
di dalam mobil Rey tampak diam hanya kyara yang asik berceloteh menceritakan kegiatan bermain wahana air tadi. shofia yang menyadari perubahan sikap sang suami berusaha untuk mencair kan suasana
" sayang kamu kenapa? " tanya shofia setelah kyara tidur efek capek berenang tadi
" kenapa emang " ucap Rey tanpa mengalihkan pandanganya dari jalan raya.
" tu muka kenapa di tekuk? "
" biasa aja "
" apa gara gara tadi? kamu marah aku karena ngobrol sama Pratama tadi? "
" tadi tu dia bantu bawain makanan yang aku pesan tadi.lagian aku kasian sama putrinya, mamanya meninggal saat mamanya melahirkan angel lho mas " terang shofia Rey menyatukan alisnya
" iya tapi kan nggak harus bersikap manis manis gitu sama bapaknya " ucap Rey dengan ketus. shofia menarik sudut bibirnya
" sayang apa kamu cemburu? " tanya shofia sambil mengelus dada sang suami dan bersandar di dada bidang suaminya.
" iya puas.?? "
" ouwww soo sweat banget sih..! makin sayang deh . " sambil mencubit pipi sang suami lalu memeluk lengan sang suami
"ciiiit " auw sayang kenapa berhenti tiba tiba " protes shofia karena suaminya mengerem mendadak hingga kepala terbentur dasbor mobilnya.
" kamu mau menggoda saya di sini ?
saya masih pegang kemudi" ucap Rey sambil melepas belt kemudian mendesak maju ke arah istri nya memegang dagunya dan " cup" sebuah ciuman manis sangat manis dan lembut dia berikan kepada istri nya.
shofia membelalakkan matanya namun sedetik kemudian dia membalas ciuman tersebut ikut larut di dalamnya. mereka terus berciuman hingga decapan decapan terdengar dari kegiatan tersebut sedang tangan Rey sudah mulai meremas bagian favorit istrinya.
" papi sama mami ngapain? " tanya kyara yang tiba tiba bangun sambil mengucek ngucek matanya dan sontak shofia mendorong tubuh sang suami. beruntung kyara tidak melihat secara langsung karena terhalang jok mobil
" ah sayang kamu sudah bangun? " ucap shofia gugup sambil membetulkan pekaiannya yang sedikit berantakan
" tadi mama kelilipan makanya papi tiupin mata mami kamu " kini Rey beralasan
" kamu kenapa bangun sayang " tanya shofia lagi
" aku tadi kaget dan hampir jatuh tadi papi mengerem mendadak " jawab kyara
" iya maafin papi tadi tiba tiba ada kucing nakal lewat " ucap Rey sambil melirik sang istri dan di balas pelototan oleh shofia
" ya udah kamu tidur lagi sini pangku sama mami " dan kyara pun pindah ke kursi depan duduk dipangkuan maminya. lalu Rey pun langsung menyalakan kembali mobilnya bergerak menuju kediaman mereka.
keesokan harinya selesai sarapan Rey dan shofia berangkat ke Jepang dan seperti biasa kyara selalu merengek jika sang mami ikut pergi
" sayang papi ada kerjaan di sana jadi kamu nggak bisa ikut " Rey berusaha memberi pengertian
" tapi mami kenapa ikut juga " protes kyara.
__ADS_1
" mami di sana bantuin papi lagian kamu harus sekolah sayang " kini shofia yang bicara
" memang papi kenapa harus kerjanya jauhan
jauh bukannya perusahaan papi di sini " kyara masih bernegosiasi
" iya tapi sekarang pekerjaan papi ada di Jepang lagian papi sama mami perginya cuman 1 minggu kok " kata Rey lagi
" tapi aku pingin ikut sama mami " rengek nya lagi
" kyara sayang katanya kamu pingin punya adik, klo pingin punya adik kamu nggak boleh ikut sayang papi sama mami kan sekalian mau bikin adek di sana " kini sang oma yang ikut bicara secara absurd setelah melihat drama anak mantunya tersebut.
