebut " kata Mandez lagi.
" aku punya alat untuk mendeteksi situasi di pulau tersebut sebentar " lalu alex membuka box dan mengeluarkan robot kecil seperti burung
" apa ini? " tanya Aldo
" ini hampir sama seperti drone cuman dia lebih kecil dan sinyal dan gambar yang bisa di tangkap lebih tajam dan jelas "
" oh ya lalu bagaimana sistem kerjanya? " tanya Mandez
" kita akan mengoprasikannya dari sini dengan menggunakan jaringan internet " .
" dan dia akan terbang, sekilas dia akan sama dengan burung yang terbang jadi mereka tidak akan mencurigai "
" baiklah klo begitu kita tidak usah menunggu lama sekarang juga kita lakukan "
" baiklah aku akan mensetinggnya terlebih dahulu " lalu alex mulai mengecek dan mengatur alat tersebut sekitar lima belas menit alat tersebut langsung di terbangkan.
tiga puluh menit kemudian alat pemantau tersebut sampai di pulau dimana Rey ditahan dan seperti nya benar para penjaga tidak curiga dengan robot tersebut.
mereka memperhatikan setiap gambar yang berhasil ditangkap melalui layar TV
" lihat mereka kelompok mafia dari Mexico dan mereka bersenjata lengkap " ucap alex
" coba lihat ada banyak penjaga di sana "
" seperti nya lebih dari lima puluh orang dan tunggu coba arahkan ke pohon pohon sekitar "
" mereka juga berjaga meletakkan kamera pengintai dari atas pohon "
" mana? "
" itu coba arahkan kamera depan depan bangunan "
" ya anda benar "
" ah syukur lah tuan Rey sepertunya tidak kenapa kenapa dia baik baik saja " kata Aldo lagi
" lalu bagaimana ? strategi apa yang harus kita lakukan sekarang "
" kita akan membagi pasukan kita menjadi tiga pasukan 1 pasukan kita menyerang melalui kapal boat satu pasukan udara dan satu pasukan lagi lewat dalam laut jadi kita kirim pasukan ke sana dalam tiga kelompok "
" aku akan mengirimkan orang orang ku yang terampil dalam sniper dan mereka akan kita bekali dengan rompi anti peluru " kata alex
" tapi kalian harus ingat keselamatan tuan Rey itu yang utama"
" ya pasti itu "
" nanti kita akan mengirimkan pasukan pertama dengan menggunakan kapal kapal boat ini untuk mengalihkan perhatian mereka setelah itu pasukan penyelam pun kita kirimkan dari arah belakang dan yang terakhir dari udara dan kita akan memancing mereka agar keluar semua setelah itu pasukan ampibi perlahan akan masuk menyusup saat mereka sibuk dengan pasukan yang ada di boat dan setelah mereka terdesak barulah pasukan heli akan tiba " terang Alek
" Oke ide bagus " ucap Mandez
" bagaimana tuan Aldo apa anda setuju dengan rencana saya "
" ya saya setuju, lalu kapan kita akan mulai penyerangan? "
" besok aku akan menyiapkan mereka dan lusa kita akan beroperasi "
" Oke aku setuju semakin cepat semakin baik " ucap Aldo. lalu kemudian orang orang Mandez dan Alek di kumpulkan di sebuah Aula yang cukup besar lalu mereka mulai menerangkan misi mereka dan langsung membagi tugas pada orang orang mereka.
__ADS_1
sesuai dengan kesepakatan hari ini mereke bergerak menuju pulau di mana Rey disembunyikan .mereka bergerak pada waktu dini hari dengan menggunakan 25 kapal speed boat dan begitu mendekati pulau sebagian terjun ke dalam laut.
karena malam mereka tidak menyadari akan kedatangan pasukan penyelamatan Rey. pasukan yang di pimpin langsung oleh Alex langsung menyerang para penjaga yang sebagian masih terlelap. mendengar bunyi tembakan mereka semua kalang kabut dan baku tembak pun terhindarkan.
pasukan Alex terus meringsek masuk ke tepi pulau sementara tim penyelam tiba dari arah belakang. baku tembak pun semakin sengit hingga Aldo yang ikut dalam speed boat langsung berusaha mencari keberadaan Rey.
