
Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang Rey masih fokus pada berkas kontrak kerjasamanya dengan beberapa pengusaha dari negara tetangga
"tok tok Rey boleh aku masuk? " terdengar suara stela dari balik pintu
" masuk aja! " ucap Rey masih fokus pada berkasnya
" Rey ini laporan perusahaan selama kamu berada di luar negeri " ucap stela Sambil meletakkan map di atas meja
" oke tarok aja nanti aku cek " ucap Rey masih tetap fokus pada berkas yang dia pegang
" oh ya gimana hasil kemaren sukses? " tanya stela
" Alhamdulillah sukses dan sepertinya kita harus meningkatkan produksi barang karena akan banyak permintaan dari para supplier luar negeri " ucap Rey sambil menutup file yang dia periksa dan tanda tangani
" oke biar nanti aku hubungi pihak produksi untuk meningkatkan produksinya lagi " kata stela
" Rey gimana klo kita makan siang bareng itung itung untuk merayakan keberhasilan kerja sama kamu di beberapa negara ! " tawar stela
" oke ide bagus kalo begitu sepuluh menit lagi kita berangkat kamu tunggu di mobil " ucap Rey
" oke siap aku tunggu di bawah " ucap stela berbinar
"yes..! akhirnya aku bisa juga makan berdua dengan Rey aku yakin lama kelamaan hatinya akan luluh juga denganku " batin stela lalu bangun dari duduknya dan melangkah menuju pintu
" aldo kamu siapkan mobil kita akan makan siang bersama dan sekalian kamu cari tempat untuk kita makan " ucap Rey melalui sambungan intercom
" baik tuan " jawab aldo
stela yang hendak membuka Handel pintu menghentikan gerakannya dan balik menatap Rey
" Rey kenapa harus ngajak aldo sih? apa nggak bisa kita makan berdua aja gitu! " protes stela
Rey bangkit dari duduknya meraih jas yang dia sangkutkan pada sandaran kursi lalu melangkah mendekati stela
" ya nggak bisa gitu dong kasian dia kalo di tinggal. perusahaan bisa bekerja sama dengan perusahaan dari negara lain juga karena berkat aldo jadi dia harus ikut merayakan keberhasilan ini, sudah ayo berangkat " ucap Rey lalu keluar dari ruangan nya melewati stela yang tampak kecewa di depan pintu
" ayo jadi nggak? " ucap Rey yang sudah berjalan lebih dulu
" iya ya.. " jawab stela lalu mengekor dari belakang dengan wajah cemberut.
sampai di bawah aldo sudah duduk di balik kemudi Rey langsung masuk duduk di samping aldo sedang stela duduk di kursi penumpang
" kita berangkat sekarang tuan? " tanya aldo setelah semua duduk di dalam mobil
" hemm , apa kamu sudah mencari tempat ? " ucap Rey
" sudah tuan tempatnya cukup bagus dan saat ini sedang viral di sosmed " terang aldo sambil menjalankan mobilnya.
lalu mobil pun terus bergerak memecah kemacetan ibu kota. sekitar tiga puluh lima menit mereka pun tiba di restoran tersebut. Rey berjalan memasuki restoran dengan stela yang berusaha mensejajarkan tubuhnya sesekali stela memeluk lengan Rey. sedangkan aldo mengikuti dari belakang sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
dan memang benar kata aldo tempat ini sangat bagus banyak spot tempat berselfi di sana.
mereka bertiga sedang duduk di salah satu meja yang letaknya sedikit tersembunyi aldo sengaja memilih meja yang letaknya di sudut ruangan karena dia tau bosnya tidak begitu suka dengan keramaian.
pelayan datang membawakan daftar menu setelah mencatat pesanan pelayan itu pun pergi untuk menyiapkan menu yang di pesan dan tak berapa lama pelayan pun datang membawakan menu pesanan mereka dan tanpa menunggu lama mereka pun menikmati hidangan yang sudah tertata di atas meja.
di hari dan di tempat yang sama shofia dan rekan rekannya pun sedang makan siang di restoran tempat Rey makan siang bersama Aldo dan stela.
shofia dan rekan rekan sedang menikmati makan siang mereka sambil berbincang santai
" shof nanti tolong fotoin aku ya aku mau upload di Ig ku " ucap vania
" ah dasar loe pansos " ujar farid teman koasnya
" biarin suka suka gue dong, awas loe ya ikutan foto " ucap vania
" eh tapi memang tempatnya bagus ya buat foto foto "kini shofia yang berkomentar sambil mengedarkan pandangannya dan tanpa sengaja dia menangkap sosok suaminya sedang makan disuapi oleh wanita cantik. shofia terus menatap suaminya
" siapa wanita itu? " ucapnya shofia dalam hati dan sejurus kemudian si wanita menoleh ke samping
" oh dia kan stela " batinnya lagi.
