
Di Mansion shofia tampak masih bersedih, Mama Rika dan mama Widya selalu setia mendampingi dan menghiburnya tak ketinggalan pula Vania sang sahabat
" Shofia loe jangan kayak gini terus dong loe tu harus makan ini demi anak yang ada di dalam kandungannya loe" shofia hanya menggeleng
" gua nggak bisa makan lidah gue terasa pahit "
" tapi loe tetep harus makan setidaknya ini untuk dua malaikat yang ada di dalam perut loe" Shofia kembali menangis
" Van gimana nasib anak anak gue jika terjadi sesuatu sama mas Rey "
" hey loe jangan bicara kayak gitu gue yakin pak Rey akan baik baik saja "
" tapi ini sudah tiga hari tapi Aldo belum ngasi kabar ke gue "
" ya mungkin dia masih berusaha nyari, loe kan tau Amerika itu luas, udah sekarang loe yakini diri loe klo suami loe baik baik saja "
" ayo sekarang buka mulut loe " dan Shofia terpaksa membuka mulutnya mengunyah makanan dengan terpaksa.
" Shofia loe jangan kayak gini terus loe harus bangkit loe harus kuat kasian kan anak anak loe " ucap Vania
" ya sayang apa yang di katakan Vania benar kamu jangan seperti mama sewaktu papamu meninggalkan ma dan kamu tau kan bagaimana rasanya menjadi seorang anak melihat orang tuanya terpuruk? "
" ya ma tapi rasanya sangat berat "
" ya mama tau tapi mama yakin Putri mama sangat kuat, kamu liat Kyara dia juga sangat sedih dan dia butuh perhatian kamu dia masih sangat kecil jika kamu terus seperti ini kasian dia nak, jadi kamu harus kuat " kata mama Rika
lalu Shofia menangis sambil memeluk mamanya.
dan tak lama Kyara masuk ke kamar maminya
" mami..! mami jangan nangis lagi aku sedih klo mami nangis terus " sambil mengusap air mata maminya
" ya sayang mami nggak nangis kok, maafin mami ya karena tidak memperhatikan mu beberapa hari ini "
" nggak papa mami karena kata oma mami lagi sakit. oh ya mami tadi aku ketemu sama tante Eliza dia tadi sempet beliin aku es krim " Shofia yang bersandar di sandaran ranjang sedikit menegakkan tubuhnya
" ketemu dimana? "
" tadi di taman waktu aku main sama nany di sana "
" Eliza kenapa ada di sini bukannya dia sekarang di Amerika? " batin Shofia.
" ya udah sekarang sudah hampir sore kamu mandi gih "
" ya mami aku mandi dulu ya tapi abis ini aku boleh kan main sama mami? "
" tentu sayang " Kyara keluar dari kamar maminya kemudian membersihkan dirinya di kamar mandi dibantu salah satu Nany
__ADS_1
selesai mandi Kyara kembali masuk ke kamar maminya. Shofia masih nggan untuk beranjak dari ranjangnya dan tak berselang lama Vania masuk dengan membawa nampan berisi nasi dan juga segelas susu
" shofia loe makan dulu "
" ya nanti saja aku makan "
" cck loe jangan gitu jangan egois anak loe butuh makan apa loe mau anak loe kelaparan? " kata Vania galak
" mami aku suapi ya ? " kata Kyara, Shofia tersenyum lalu mengangguk pelan dan Kyara pun mulai menyuapkan makanan ke maminya.
sambil menahan air mata shofia memandang wajah polos putrinya " Kyara begitu kuat dia bahkan masih sangat kecil ya aku harus kuat demi anak anakku " batin Shofia.
selesai makan menyuapi Shofia memilih membersihkan dirinya kemudian melaksanakan sholat untuk menenangkan jiwanya.
kini sudah hampir satu minggu namun Rey masih belum ada kabar titik keberadaan nya
Aldo dan tuan Mandez dengan dibantu rekannya Mafia terus melakukan pencarian.
dan pagi itu saat semuanya menikmati makan pagi mereka tiba tiba Eliza datang ke Mansion.
