
hari ini shofia dan Rey kembali fitting baju pengantin karena pernikahan mereka kurang dua hari lagi.
seperti biasa para pekerja boutique yang datang membawakan baju pengantin mereka karena Rey tidak suka dengan keramaian.
" wah mami cantik sekali..! ujar shofia sambil memandang takjub mamanya
" kamu juga cantik sayang " ucap shofia sambil memegang dagu putrinya.
" gimana nona apa rasanya sudah pas? " tanya salah satu karyawan boutique tersebut
" sudah kok sudah pas"jawab shofia sambil memutar mutar tubuhnya di depan cermin.
kyara berlari keluar dari kamar maminya menuju kamar sebelah yang merupakan kamar papinya lalu datang kembali sambil menyeret papinya untuk masuk ke dalam kamar maminya
" pi lihat tu mami cantik kan pake baju itu? " ucap kyara sambil menunjuk me arah shofia
Rey terhipnotis untuk beberapa saat, tubuh shofia sangat sempurna dengan kebaya putih yang melekat pada tubuhnya menunjukkan lekukan tubuhnya. shofia memiliki ukuran buah dada yang cukup besar dengan pinggang ramping serta pantatnya yang cukup berisi. selama ini shofia tidak pernah memakai pakaian yang menunjukkan lekukan tubuhnya dia hanya memakai pakaian kasual dan longgar.
Rey menelan salivanya biar bagaimanapun dia adalah laki laki normal dan dia pernah merasakan nikmatnya bercumbu.
" pi mami cantik kan? papi kok bengong! " tegur kyara dan sontak membuat seisi kamar tersebut mengulum senyum
" ehem maaf Pak Rey apa bajunya juga sudah pas? " tanya salah satu pegawai lainnya
" ah eh iya sudah pas jadi kalian tidak usah merubah nya lagi " ucay Rey dengan wajah yang sedikit memerah karena malu
setelah selesai fitting Rey segera masuk le ruang kerjanya sedangkan shofia melakukan perawatan tubuh dan wajah di sebuah salon terkemuka bersama mama mertuanya dan juga kyara. hampir tiga jam lamanya mereka melakukan perawatan.
setelah selesai mereka pun memilih untuk makan siang
di sebuah restoran yang tidak jauh dari salon tersebut.
" shof mama Minta maaf karena tidak merayakan pesta resepsi pernikahanmu " kata calon mama mertuanya disela sela makannya
" nggak papa kok ma,yang pentingkan akadnya kan?" jawab shofia
" beneran kamu nggak papa? " tanya mamanya Rey lagi
" iya ma nggak papa mama tenang aja " ucap shofia meyakinkan lagi.
__ADS_1
" ya tapi biar bagaimanapun kamu kan seorang gadis yang belum pernah menikah pastilah menginginkan pernikahannya dirayakan " ucap mama widya lagi
" ma..! aku nggak papa kok bener..! mama sudah sangat baik sama aku sama mama aku, bagi aku itu sudah cukup "ucap shofia sambil menggenggam tangan mama widya
" Terima kasih ya sayang atas pengertian kamu"
" ya ma, jadi sekarang mama nggak usah mikirin itu ya! " kata shofia.
" oh ya shof saat acara akad nanti kira kira siapa yang akan kamu Undang? " tanya mamanya.
" nggak ada ma, paling juga vania aja yang aku undang " jawab shofia
" trus kamu sudah kasi tau dia? " tanya mama widya
" sudah ma mungkin nanti malam dia akan datang, nggak papa kan ma dia menginap? tanya shofia
" tentu nggak papa sayang " jawab mama widya
" mami aku mau es krim ..! " rengek kyara
" oh kamu mau es krim? sebentar mama pesankan kamu mau yang rasa apa? " tanya shofia
" aku mau yang stroberi " ucap kyara, lalu shofia! bangkit dari duduknya menuju box es krim lalu dia mengambil dua cup es krim dengan rasa coklat dan stroberi kemudian shofia pun kembali ke mejanya dan meletakkan es krim di depan kyara.lalu membuka cup es krim untuk kyara
keesokan harinya semua orang sibuk mendandani kediaman Rayyan mama widya langsung mengontrol persiapan untuk besok mulai dari catering ruangan tempat tamu dan juga pelaminan tempat akan dilaksanakan akad nikah nanti. tante widya sengaja menyewa salah satu WO ternama di kota itu.
