
Rey lebih dulu mengantarkan mama dan juga kyara dan shofia kembali ke hotel
" sayang kamu istirahat dulu nanti selesai meeting aku jemput lagi ya! " ucap Rey ketika mereka tiba di kamar lobi hotel
" iya mas " jawab shofia
" papi aku boleh temani mami? " tanya kyara
" tentu boleh sayang nanti kamu bobok sama mami " ucap shofia
" eh mana boleh, " potong Rey dan kyara wajahnya langsung cemberut
" oke boleh tapi hanya siang ini nanti malam kamu tidur sama oma oke ..! " ucap Rey
" tapi kenapa pi ? dulu aku boleh tidur sama mami kenapa sekarang nggak boleh? " tanya kyara dengan polosnya.
" sayang jangan gitu kasian kyara," kata shofia
" kyara boleh kok tidur sama mami, kyara pasti kangen ya bobok sama mami? " ucap shofia sambil memangku putri sambung nya tersebut
" bener ya mam! "
" iya sayang " jawab shofia sambil mencubit hidung putrinya
" sayang mana bisa begitu! " ucap Rey tak Terima
" sayang ih biar kyara sekali kali tidur sama kita kasian dia " ucap shofia sambil berbisik dan akhirnya Rey pun pasrah
" ya udah aku berangkat meeting dulu dan aku usahakan selesainya cepat abis gitu kita kembali ke rumah sakit, sayang papi berangkat dulu ya " ucap Rey sambil mencium pipi putrinya dan kemudian beralih mencium pipi istrinya dan mendapat balasan pelototan mata oleh shofia Rey pun berjalan cepat menuju pintu kemudian menghilang di balik pintu.
" sayang kamu cuci kaki dulu trus kita bobok siang" ucap shofia sambil menuntun putrinya menuju kamar mandi. setelah itu mereka segera merebahkan tubuh mereka di atas ranjang dan tidak berapa lama mereka berdua tertidur pulas.
dua jam kemudian Rey kembali dari meeting dan langsung masuk ke kamarnya. dan dia dapati istri dan putrinya masih tertidur pulas.
Rey segera membuka jasnya kemudian ikut berbaring di samping istrinya sambil menatap wajah teduh istrinya di singkirkan nya anak rambut yang menutupi sebagian wajah istrinya.
" sayang Terima kasih sudah mau menjadi istriku sudah mau menerima aku dan putriku dengan tulus, Tuhan sangat baik mengirimkan kamu pada keluarga ini " cup" lalu Rey mengecup kening istrinya lalu mendekapnya dengan rasa sayang.
" heeem..! " shofia menggeliat dari tidurnya lalu membuka matanya
" sayang kamu sudah pulang dari meeting ? " ucap shofia sambil mengerjapkan matanya
" iya aku baru saja sampai kyara masih tidur? "
" iya seperti nya dia kelelahan " jawab shofia
__ADS_1
" ya sudah kamu siap siap gih abis ini kita ke rumah sakit "
" oke klo begitu aku mandi dulu " ucap shofia lalu beranjak dari ranjang
" apa sayang mandi aku ikut..! " kata Rey namun dengan cepat shofia masuk ke kamar mandi lalu mengunci pintunya
" no sayang kamu nanti aja mandinya " teriak shofia dari dalam kamar mandi sambil tertawa keras.
" yang aku mau mandi bareng kamu yang" ucap Rey dari balik pintu
" nggak..! nggak mau lagian aku cuman sebentar " jawab shofia lagi
" yang..! buka dong pintunya..! " namun tidak ada jawaban dari shofia dan akhirnya Rey pun menyerah dan memilih merebahkan tubuhnya di samping putrinya kyara.
setengah jam kemudian shofia keluar dari kamar mandi dengan kimono handuknya. dilihatnya Rey sedang tertidur di samping kyara lalu muncul ide menjahili suaminya. shofia melangkah mendekati suaminya yang sedang tertidur lalu dia teteskan sisa air yang menempel pada rambutnya ke wajah suami nya
Rey mengusap wajahnya kemudian membuka matanya
" sayang kamu mau menjahili aku " ucap Rey sambil menangkap tubuh istrinya lalu menggelitik perut istrinya. shofia meronta kegelian namun Rey tidak memberinya ampun
" sayang ampun..! ampun " ucap shofia sambil tertawa kegelian. Rey menghentikan aksinya kini mereka saling tatap, wajah mereka sangat dekat bahkan hembusan nafas mereka menerpa wajah mereka masing-masing. Rey memiringkan wajahnya hendak mencium bibir ranum istrinya dan kemudian
" plak..! " papi mami jangan di tindih kasian mami, papi kan berat nanti mami keberatan" ucap kyara yang tiba tiba terbangun dan duduk di samping orang tua nya. lalu dengan cepat shofia mendorong tubuh suaminya hingga Rey jatuh terbaring di samping istrinya.
