MAMI UNTUK KYARA

MAMI UNTUK KYARA
Episode 80


__ADS_3

setelah kurang lebih 2 jam berada di udara akhirnya pesawat landing di bandara changi. Rey terus menggenggam tangan shofia seolah tak ingin melepasnya.


mereka keluar dari bandara dengan di jemput jasa travel yang sudah di siapkan oleh Aldo. dan mobil pun melesat langsung menuju hotel


" kamu capek? " tanya Rey


" lumayan " jawab shofia.dan mobil terus melaju hingga tiga puluh menit kemudian mereka tiba di sebuah hotel mewah bintang lima


sesampai di lobi hotel mereka sudah disambut oleh pelayan hotel dan langsung diantar menuju kamar mereka yang sudah di boking oleh Aldo sebelumnya.


" kita mau makan dulu atau mandi dulu" tanya shofia


"aku mau makan kamu " jawab Rey langsung memeluk istrinya dari belakang


" sayang jangan gitu aku masih bau belum mandi dari tadi " ucap shofia


" tapi kamu masih wangi kok " jawab Rey sambil mencium tengkuk istrinya membuat shofia meremang


" sayang tapi kita belum sholat ashar kita sholat dulu ya abis gitu makan aku lapar " ucap shofia berusaha mengelak


" baiklah kita sholat dulu " ucap Rey lalu melepaskan pelukannya dan kesempatan itu langsung di gunakan shofia untuk langsung masuk ke kamar mandi mandi untuk membersihkan tubuhnya dan langsungnya berwudhu.


selesai sholat Rey langsung mengajak shofia menuju restoran hotel untuk makan malam


" kita berapa hari di sini trus klo kamu bekerja boleh nggak aku jalan jalan sebentar " ucap shofia karena dia ingin mengunjungi rumah sakit di mana mamanya di rawat saat ini.


" kamu mau ke mana biar aku antar kamu nanti"ucap Rey sambil menyendok makanan dan memasukkan ke mulut nya.


" nggak usah aku nggak papa kok sendiri lagian aku takut nanti mengganggu kerjaan kamu " tolak shofia


" ya sudah kamu hati hati tapi besok pagi kamu ikut saya dulu sebentar ketemu klien "


" oke siap " jawab shofia disela makannya. setelah selesai makan mereka jalan jalan sebentar mengitari jalanan sekitar hotel. setelah selesai keliling sebentar mereka memutuskan untuk kembali ke kamar hotel


" sayang aku mandi duluan ya aku mau berendam " ucap shofia ketika mereka sudah sampai di kamar hotel


" hem " jawab Rey sambil membuka kancing kemejanya dengan senyum jahilnya.


shofia masuk ke kamar mandi mengisi bathtub dengan air hangat lalu menuangkan cairan sabun aroma terapi ke dalam nya. setelah di rasa cukup shofia segera masuk ke dalam bathtub tersebut. Rey yang sudah membuka kemeja diam diam masuk ke kamar mandi lalu dengan sangat hati-hati dia ikut masuk ke dalam bathtub bersama istrinya. shofia yang memejamkan matanya tidak menyadari kedatangan suaminya hingga


" cup" Rey mencium sekilas bibir merah muda milik istrinya. shofia yang terkaget dengan kehadiran suaminya dengan spontan memukul suaminya.


" sayang ih ngagetin aja " ucap shofia berusaha duduk dari sandarannya


" aku mau ikutan mandi bareng kamu sayang " kata Rey dan shofia pun kembali menyandarkan kepala nya sambil memejamkan matanya. dengan posisi saling berhadapan dua menit keadaan masih aman namun 5 menit kemudian Rey mulai bereaksi kakinya yang jenjang mulai menyentuh bagian sensitif milik istrinya


" sayang! " ucap shofia berusaha menegur


" apa " jawab Rey cuek

__ADS_1


" kakinya lho " kata shofia lagi


" kenapa dengan kakiku "


" ccckkk" decak shofia


" sayang mau aku pijitin nggak supaya kamu rileks! " tawar Rey dan mulai modus


" boleh kamu pijitin punggung aku ya sayang ! "


" siap tuan putri " lalu shofia pun merubah posisinya duduk membelakangi suaminya.


Rey dengan lihai mulai memijat punggung suaminya dengan pelan


" gimana sayang enak nggak? " tanya Rey


" hee em enak lumayan. sayang gimana klo kamu buka usaha sampingan jadi tukang pijit lumayan kan! " goda shofia


" tega kamu nyuruh suami kamu jadi tukang pijit? "


" ya kenapa nggak " kata shofia


" emang kamu mau suami kamu pegang pegang cewek lain hemm? " tanya Rey sambil menggigit telinga istrinya


" ya nggak lah awas aja macam macam " ucap shofia dengan tatapan horor


" he he makanya jangan suruh aku jadi tukang pijit, biar aku jadi tukang pijit untuk istriku saja " ucap Rey lalu mencium pipi istrinya. shofia memandang wajah suaminya


" kamu tambah pinter sekarang i like it..! " ucap Rey setelah ciuman mereka terlepas sambil mengusap bibir istrinya yang basah.


