Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
BAB 1


__ADS_3

Rintik hujan membasahi atap rumahku,


Perkenalkan namaku Cantika berusia 17 tahun, aku adalah anak kedua dari keluarga yang sederhana, aku mempunyai seorang kakak yang Sangat baik, dan dari sini kisahku di mulai.


Bertemu dengan lelaki tampan nan rupawan tapi penuh keangkuhan Bernama Charlie di sebuah perpustakaan Sekolah.


Saat ini aku kelas 12 dan sekolah di SMA ternama di Pekan baru dengan bantuan beasiswa, sekolah faforit yang di gadang-gadang di kota ini, Siang hari saat akan memasuki perpustakaan untuk membuat Pekerjaan aku bertabrakan dengan seorang siswa laki-laki yang trending topik di sekolah siapa lagi kalau bukan Charlie anak hits pemilih yayasan sekolahku.


Dan dengan tidak sopan dia menginjak buku yang akan aku kembalikan di Perpustakaan, dan aku pun sontak menarik bahunya, kemudian berkata ehh...kenapa tidak minta maaf, dia malah pergi begitu saja...


Dan aku pun memilih melanjutkan untuk masuk ke Perpustakaan supaya pekerjaanku cepat selesai, setelah beberapa saat mencari buku aku pun langsung menyalin apa yang di perlukan, satu jam lebih kuhabiskan waktuku untuk menyalin semua Tugasku, setelah itu aku bergegas berkemas untuk pulang.


Setelah menunggu angkot 10 menit lamanya akupun segera naik,,,,tak lama sampailah di Rumah sederhana.

__ADS_1


Dan Bundo berkata kepadaku,,,,Uni kita sedang ada hutang dengan orang, jumlahnya cukup besar, dan beliau meminta untuk membayar segera dalam minggu ini, apakah Uni mau menemui mereka untuk mengulur waktu, aku sempat berfikir dengan keras,,,,


Bundo maksud Bundo,,,uni akan di jodohkan dengan orang itu sebagai ganti hutang Bundooo.


Bundo pun berkata " Uni, maksud mereka jika uni mau, di jodohkan dengan anak mereka, hutang bundo lunas uni,,,tolong di pikirkan ".


Hatiku seolah sesak, dan akupun ingin melanjutkan ke perguruan Tinggi nantinya, tetapi ini adalah berita menohok yang Membuatku mengabaikan cita-citaku, dan aku memutuskan besok untuk menemui orang yang telah menentukan perjodohan itu, siapa tau ada jalan lain, aku pun tak sempat makan dan mengerjakan Pekerjaan Ruamahku.


Hanya membolak-balikkan buku begitu saja, sampai bundo memanggilku untuk makan akupun tak menggubrisnya.


Bergegas aku tidur karena esok harus pergi ke sekolah.


Malam yang dingin aku lalui dengan ke hampaan dan pikiran kosong yang berlalu, dalam hatiku berkata Kenapa bisa terjadi seperti ini....

__ADS_1


Saat kantuk menghampiri kulihat ponselku berdering dan itu dari Danendra sahabat karibku, aku pun bergegas mengangkat telfon darinya, dia ingin mengajakku besok ke pertunjukan teather tapi aku menolak karena sudah ada janji dengan Bundo.


Berusaha kupejamkan mataku untuk terlelap tapi tak bisa,,,sampai aku tertidur dan bangun pukul 06.00 pagi, bergegas aku mandi dan bersiap karena pukul 07.00 aku masuk sekolah, aku sudah berdiri di depan Halte tetapi tak juga kunjung datang angkot, tak lama Danendra datang untuk mengantarku kesekolah.


Sesampai di sekolah akupun jadi bmyak perhatian, yah bagaimanapun Danendra membawa Motor yang terbilang tidak murah, sedangkan aku hanya orang yang beruntung sekolah di situ dengan bantuan beasiswa.


Segerombol kaum hits para cewek-cewek pun menghampiriku untuk bertanya siapa Danendra dan aku hanya membisu lalu pergi begitu saja, bahkan mereka memaksa dan memegang pundakku tapi aku tetap terdiam, hingga salah satu dari mereka akan menendang kakiku tapi dari kejauhan ada suara cowok yang membuat mereka mengurungkan niat menendang dan dia adalah......


Visual Cantika



Nantikan kelanjutannya yah...

__ADS_1


TerimakasihπŸ™πŸ™πŸ™


Love you guys πŸ’™πŸ’™πŸ’™


__ADS_2