" oma bohong kemaren juga bilangnya mami sama papi mau bawain aku adik tapi mana! perut mami belum ada adeknya " ucap kyara sambil mencebik kan bibirnya
" iya kan masih buat sayang masak buat langsung jadi, udah ya kyara jangan nangis dan nggak usah ikut nanti klo kyara nangis adiknya nggak mau datang " rayu sang oma lagi
" oh ya nanti kyara bisa kok ajak teman kyara main di sini siapa namanya kemaren? " kini shofia ikut menimpali
" angel? " kata kyara
" nah iya angel " shofia membenarkan
" bener aku nggak papa ajak angel main ke sini? soalnya kata papi aku nggak boleh main sama angel katanya dia mau ambil mami dari aku " ucap kyara polos. shofia membelalakkan matanya kemudian melirik tajam ke arah suaminya sedang Rey pura pura memalingkan wajahnya
" nggak siapa bilang dia mau ambil mami, mami kan cuman punya kyara " ucap sang mami sambil memeluk putrinya
" iya sayang pasti,kamu mau adik berapa satu dua? " tanya Rey
" emang boleh dua? " tanya kyara lagi
" tentu boleh sayang"
" eeeh yang satu aja belum ada sudah main dia aja " batin shofia
" klo gitu aku mau dua " kyara bersemangat
" ya tapi nanti adeknya satu satu keluarnya " ucap Rey lagi
" ya nggak papa "
" ya udah klo gitu papi sama mami boleh pergi ya? " ucap Rey dan kyara menganggukkan kepalanya kemudian shofia memeluk putrinya tersebut
" mami akan sering sering video call nanti. kamu baik baik ya sama nenek sama oma " pesan shofia
" iya mami "
" papi juga berangkat kamu jangan nakal sekolah yang rajin, nanti papa bawakan oleh oleh baju kimono khas Jepang " kata Rey kini giliran memeluk sang putri.
akhirnya Rey dan shofia keluar dari kediaman mereka menuju bandara setelah berpamitan dengan mama dan mama mertuanya setelah drama keluarga berlangsung tadi pagi
__ADS_1
" mang udin tolong agak cepat ya mang kita takut ketinggalan pesawat " ucap Rey setelah mereka berada di dalam mobil.
satu jam kemudian mereka tiba di bandara Rey menggenggam tangan istrinya langsung melakukan boarding pass dan kemudian masuk ke dalam badan pesawat. dan setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 7 jam mereka akhirnya mendarat di bandara internasional Narita. shofia yang baru pertama kali melakukan perjalan jauh dengan pesawat merasa tubuhnya sedikit jedleg.
Rey segera mengajak shofia menuju hotel untuk mengistirahatkan tubuhnya sedang Rey selesai membersihkan dirinya memilih untuk langsung pergi ke tempat di mana cabang perusahaan berdiri.
jam 7 malam shofia terbangun dari tidur nya dan dia tidak melihat keberadaan sang suami. shofia segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
selesai mandi shofia meraih ponselnya dan menghubungi sang suami
" assalamu'alaikum mas kamu dimana? "
" waalaikum salam sudah bangun? "
" sudah aku baru aja abis mandi "
" ya udah mas jemput sekarang, mas saat ini ada di loby hotel sedang membicarakan persiapan untuk acara besok "
" ya udah aku tunggu " ucap shofia lalu memasukkan ponselnya ke dalam tasnya.
lima menit kemudian Rey menjemputnya untuk makan malam bersama dan tampak di restoran hotel sudah ada stela aldo dan juga beberapa orang yang shofia tidak mengenalnya
" sayang ayo duduk, dan ini kenalkan tuan tanaka dan miss sasuke dia yang akan membantu stela memimpin perusahaan di sini" terang Rey dan tuan tanaka dan miss sasuke membungkuk kan badannya dan stela membalas dengan tersenyum.
" maksudnya? stela? "
" iya sayang mulai besok stela akan jadi direktur perusahaan disini "
" oh selamat stela kamu hebat ya masih muda kamu sudah bisa jadi direktur " ucap shofia tulus sambil mengulurkan tangannya
" iya Terima kasih " jawab stela sambil menyambut uluran tangan shofia.
" senang kan loe gua jauh dari Rey " batin stela
selesai mengobrol sebentar mereka segera kembali ke kamar mereka masing-masing.
Rey sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur dan duduk di tepi ranjang dengan bersandar di sandaran ranjang.
shofia baru keluar dari kamar mandi setelah mencuci wajah dan menggosok giginya
" sini sayang" panggil Rey sambil menepuk sisi ranjangnya. shofia pun menurut duduk di samping sang suami. Rey langsung merengkuh tubuh istrinya mencium aroma tubuh shofia.
" sayang besok kamu mau jalan jalan kemana?" tanya Rey sambil mengendus leher istri nya.
" aku terserah kamu aja" ucap shofia sambil menahan gemuruh di dadanya
" he he kita tidak akan melakukannya sekarang kamu pasti capek kan? udah kita tidur aja besok baru kita lakukannya sampai pagi " bisik Rey di telinga istrinya kontan membuat pipinya merona kemudian membaringkan shofia dan tak lama mereka berdua pun tertidur dengan saling berpelukan.
*****
__ADS_1