MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 58


__ADS_3

assalamu'alaikum..! " tiba tiba terdengar suara shofia dari balik pintu dan sontak kyara yang mendengar suara maminya langsung berlari menuju maminya. Rey yang melihat kedatangan shofia akhirnya sedikit lega


" mami..! " teriak shofia sambil memeluk tubuh shofia


" kenapa anak mami kok cemberut gitu? " tanya shofia sambil mentoel hidung bangir kyara


" ini mam rambutku jelek nany nggak bisa ngepangin kayak mami.. ! " lapor kyara


" coba mami liat..! enggak bagus kok ini..! sini mami rapiin sedikit " ucap shofia lalu merapikan sedikit rambut kyara,


" kyara abis ini papi tunggu di bawah sarapan setelah itu kita berangkat ke sekolah " ucap Rey lalu turun ke bawah. shofia pun mengisyaratkan ke nany untuk meninggalkan mereka berdua


" mami tadi malam aku menggambar sama papi, sebentar " ucap kyara sambil mengeluarkan buku gambar dari dalam tasnya lalu menunjukkan kepada maminya


" ini..! bagus nggak? "


" wah bagus sekali sayang! " ucap shofia sambil memperhatikan gambar kyara


" ini aku lho yang buat sama papi " cerita kyara pada maminya


" oh ya bagus sekali " puji shofia sambil terus memperhatikan gambar putri sambungnya


" ya udah ayo kita turun ke bawah papi sudah nungguin kita untuk sarapan " ucap shofia sambil memasukkan buku gambar ke dalam tas kyara lalu membimbingnya turun ke bawah untuk sarapan bersama.


selesai sarapan shofia mengantar suaminya dan kyara sampai di depan pintu.


sekilas Rey melihat motor shofia terparkir di samping mobilnya pertanda bahwa motor itu abis di gunakan.


" apa dia ke rumah sakit bawa motor? ah sudah lah bukan urusanku" batin Rey


" mami aku ke sekolah dulu ya..! " pamit kyara sambil mencium punggung tangan maminya


" ya sayang kamu belajar yang rajin ya..! " ucap shofia


" iya mami " jawab kyara. lalu shofia mengulurkan tangan pada suaminya dan Rey pun memberikan tangannya untuk dicium shofia


" saya berangkat dulu, Terima kasih sudah menenangkan shofia " ucap Rey pada shofia sesaat sebelum dia masuk ke dalam mobil


shofia sedikit kaget "apa dia mengucapkan Terima kasih barusan? aku nggak salah denger kan ? " batinnya


" shofia kamu kenapa? " tanya Rey


" ah iya Pak Rey hati hati dijalan dan jangan lupa makan " ucap shofia sambil tersenyum manis pada suaminya dan dijawab dengan anggukan kepala oleh Rey.


lalu Rey pun masuk ke dalam mobil bersama kyara


" kita antar kyara ke sekolah nya dulu al" ucap Rey pada aldo yang sudah duduk dibalik kemudi.


" baik tuan " jawab aldo dan lalu mobil pun perlahan meninggalkan mension


" dada mami assalamu'alaikum! " ucap kyara sambil melambaikan tangannya dari dalam mobil


" waalaikum salam " jawab shofia sambil membalas melambaikan tanganya.


hari ini shofia jadwalnya off dari rumah sakit jadi dia bisa lebih santai, dan hari ini dia bisa menjemput shofia ke sekolahnya.


" mami kita mampir ke kantor papi yuk? " ajak kyara saat perjalan pulang dari sekolahnya


" nggak ah sayang takut ngeganggu papi nanti, kita langsung pulang aja ya! " bujuk shofia


" tapi aku pingin makan siang bareng papi, aku mau makan pizza mami..! " rengek kyara


" kita makan pizza berdua aja gimana? " rayu shofia lagi


" nggak mau aku mau sama papi sama mami" ucap kyara


" ya sudah sebentar mami telpon papi kamu tapi kyara yang bicara sama papi ya? " kata shofia dan dijawab anggukan kepala oleh kyara


shofia pun mengambil ponsel dari dalam tas nya lalu memencet nomor Rey


" ini sayang ngomong sama papi " ucap shofia Sambil menyerahkan ponsel nya pada kyara

__ADS_1


" hallo papi aku pingin makan siang bareng papi dan aku pingin makan pizza " ucap kyara lewat telpon.


Rey yang baru saja keluar dari ruangan meeting tersenyum, ya memang sudah lama dia tidak pernah makan bareng kyara putrinya


" ya udah kamu dimana sekarang? " tanya Rey


" aku sudah di jalan sama mami" ucap kyara


" klo begitu minta mang udin untuk mengantar ke kantor papi " ucap Rey


" oke papi.! tapi aku mau makannya di luar nggak mau di kantor papi " ucap kyara lagi


" iya sayang nanti kita beli pizza yang banyak " jawab Rey dari balik telpon.


" oke papi muach..! " ucap kyara lalu menutup sambungan telponnya.


" kita ke kantor tuan nona ? " tanya mang udin


" iya mang " jawab shofia, lalu mang udin pun menjalankan mobil nya menuju kantor Rey.


mobil sudah terparkir di halaman perusahaan milik Rey. shofia takjub dengan bangunan yang menjulang tinggi


" apa ini perusahaan milik pak Rey " batinnya


"ayo mam kita cari papi? " ucap kyara sambil menarik tangan maminya kemudian mereka berdua berjalan memasuki gedung perusahaan milik Rey.