" kita lakukan di sini ya? " ajak Rey dan shofia hanya mengangguk patuh dan tanpa menunggu lama Rey mulai bermain main dengan tubuh istrinya memberikan sentuhan sentuhan yang mampu membuat shofia melayang. dan Rey pun kembali melakukan penyatuannya.


hentakkan hentakkan yang di lakukan Rey membuat busa di dalam bathtub tersebut tumpah ke lantai kemudian Rey membimbing istrinya untuk berada di bawah guyuran shower mereka kembali melakukan penyatuan mereka hingga kaki istrinya tak mampu menyangga tubuhnya lalu Rey pun menggendong istrinya meletakkan nya di atas dan mereka lanjutkan lagi kegiatan panas mereka tadi di atas ranjang hingga tengah malam barulah Rey menuntaskan hasratnya. .


mereka berdua terkulai lemas diatas ranjang hotel dan tak lama mereka pun tertidur dalam keadaan sama sama polos.


jam 3 pagi Rey terbangun karena merasakan dinginnya AC di kamar tersebut kemudian Rey bangun untuk mengambil selimut namun dia liat istrinya yang juga tertidur di sampingnya tanpa sehelai benang pun dan kembali hasratnya kembali bangkit. Rey pun mulai menggoda istrinya memberikan sentuhan sentuhan rangsangan dan desahan pun berhasil lolos dari bibir istrinya


" sayang aku capek hemmm..! " ucap shofia dengan mata yang masih terpejam.


" kamu tidur saja biarkan aku yang akan bekerja keras kamu tinggal menikmati sayang " bisik Rey.


shofia yang tanpa busana dengan leluasa Rey bermain main di tempat favorit nya dan harus shofia akui suaminya sangat pandai memuaskan dirinya . shofia menjambak rambut suaminya ketika kepala sang suami berada diantara selangkangannya sungguh ini adalah pengalaman pertama baginya dia merasakan kenikmatan yang luar biasa. tak lama kemudian Rey pun kembali memasukkan batang *********** dan menghentakkan masuk ke dalam pusat inti yang paling dalam milik istrinya erangan dan desahan kembali terdengar di dalam kamar mewah tersebut.


hingga hampir satu jam barulah Rey memuntahkan benihnya ke dalam rahim istrinya. dan erangan panjang keluar dari mulut mereka hingga akhirnya mereka tumbang dengan peluh yang membanjiri tubuh mereka.


Rey mengecup bibir manis istrinya " Terima kasih sayang " bisiknya lalu menutupi tubuh istrinya dengan selimut. dan mereka berdua pun kembali terlelap setelah adegan panas yang baru saja mereka lakukan.


sinar matahari lagi menyelusup di balik gorden kamar hotel mereka shofia mengerjapkan matanya dia merasa sesuatu yang berat menimpa tubuhnya. kemudian dia mengambil ponselnya dan melihat jam ternyata sudah jam tujuh pagi

__ADS_1


" sayang bangun sudah pagi kita belum sholat subuh " ucap shofia berusaha menarik selimut untuk menutupi tubuhnya lalu bergegas melangkah ke kamar mandi untuk mensucikan tubuhnya.


selesai dari kamar mandi shofia kembali membangunkan suaminya


" sayang bangun ayo mandi kamu belum sholat lho ini sudah siang " ucap shofia


" hemm jam berapa sekarang? " tanya Rey


" jam 7 " jawab shofia


" apa jam 7 ya ampun " ucap Rey lalu segera turun dari ranjang dan bergegas masuk ke kamar mandi.


selesai mandi mereka segera turun ke area restoran hotel untuk sarapan pagi. sesekali Rey menyuapi shofia.


selesai sarapan Rey segera mengajak shofia ke rumah sakit


" kita mau ke mana sayang? " tanya shofia ketika mereka sudah berada di dalam mobil taksi online


" ketemu klien aku " jawab Rey dan sekitar lima belas menit mereka tiba di sebuah rumah sakit terbesar di Singapura


" inikan rumah sakit? kita mau apa ke sini? " tanya shofia


" ketemu klien aku ayo turun! " ajak Rey lalu membuka pintu mobil dan turun melangkah masuk ke dalam rumah sakit.


" kamu tunggu sebentar akun mau ke resepsionis dulu " ucap Rey dan Shofia pun menurut dia duduk di sofa ruang tunggu. dan tidak berapa lama Rey mengajak shofia untuk segera masuk ke dalam lift menuju lantai 5.


" ini klo nggak salah rumah sakit tempat mama di rawat, ini kesempatan aku untuk ketemu mama sebaiknya nanti aku telpon dokter faisal " batin shofia


" hey kenapa kamu kok ngelamun " tanya Rey


" ah nggak papa mas " jawab shofia.


" ting" bunyi pintu lift terbuka mereka segera melangkah keluar kemudian mereka segera menuju kamar VVIP yang berada tidak jauh dari lift tersebut.


di depan pintu kamar sudah menunggu seorang dokter dan juga perawat yang menunggu mereka di depan pintu ruangan tersebut.


" selamat datang tuan Rayyan mari silahkan masuk " ucap dokter tersebut. lalu mereka masuk ke dalam ruangan tersebut


" oh ya sebelumnya kenalkan saya dokter leo yang selama ini merawat nyonya Rika "


" apa dokter Rika? " ucap shofia tak percaya


" ya silahkan Anda bisa langsung melihat pasien " ucap dokter loe.


shofia merasa excited banget " sayang ini beneran? " ucap shofia tak percaya. Rey tersenyum sambil menganggukkan kepalanya


" makasih mas makasih sayang kamu sudah membawa aku kemari ketemu mama makasih sayang " ucap shofia sambil memeluk suaminya lalu melangkah mendekati ranjang mamanya di ikut Rey dan dokter loe.


******

__ADS_1


maaf ya sering tekat up nya dan tetep aku minta dukungan kalian like komen dan vote nya kalian para readers ku😍😍😘


__ADS_2