" Eliza kamu apa kabar ? kamu kapan kamu tiba di indonesia? "
" kira kira lima hari yang lalu, oh ya aku ikut sedih atas menghilangnya Rey "
" kamu darimana tau klo mas Rey menghilang?"
" Mandez yang memberi tahu makanya aku segera terbang ke Indonesia "
" aku doakan semoga Rey segera ditemukan, oh ya Kyara mana ? "
" ada di dalam masih sarapan apa kau mau sekalian sarapan bersama? "
" boleh kebetulan aku juga belum makan pagi " kemudian mereka berdua melangkah menuju meja makan.
" tante Eliza! " ucap Kyara dan kontan semua mata tertuju pada Eliza yang baru muncul dari ruang keluarga
" hay Kyara sayang " langsung mencium kepala Kyara
" pagi tante " ucap Eliza
" oh ya kenalin ini mama aku dan ini teman aku Vania "
" hay " sambil melambaikan tangannya.
" ayo Eliza silahkan " ucap Shofia lalu Eliza ikut duduk untuk sarapan bersama.
" Kyara makannya harus banyak agar sehat dan nanti bisa konsentrasi belajarnya ya! " ucap Eliza
__ADS_1
" ya tante Eliza" dan mereka terus melanjutkan sarapan mereka.
"sayang ayo kita berangkat! mana tasmu " kata Shofia yang hari ini juga akan masuk ke rumah sakit "
" ya mami "
" ehm maaf apa boleh aku mengantar Kyara ke sekolah? lagian Shofia kamu kan hami besar aku kasian liat kamu pasti capek " kata Eliza. mereka semua saling pandang
" tapi kalo kalian keberatan ya aku nggak papa "
Shofia merasa nggak enak
" tentu kamu bisa mengantarnya, dan Terima kasih kamu mau repot repot mengantar Kyara ke sekolah "
" kamu ini bicara apa aku nggak repot kok, ayo Kyara sayang kita berangkat ke sekolah "
" ya tante " lalu Eliza menggandeng tangan Kyara
" mami aku ke sekolah dulu ya " lalu mencium punggung tangan maminya lalu oma dan juga Vania.
Shofia memandang Eliza yang berjalan sambil menggandeng tangan Kyara ada rasa cemburu di dalam hatinya, tapi ia sadar Eliza juga punya hak atas Kyara karena biar bagaimana pun ia adalah mama kandungnya.
" hey udah ayo kita berangkat nanti terlambat " tegur Vania membuyarkan lamunannya
" ah iya ma kita berangkat ya "
" hem kalian hati hati " lalu mereka berdua segera melangkah keluar dari mansion menuju rumah sakit.
sementara Eliza saat mengantar Kyara ke sekolah nya tiba tiba ponselnya berdering
" sayang kamu masuk ya tante balik dulu nanti siang tante jemput "
" nggak usah tante nanti biar mang udin yang jemput aku "
" oh gitu ya udah kamu belajar yang rajin supaya jadi anak yang pintar "
" ya tante " kemudian Eliza memeluk Kyara lalu mencium kedua pipi putri nya tersebut. lalu melangkah menjauh dari Kyara sambil mengangkat panggilan telponnya
" hallo ada apa? apa ada masalah? "
" ya nona tawanan berusaha untuk kabur "
" apa? kamu awasi terus dia tapi ingat jangan sekali kali kalian sakiti dia ingat itu aku hanya meminta kalian untuk beberapa waktu dan kalian jaga dia baik baik kalo sampai dia terluka maka aku tidak akan memberikan bonus besar pada kalian "
" baik nona "
" dan ingat perketat penjagaan kalian jangan sampai dia kabur lagi "
__ADS_1
" baik nona " lalu Eliza pun mematikan sambungan telponnya.
" maafkan aku Rey aku terpaksa melakukan ini " ucapnya pelan lalu melangkah masuk ke dalam mobil nya.