" permisi tante aku mau cari papi aku " ucap kyara ketika mereka sampai di depan resepsionis


" ah ya maaf mba kita mau mencari tuan Rey " kini shofia yang berbicara pada dua resepsionis


" anda sudah buat janji nona? " tanya resepsionis satunya


" sudah " jawab shofia


" oke sebentar " kata resepsionis tersebut sambil memperhatikan kyara dan shofia lalu menghubungi sekertaris Rey


" nona kyara nona shofia..! kalian sudah tadi kenapa tidak langsung naik ke atas " Sapa Aldo yang baru saja keluar dari lift.


" kyara mau ketemu papi ? " tanya aldo


" iya om! " jawab kyara


" ya udah ayo ikut om ke atas, mari nona saya antar " lalu aldo pun mengajak kyara dan shofia masuk ke dalam lift naik ke lantai 50


" papi??? jangan jangan dia anaknya tuan Rey? aduh mampus kita " kata salah satu resepsionis tersebut


" trus wanita satunya siapa ya? apa istrinya? "


" eh tapi kan tuan Rey tidak punya istri dia itu duren, duda keren! " timpal satunya


" lalu siapa dia apa pacarnya tapi bukannya pacarnya bos itu nona stela ya! "


" mungkin tadi itu baby sitter nya kali " jawab satunya


" eh tapi penampilan nya nggak kayak baby sitter " jawab rekannya


" eh tapi aku lebih suka kalau tuan Rey sama wanita tadi dari pada nona stela, dia itu sok kuasa judes " kata resepsionis yang rambutnya di ceplok


" ya kamu benar..,! ah sudah kita jangan ngegosipin bos bisa bisa kita pecat lagi, ayo kembali kerja " kata rekannya.


sementara dilantai atas shofia dan kyara sudah berada di depan ruangan Rey


" sayang mami tunggu di sini aja ya .! kyara masuk sendiri aja " ucap shofia karena nggak enak


" nggak mau mami juga masuk kedalam" kata kyara


" nggak papa nona, nona silahkan masuk aja " kata aldo


" tapi nggak papa ni klo saya masuk? " tanya shofia lagi dan sedikit ragu


" nggak papa nona, mari..! " lalu aldo pun mengetuk pintu dan terdengar suara Rey dari balik pintu.

__ADS_1


aldo pun membukakan pintu untuk shofia dan kyara


" papi..! " teriak kyara sambil berlari menuju kursi kerja papinya


" sayang jangan lari nanti jatuh ..! " teriak shofia dan benar saja kaki kyara tersandung karpet di ruangan tersebut dan dengan reflek shofia berlari berusaha menangkap tubuh kyara dan begitu juga dengan Rey .


dan tabrakan pun tak dapat dihindarkan Rey yang dengan tiba tiba menangkap tubuh kyara dari depan, sedang shofia yang menangkap tubuh kyara dari belakang pun tidak siap dengan gerakan Rey dan akhirnya mereka bertiga jatuh diatas karpet dengan posisi Rey terlentang paling bawah lalu kyara dan shofia berada paling atas dengan wajah mereka saling beradu


untuk beberapa detik mereka saling beradu pandang wajah meraka saling beradu hanya menyisakan beberapa inc


" mami papi tubuh aku sakit ..! mami berat " terdengar suara kyara dan berhasil menyadarkan mereka dari situasi tersebut. dengan cepat shofia berdiri dan merapikan rambut dan bajunya


" sayang kamu nggak papa? " tanya Rey segera duduk dan memeriksa tubuh putrinya


" nggak papa papi aku nggak papa cuman aku tadi keberatan karena mami menimpaku " jawab kyara polos


" sayang maafin mami ya..!ada yang sakit nggak? " kini shofia yang sedikit panik dan ikut berjongkok di samping kyara dan Rey


" aku nggak papa kok mami "


" bener nggak papa? " tanya shofia lagi memastikan


"iya "


" ah syukur lah " ucap shofia sambil mengelus tubuh putrinya.


Aldo yang melihat adegan tadi hanya menahan senyum


" baik klo begitu saya permisi tuan " ucap aldo pamit dari ruangan tersebut.


kini mereka duduk bertiga di sofa. shofia masih malu mengingat kejadian tadi dimana mereka hampir saja berciuman begitu juga Rey.


" ayo papi kita berangkat sekarang..! aku sudah laper nih " ucap kyara sambil memegang perutnya


" ya sudah kita berangkat sekarang " ajak Rey kemudian Rey memanggil aldo melalui interkom. tak lama aldo pun masuk


" ya tuan! "


" siang ini saya mau makan siang bersama kyara jadi mobil saya yang bawa dan tolong kamu handle pekerjaan selama saya nggak ada "


"baik tuan " jawab aldo sopan.


lalu mereka keluar dari ruangan CEO tersebut. dan di depan lift mereka berpapasan dengan stela


" Rey kalian mau kemana? " tanya stela sambil menatap tidak suka pada shofia


" aku papi sama mami mau makan pizza tante" ucap kyara


" oh tante boleh ikut nggak? " tanya stela


" nggak boleh..! tante nggak boleh ikut ! " jawab kyara lagi


" Rey aku ikut ya? " pinta stela


" kamu tidak dengar kyara nggak mau kamu ikut " ucap Rey dingin


" ccckk" terdengar suara stela berdecak


" kamu temani Aldo saja makan siang aku pergi dulu " ucap Rey lalu masuk ke dalam lift meninggalkan stela yang sedang marah sambil menghentakkan kakinya


" nona stela klo mau makan siang biar sama saya saja " aldo menawarkan diri


" nggak usah aku makan sendiri saja " ucap stela lalu berlalu pergi dari hadapan Aldo.


" jangan harap anda bisa menggangu kebahagian keluarga tuan Rey nona stela " seringai Aldo sambil menatap punggung stela yang berlalu pergi.


*****


gimana lumayan panjang kan..!


tetep dukung aku ya dengan like dan komen serta votenya

__ADS_1


happy Reading 😘😘


__ADS_2