shofia saat ini di kurung di kamar dia tidak boleh keluar sama sekali segala kebutuhan nya di siapkan oleh para nany di sana. jadilah sekarang kyara dan vania yang menemani shofia di dalam kamar. sedangkan Rey dia masih sibuk di ruang kerjanya, awalnya dia hendak berangkat ke kantor hari ini namun mama widya melarangnya mati matian
" apa apaan kamu Rey..! kamu tu mau nikah besok pagi masak kamu mau ke kantor? " ucap mamanya
" iya ma aku banyak kerjaan hari ini " jawab Rey tentu saja dia mendapat tatapan membunuh dari mamanya
nggak hari ini kamu tidak boleh ke kantor jadi kamu harus tetap berada di rumah mana kunci mobil mu " ucap mamanya sambil menyita kunci mobil Rey putranya.
akhirnya Rey pun mengalah dia menghubungi Aldo untuk mengirimkan beberapa file untuk dia kerjakan hari ini dari rumah.
sore menjelang malam barulah segala persiapan selesai di kerjakan seluruh rumah dihias rencananya akad nikah akan dilaksanakan di taman belakang.
pagi pagi sekali time make up sudah tiba di mension mereka langsung mendandani shofia. shofia tampak cantik dengan balutan kebaya, rambutnya disanggul dengan hiasan kepala. make up natural sungguh menambah aura kecantikannya
__ADS_1
para tamu undangan sudah hadir dan duduk di kursi yang di tata rapi di taman tempat di adakannya acara akad nikah penghulu pun baru saja tiba
shofia sudah selesai di dandani
" shofia ya ampun loe cantik banget sumpah " ujar vania
" jadi maksud loe kemaren kemaren gua nggak cantik gitu! " ucap shofia pura pura merajuk
"kemaren cantik tapi hari ini lebih cantik, gua do'akan semoga loe bahagia jadi keluarga sakinah mawaddah " vania mendoakan sahabat sambil menggenggam tangan shofia.
shofia pun memeluk sahabatnya itu "makasih van gue amini doa loe " ucap shofia sambil meneteskan air matanya
" hey loe jangan nangis ini tu hari bahagia loe!" kata vania
" gue ingat mama dan papa gue van saat seperti ini mereka tidak ada di sisi gue " isak shofia
" loe yang sabar gua yakin mama sama papa loe ikut bahagia jika menyaksikan loe menikah, udah loe hapus air mata loe penghulu sudah datang dan acara akan segera di mulai loe nggak mau kan para undangan mengira klo loe kawin paksa sama pak Rey karena melihat loe menangis " kata vania lagi.
shofia segera menghapus air matanya, vania meminta perias wajah untuk memperbaiki make up shofia. setelah selesai time make up pun keluar dari kamar shofia.
pintu kamar shofia pun di buka mama widya datang bersama kyara
" sayang kamu sudah selesai? acara akan segera di mukai, ayo kita turun ke bawah! van kamu antar shofia ke bawah yah kamu juga kyara dampingi mami ya? " ucap mama widya
" ya tan " jawab vania
" ya oma " jawab kyara.
widya menggenggam tangan shofia dan mengelusnya dengan lembut
" sayang Terima kasih mau menjadi istri Rey Terima kasih sudah mau jadi mami kyara. mama tau saat ini Rey belum mencintai kamu tapi mama yakin kamu bisa membuat hati Rey mencair dan jatuh cinta lagi. mama harap kamu bisa menyembuhkan luka hatinya, mama Minta sama kamu kembalikan Rey yang dulu yang penuh kehangatan " ucap mama widya
shofia menatap mata mertuanya " ya ma insya Alloh aku akan berusaha, mama bantu aku juga ya? " ucap shofia
" tentu sayang mama akan selalu dukung kamu " kata mamanya lalu memeluk shofia
" ya sudah ayo kita turun ke bawah " ajak mama widya lalu mereka pun turun ke bawah menuju tempat akad nikah di laksanakan.
****"
__ADS_1
hello para readers ku tetap berikan dukungan kalian dengan memberikan like komen dan votenya
happy Reading 😘😘😘