" shof loe liat apa sih? " tanya vania
" ah nggak gue nggak liat apa apa, ayo katanya loe mau gue foto ayo gue fotoin"ucap shofia berusaha mengalihkan perhatian vania
" ya ayok kita foto di sebelah sana ya " tunjuk vania. lalu mereka pun menuju lokasi dimana disana banyak barang barang antik yang terpajang. setelah beberapa kali jepretan mereka pun kembali ke tempat mereka
" udah dong, eh kita foto bertiga yuk? " ajak vania. kemudian merek bertiga pun foto bersama
" gua permisi sebentar ya mau ke toilet dulu " ijin shofia. lalu dia melangkah menuju toilet karena tidak konsentrasi dia menabrak seseorang
" auw ..! " maaf saya tidak sengaja " ucap shofia meminta maaf
" nggak papa nona, nona tidak apa apa? " tanya laki-laki tersebut
" tidak saya nggak papa kok..! pak Aldo..? "
" nona shofia? "
" lho anda si sini juga sama siapa? " tanya shofia pura pura
" oh itu saya sama tuan Rey dan juga nona stela " shofia melihat ke arah meja Rey tampak stela sedang membersihkan bibir Rey dengan tisu dan berbarengan itu Rey pun menatap ke arah Aldo dan shofia dan dengan cepat shofia mengalihkan pandangannya.
"kita lagi merayakan keberhasilan kontrak kerja kita dengan beberapa perusahaan diluar negeri kemaren " tutur Aldo
" oh selamat ya atas keberhasilan kalian" ucap shofia sambil mengulurkan tangannya dan Aldo pun balas menjabat tangan shofia
" ya terima kasih nona, apa nona mau gabung dengan kita sekalian?" Aldo menawarkan
__ADS_1
" ah nggak usah lagian saya bareng teman teman saya tuh mereka! " tunjuk shofia pada teman temannya yang sedang asyik mengobrol.
" kalau begitu saya permisi ya mau ke toilet dulu "
" baik nona silahkan, oh ya apa nona tidak titip salam ke tuan Rey? " kata Aldo lagi sebelum shofia melangkah
" nggak usah toh nanti saya ketemu di rumah, mari pak Aldo! " ucap shofia lalu melangkahkan kakinya menuju toilet.
shofia menatap dirinya didepan cermin toilet dia merasakan ada yang menusuk dadanya rasanya sangat sesak
" ya ampun kok sesak banget ya ngeliatnya, kenapa begini sih ya Allah..! bukan pernikahan seperti ini yang aku inginkan suamiku tak menghargai aku sebagai istrinya.
ah sudah lah shofia kamu jangan berharap terlalu banyak toh kamu memang sudah tau dari awal kamu menerima juga karena demi kesembuhan mama kamu kan udah nggak usah berharap lebih " batin shofia
"siapa sih wanita itu apa dia pacarnya? klo memang benar kenapa dia tidak menikahinya saja? tapi kata mama widya dia hanya teman sekolah dan rekan kerja pak Rey tapi kok sikap dan bahasa tubuhnya berkata lain " kembali batin shofia berkecamuk
" ah sudahlah shofia nggak usah dipikirkan yang penting sekarang adalah bagaimana kuliahmu berjalan lancar dan pengobatan mamamu juga bisa terus berlanjut, tugas kamu adalah merawat kyara dengan baik semangat..! " ujarnya sambil mengepalkan tangannya di dadanya. lalu shofia pun membasuh wajahnya kemudian menambahkan sedikit bedak dan lip blam ke bibirnya setelah itu dia pun hendak kembali ke teman temannya, namun belum keluar dari toilet tiba tiba stela masuk
" hay kamu dokter yang merawat kyara dulu kan? " tanya stela
" ah iya saya shofia anda nona stela kan ? "
" hemm iya ternyata kamu masih ingat saya, oh ya apa kamu masih sering ketemu kyara? "
" masih kenapa? " kini balik shofia yang bertanya
" saya cuman ngingetin kamu saja jika niat kamu mendekati kyara hanya untuk mengambil hati papanya saya rasa percuma karena papinya sudah punya kekasih dan sebentar lagi akan segera menikah " ujar stela sambil tersenyum licik
" oh ya siapa orangnya apa itu anda? " kata shofia lagi
" hemm iya,. saya adalah kekasihnya dan saya ini calon istrinya " kata stela berbohong
" lalu mengapa Anda mengatakan itu pada saya apa anda takut? "
" ha ha ha..takut .? hey loe..! loe itu bukan saingan gue liat diri dan penampilan loe, loe itu seperti ibu ibu beranak tiga tau nggak? jadi nggak mungkin lah gue takut sama elo secara penampilan gue lebih dari loe! " ucap stela sombong
" ya klo begitu untuk apa anda mengatakan itu sama saya " kata shofia lagi
" gue cuman memperingatkan elo aja supaya elo tidak terlalu berharap oke..! klo begitu gue ke toilet dulu " ucap stela sambil menepuk bahu shofia lalu masuk kedalam toilet.
shofia berjalan keluar dengan menahan amarahnya dadanya terasa panas namun dia coba untuk menahannya dan berusaha menetralisir perasaannya.
shofia kini sudah kembali bergabung dengan teman temannya
" hey shof loe kemana sih ke toilet kok lama banget " ucap vania
" iya tadi gue ketemu ama orang stress di toilet ya udah ayo kita balik sekarang " ajak shofia. lalu mereka bertiga keluar dari dari restoran dan langsung masuk ke dalam mobil menuju rumah sakit.
******
__ADS_1
Terima kasih Terima kasih masih setia sama cerita aku tetep dukung karya aku ya dengan like komen dan vote nya happy Reading 😘😘😘