Rey yang terbangun mendengar baku tembak segera terbangun dan berusaha membuka pintu
" tuan Rey anda di mana " teriak Aldo
" Aldo aku di sini " teriak Rey sambil mengebor pintu tersebut Aldo yang mendengar teriakan Rey segera berusaha membuka pintu namun belum sempat dia membuka salah satu penjaga menebaknya dan beruntung Alex melihatnya dan segera menembak penjaga tersebut
" terimakasih tuan Alex " lalu Aldo menembak kunci gembok ruangan tersebut dan merusaknya dan dengan cepat Aldo masuk ke dalam ruang tersebut dan di lihatnya Rey sudah berdiri di balik pintu
" tuan Rey anda tidak apa apa? "
" ya saya tidak apa apa saya baik baik saja " klo begitu ayo kita keluar sekarang tuan pesawat heli sudah menunggu di luar " ucap Aldo
" makasih Aldo kamu memang bisa aku andaikan " sambil menepuk lengan Aldo
" mau kemana kalian " tiba tiba ketua mafia orang sewaan Eliza berdiri di depan pintu sambil mengacungkan senjata
" letakkan senjata mu atau peluru ini akan menembus kepalamu " kata baron sang ketua mafia
Aldo perlahan mengangkat senjatanya. Baron melangkah mendekat dan terus menodongkan senjatanya.
"lemparkan senjatamu! " teriak Baron lagi dan Aldo pun membuang senjatanya dan bersamaan dengan itu Rey bergerak leflek menendang tangan barong hingga senjatanya terlempar dan dengan sigap Aldo meraih senjatanya dan door dor.. !
Baron meraih pistol dari balik kemejanya dan langsung menembak Rey begitu juga Aldo yang berhasil mengambil senjatanya menembak Baron yang mengenai dadanya dan langsung tersungkur ke tanah bersamaan dengan Rey
" tuan Rey..! anda tertembak " teriak Aldo mendengar baku tembak Mandez yang baru tiba dengan helikopter langsung berlari menuju ruangan di mana Rey di sekap.
Baron yang masih tersadar berusaha kembali menodongkan senjatanya ke arah Aldo dan Rey namun dengan cepat Mandez menembak tangan dan kaki Baron hingga senjata itu terlepas. Mandez menyingkir kan senjata milik Baron lalu memanggil salah satu anak buahnya untuk mengikat Baron sedang di luar masih terjadi baku tembak antara dua kubu.
" tuan Rey anda tertembak ! anda harus bertahan ayo kita langsung bawa ke heli tuan Rey harus mendapatkan perawatan " kata mandez dan Aldo pun mengangkat tubuh Rey dan memasukkannya ke dalam heli sementara pasukan musuh semakin terdesak apalagi melihat pimpinan mereka tertembak dan di ikat.
Mendez dan Aldo membawa Rey ke rumah sakit terbesar di Los Angeles dengan menggunakan pesawat heli.
" tuan anda harus bertahan anda harus kuat nona Shofia dan nona Kyara sudah sangat merindukan anda tuan " ucap Aldo yang melihat kesadaran Rey yang semakin berkurang ditambah lagi wajahnya semakin pucat karena kehabisan darah. Rey hanya tersenyum dan berusaha menjaga kesadaran nya.
sesampainya di rumah sakit Rey segera di tangani tim dokter. Aldo dan Mandez diminta menunggu di luar
" pasien kehilangan banyak darah apa kalian bisa mencarikan donor darah untuk pasien " kata sang dokter sesaat setelah memeriksa kondisi Rey.
" golongan darah nya apa dok? " tanya Mandez
" golongan darahnya B "
"baik dok saya akan segera mencarikan pendonor untuk pasien" kemudian Mandez mengetik sesuatu dan menyampaikan pada seluruh karyawan nya untuk bisa mendonorkan darah bagi golongan darah B dan akan memberikan bayaran yang cukup besar pagi pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya.
setelah mendapatkan transfusi darah dokter segera mengambil tindakan operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di dada Rey.
" dokter saya mohon selamatkan atasan saya saya akan membayar berapapun biayanya " ucap Aldo dengan mata berkaca kaca
" baik kami akan melakukan yang terbaik tapi dari hasil rongsen pelurunya mengenai paru paru pasien jadi kami harus melakukannya dengan sangat hati hati dan resiko keberhasilan juga vifti vifti " terang dokter
" ya Tuhan " ucap Aldo sambil mengusap wajahnya.
" kita berdoa saja semoga proses operasi berjalan lancar dan tuan Rey segera pulih kembali " kata Mandez
" baik klo begitu saya akan segera melakukan tindakan operasi sekarang juga "
" ya lakukan lah dok lakukan yang terbaik " kata Aldo
__ADS_1
" baik tuan " lalu sang dokter meminta para perawat untuk segera menyiapkan ruang operasi.