
Dua tahun setelah menikah.
“Sayang, bagaimana jika kamu
mengurangi kesibukanmu sebagai model?” Kata Bastian.
“Aku melakukan semua ini juga
demi membantu perusahaanmu kali mas. Memangnya kenapa sih?” Tanya Bella.
“Bagaimana jika kita memiliki
anak?” Tanya Bastian.
“Tidak bisa, aku sedang banyak
tawaran syuting untuk model iklan dan bahkan aku juga mendapat tawaran untuk
main film.” Kata Bella.
“Sampai kapan kamu akan menundanya
sayang?” Tanya Bastian.
“Sampai aku selesai syuting film,
aku janji.” Kata Bella.
“Benarkah? Aku tidak ingin kamu
kelelahan karena syuting, bahkan aku merasa kamu akhir-akhir ini jarang pulang.
Aku kan sangat merindukanmu.” Kata Bastian.
“Kita harus saling mengerti mas,
aku selalu mengerti pekerjaanmu kan jadi tolong mengerti pekerjaanku juga dong.”
Kata Bella.
“Aku antar ya hari ini
syutingnya.” Kata Bastian.
“Tidak usah sayang, Vania yang
akan mengantarku. Lebih baik kamu istirahat dirumah mumpung hari ini kamu
sedang libur kerja.” Kata Bella.
“Kalau begitu sebelum berangkat,
aku mau minta jatah dulu.” Kata Bastian merengek.
“Astaga kamu benar-benat
kekanak-kanakan sekali ya mas, aku kan sudah ganti baju dan siap pergi mas,
bisa-bisanya kamu malah meminta bercinta. Nanti malam saja ya mas.” Kata Bella.
“Tidak mau, kamu selalu bilang
__ADS_1
seperti itu ujung-ujungnya nanti kamu pulang aku sudah pergi ke kantor.” Kata Bastian.
“Lagipula aku sedang buru-buru
mas, aku janji nanti malam aku akan luangkan waktuku hanya untukmu.” Kata Bella.
“Bagaimana jika ternyata kamu
mengingkari janjimu?” Tanya Bastian.
“Aku pasrah padamu dengan semua
gaya percobaanmu dan berapapun durasinya aku akan melayanimu.” Kata Bella
berusaha menyenangkan suaminya.
“Kamu benar-benar istri yang
selalu mengerti aku ya, terima kasih ya sayang. I love u.” Kata Bastian.
“Maaf ya mas aku harus pergi
sekarang, i love you. Sampai jumpa nanti malam.” Kata Bella.
“Aku tidak sabar mencoba gaya
yang lain haha.” Goda Bastian.
“Aku menantikannya.” Kata Bella,
lalu dia segera pergi.
**
segera mengganti baju karena pemotretan akan segera dimulai. Setelah pemotretan
selesai, Bella segera menemui produser dan sutradara film.
“Bagaimana apakah kamu menyetujui
untuk bergabung dengan film AZ?” Tanya produser.
“Tentu saja, saya juga sudah
memikirkannya dan saya sangat tertarik dengan film tersebut.” Kata Bella.
“Di film tersebut juga ada
beberapa adegan mesra, apakah kamu tidak keberatan karena kamu kan sudah
berumah tangga, jangan sampai nanti ada skandal setelah penayangan film ini.” Kata
sutradara.
“Tidak masalah, saya juga harus
bersikap profesional. Lagipula suami saya juga telah memberi ijin pada saya.” Kata
Bella.
“Apakah kamu sudah mengetahui
__ADS_1
siapa lawan mainmu?” Tanya produser.
“Belum, memangnya siapa lawan
main saya?” Tanya Bella.
“Dia salah satu aktor yang sangat
terkenal, kamu sangat beruntung bisa beradu akting dengannya. Dia adalah aktor
William Putra.” Kata produser.
“Apa? Wah beruntung sekali, aku
adalah penggemarnya. Kapan kita segera mulai syuting?” Tanya Bella.
“Bulan depan kita akan mulai
melakukan syuting karena para staff juga sudah menyiapkan semua perlengkapan
film ini. Film ini menghabiskan biaya yang tidak sedikit jadi aku mohon
kerjasamanya dengan sangat baik ya.” Kata produser.
“Semangat untuk film AZ.” Kata sutradara.
Setelah selesai, Bella segera
kembali ke rumah.
“Suamimu tidak keberatan jika
kamu bermain film? Ada adegan kiss and hug loh di film itu.” Kata Vania.
“Jangan khawatir, lagipula itu
hanyalah akting. Aku bisa bersikap profesional.” Kata Bella.
“Baiklah kalau begitu, oh iya
untuk sementara jangan mengunggah apapun di media sosial.” Kata Vania.
“Memangnya kenapa?” Tanya Bella.
“Kamu kan sedang syuting film AZ,
biar para fans mu antusias jadi lebih baik jangan mengunggah yang berhubungan
dengan film itu, intinya no spoiler.” Kata Vania.
“Ok baiklah, aku mengerti.” Kata Bella.
Info :
Menua Bersamamu kembali lagi.
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
__ADS_1
Salam sehat semuanya, terima kasih.