"ih.. papi nakal sama mami dak boleh nakal pi..!" teriak kyara
" biar papi mau hukum mami karena sudah usil sama papi..! " ucap Rey pura pura marah
" ya tapi ndak boleh kayak gitu mami kan sakit,kasian mami..! , papi klo nakal aku mau ajak mami bobok di kamar oma aja " ucap kyara sambil memeluk maminya
" eh kok gitu? " ucap Rey
" biarin..!, mami nanti kita bobok sama oma ya biar papi tidur sendiri nggak ada temannya " kata kyara lagi
" iya sayang" jawab shofia dengan senyum devil.
" ya jangan dong sayang ya udah papi minta maaf sama mami " lalu Rey mengatupkan kedua tangannya
"mami cantik papi minta maaf papi janji nggak akan nakal lagi sama mami ya ya..! maafin papi ya.." ucap Rey
" sayang di maafin nggak papi nya kasian lo nanti papi nangis " bisik shofia di telinga putrinya dan shofia pun menganggukkan kepalanya
" makasih sayang " ucap Rey lalu memeluk ke dua wanita yang dia sangat dia cintai.
" ya udah sekarang kalian berdua mandi sana mami mau siap siap berangkat ke rumah sakit " ucap shofia
__ADS_1
" ya mi..! pi ayo kita mandi " ajak kyara
" oke lets go " ucap Rey
" sini sayang mana mami bukain bajunya " kata shofia sambil membukakan baju kyara lalu melangkah masuk ke kamar mandi
" sayang aku juga mau di bukain bajunya " ucap Rey manja
" aduh sayang ada kyara ih malu nanti dia liat " namun tetep shofia membukakan kancing baju suaminya. Rey terus manatap wajah cantik istrinya
" sudah sana mandi " ucap shofia sambil mendorong tubuh suaminya dan " cup" Rey mencuri ciuman di bibir istrinya sekilas lalu segera berlari ke dalam kamar mandi sedang shofia tersenyum sambil memegang bibirnya. entah kenapa setiap suaminya menyentuhnya dia selalu merasa deg deg an perilaku manis suaminya membuat wajah shofia bersemu merah.
kyara lebih dulu menyelesaikan mandinya lalu shofia memakaikan baju untuk putrinya kemudian merapikan rambut nya dan kini kyara telah rapi.
tak lama kemudian Rey pun keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di pinggang.
" sayang tolong keringkan rambutku " ucap Rey sambil mendekati meja rias lalu shofia meraih handuk kecil yang di pegang suaminya. Rey berlutut di depan istrinya agar mudah istrinya itu mengeringkan rambutnya. sedang kyara duduk di sofa sambil menonton acara di televisi.
setelah semua rapi mereka bertiga keluar dari kamar dan menuju kamar mama widya.
" tok.. tok.. ma.! " panggil shofia pada mama mertuanya
" ceklek " pintu di buka oleh mama widya
.
"kalian sudah siap? " kata mama widya
" ya ma dan ini kami mau titip kyara biar sama mama" ucap shofia
" tapi aku mau ikut sama mami sama papi " rengek shofia
" sayang anak kecil nggak boleh lama berada di rumah sakit, jadi kamu sama oma ya !" ucap Rey
" wah nggak mau ni sama oma? padahal oma mau jalan jalan loe ke Disney Land " kata omanya
" Disneyland oma? aku ikut..! " ucap kyara semangat
" oke klo gitu oma siap siap dulu" kata oma widya
" ya udah nanti biar Aldo yang antar mama aku sama shofia naik taxi online aja " ucap Rey
" ya udah kalian berangkat sana ke rumah sakit kyara biar mama yang jagain "
" ya ma Terima kasih klo begitu kita berangkat ya ma, kyara baik baik sama oma ya! " ucap shofia lalu shofia dan Rey mencium tangan mama widya kemudian berjalan menuju lift untuk turun ke lantai dasar.
__ADS_1