Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bastian melamar Bella


__ADS_3

Keesokan harinya.


Bella terbangun dan betapa


kagetnya dia melihat Bastian memakai setelan jas yang keren disampingnya sambil


membawa sebuah kotak berisi cincin.


“Apa maksudnya ini semua?” Tanya


Bella heran.


“Aku berniat melamarmu. Maukah kamu


menerima lamaranku? Inilah yang aku maksud kemarin. Aku sudah lama membeli


cincin ini untukmu. Sebenarnya aku akan memberikannya kemarin saat makan malam


namun gagal.” Kata Bastian.


“Lalu kamu melamarku disaat aku


bangun tidur seperti ini? Jangan bercanda.” Kata Bella.


“Aku serius, maukah kamu menerima


lamaranku? Setelah kamu menerimaku dan memakai cincin ini aku tidak akan pernah


menerima perjodohan yang dilakukan oleh ibuku. Aku mohon menikahlah denganku.” Kata


Bastian sambil berlutut didepan Bella. Bella pun terharu dan meneteskan air


matanya.


“Kamu tega, bisa-bisanya membuatku


menangis di pagi hari bahkan setelah aku bangun tidur tanpa make up dan hanya


memakai piyama seperti ini.” Kata Bella sambil merengek.


“Lalu bagaimana dengan jawabanmu?”


Tanya Bastian. Bella hanya diam saja dan mengangguk pertanda dia menerima


lamaran Bastian.


“Yes, akhirnya aku akan segera


menikahimu. Yeeees thanks God.” Kata Bastian sambil berteriak dan loncat-loncat


kegirangan. Kemudian Bastian memakaikan cincin tersebut di jari manis Bella


lalu menciumnya dan memeluknya dengan erat.


“Aku belum mandi, badanku bau.” Kata


Bella.


“Aku tidak peduli. Terima kasih


sayang kamu telah menerima lamaranku. Aku sangat mencintaimu.” Kata Bastian.


“Lalu bagaimana dengan acaramu

__ADS_1


hari ini? Bagaimana jika ibumu marah dan membenciku dan membencimu?” Tanya


Bella.


“Aku tidak peduli, setelah ini kita


akan datang berdua ke acara itu.” Kata Bastian.


“Kau jangan bercanda, aku tidak


mau.” Kata Bella.


“Aku akan menunjukkan kepada


mereka bahwa kamulah pilihanku dan mereka harus tau dan menerimanya. Bahkan jika


aku harus keluar dan di usir dari keluargaku aku tidak peduli yang penting aku


selalu bersamamu.” Kata Bastian.


“Aku pasti akan menemanimu sampai


maut yang memisahkan kita. Aku akan bersiap-siap terlebih dahulu.” Kata Bella.


“Baiklah.” Kata Bastian.


**


“Tante Bastian dimana?” Tanya


Carly.


“Kamu tenang saja, dia akan


datang kesini. Dia sedang bersiap-siap.” Kata ibu Bastian.


datang kesini?” Tanya Carly.


“Yakin, dia pasti datang kok. Akhirnya,


tante sangat lega karena semua rencana tante berhasil.” Kata ibu Bastian.


“Lalu bagaimana dengan wanita


itu?” Tanya Carly.


“Hari ini juga dia akan kembali


ke Jakarta.” Kata ibu Bastian.


“Dari mana tante tau?” Tanya


Carly.


“Bastian yang bilang, sudahlah


kamu jangan khawatir.” Kata ibu Bastian.


“Hmmmm baiklah. Sekarang telfon


Bastian lagi dan pastikan dia sekarang sedang menuju kesini, cepat.” Perintah Carly.


“Apa dia bilang? Berani sekali

__ADS_1


dia menyuruhku. Dia sungguh berani.” Kata ibu Bastian dalam hati.


Kemudian ibu Bastian menelfon


Bastian.


“Hallo kamu dimana sekarang?”


Tanya ibu Bastian.


“Aku sedang dijalan.” Kata Bastian.


“Baiklah, ingat jangan bikin malu


keluarga. Kakakmu juga datang barusan.” Kata ibu Bastian.


“Dia datang dengan suaminya?”


Tanya Bastian.


“Dia datang sendiri, mami tunggu


secepatnya.” Kata ibu Bastian.


“Akhirnya aku berhasil membujuk


Bastian, sebenarnya aku juga tidak suka dengan sifat Carly tapi ini semua demi


perusahaanku.” Kata ibu Bastian.


“Mami, apakah Bastian akan


datang?” Tanya kakak Bastian.


“Tentu saja datang.” Kata ibu


Bastian.


“Aku sangat merindukannya, sudah


lama tidak berjumpa dengannya.” Kata kakak Bastian.


“Ayo kita tunggu disana saja,


tamu nya Carly sangat banyak.” Kata ibu Bastian.


“Katanya itu teman-temannya di


Indonesia, dia membelikan tiket untuk datang kesini. Bagaimana perasaan Carly


jika pertunangan ini gagal ya.” Kata kakak Bastian.


“Jangan bicara sembarangan kamu


ya, tentu saja itu tidak akan pernah terjadi.” Kata ibu Bastian.


Tidak lama kemudian, Bastian


datang bersama Bella.



__ADS_1


Seluruh tamu yang hadir termasuk keluarga Bastian dan Carly sangat kaget melihat Bastian datang bersama Bella.


"Aku bangga padanya, dia benar-benar memilih jalan yang terbaik untuknya dengan memilih bersama kekasih yang sangat dicintainya. Semoga kamu bahagia bersamanya adikku." Kata kakak Bastian dalam hati.


__ADS_2