Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bastian menginap dirumah orang tuanya


__ADS_3

Bastian dan Bella tiba di


Jakarta.


“Aku langsung balik yak arena ada


yang harus aku kerjakan.” Kata Bastian.


“Iya, jangan lupa telfon orang


tuamu dan sapalah mereka.” Kata Bella.


“Ok sayang.” Kata Bastian.


Vania mengantarkan Bella untuk


sesi foto.


“Bell, jangan lupa minggu depan


acara reuni.” Kata Vania.


“Astaga iya ya, aku belum bilang


ke kak Bastian.kira-kira dia mau datang tidak ya.” Kata Bella.


“Suruh datang saja, saatnya


kalian berdua itu pamer berdua bersama sebagai pasangan kekasih uwaaaa ciyeee.”


Kata Vania.


“Dasar kamu itu ya, terus kamu bagaimana?Harusnya


kan aku datang denganmu.” Kata Bella.


“Jangan khawatirkan aku, nanti


aku akan datang bersama Amelina. Masih ingat kan sama Amelina? Dulu dia pernah


satu tim saat skripsi.” Kata Vania.


“Tentu saja ingat, bahkan aku


masih ingat saat Amelina meninggalkanku di stasiun pas hujan lagi.”Kata Bella


sambil tertawa.


“Hahaha oh iya ya, itu karena dia


di ancam oleh Laura dan genk nya. Aku penasaran seperti apa sekarang Laura dan


teman-temannya. Apakah masih tetap sombong seperti dulu ya?” Tanya Vania.


“Aku juga penasaran, kita lihat


saja besok saat reuni.” Kata Bella.


“Cepat, bersiap-siaplah, mereka


akan segera mengambil fotomu.” Kata Vania.


“Bagaimana riasanku?Apakah


berlebihan?” Tanya Bella.


“Tidak kok, sangat cantik.” Kata


Vania.


Lalu Bella segera berpose untuk


pengambilan gambar.


**


Setibanya dirumah, Bella menelfon

__ADS_1


Bastian.


“Hallo, lagi dimana sekarang?”


Tanya Bella.


“Aku sedang perjalanan menuju


rumah, aku mau bertemu dengan orang tuaku.” Kata Bastian.


“Oh begitu, jangan lupa belikan


dia sesuatu yang mereka sukai atau makanan kesukaan mereka.” Kata Bella.


“Aku tidak tau makanan kesukaan


mereka.” Kata Bastian.


“Apa?Kamu tidak tau makanan


kesukaan mereka?Astaga parah banget.” Kata Bella.


“Bahkan ibuku juga tidak tau


makanan kesukaanku.” Kata Bastian.


“Kalau begitu belikan kue saja.”


Kata Bella.


“Kue apa?Aku tidak tau harus


membeli kue apa untuk orang tuaku.” Kata Bastian.


“Sekarang kamu mampir ke toko


kue.” Kata Bella.


“Ok sebentar, nanti aku telfon


lagi ya.” Kata Bastian.


menelfon Bella kembali.


“Sayang, aku sudah di toko kue.”


Kata Bastian.


“Disana ada kue apa saja?” Tanya


Bella.


“Ada kue ulang tahun, donat,


brownies, macaron.” Kata Bastian.


“Coba belikan macaron saja, pasti


mereka suka.” Kata Bella.


“Baiklah, aku akan membelinya.”


Kata Bastian.


“Ok, semoga mereka menyukai kue


bawaanmu ya sayang.” Kata Bella.


 


 


“Sepertinya ibuku akan


menyukainya.” Kata Bastian.


“Tentu saja, itu kan pilihanku.

__ADS_1


Good luck ya sayang.” Kata Bella.


**


Setibanya dirumah orang tua


Bastian.


“Untuk apa kamu kesini?”Tanya


ayah Bastian.


“Lebih baik kamu pulang, mami


lelah untuk berdebat denganmu.”Kata ibu Bastian.


“Aku membawakan mami dan papi


macaron, semoga kalian menyukainya.” Kata Bastian.


“Sejak kapan kamu tau kesukaan


mami dan papi?”Tanya ibu Bastian.


“Bella yang merekomendasikannya


dan dia pula yang menyuruhku membelikannya untuk mami dan papi.” Kata Bastian.


“To the point saja, ada apa kamu


kemari?”Tanya ayah Bastian.


“Aku akan tetap menikahi Bella


dan tolong restui hubunganku dengan Bella.” Kata Bastian.


“Apakah dia bisa membuat


perusahaan kita bisa seperti dulu lagi?Sepertinya tidak mungkin dia kan


hanyalah gadis biasa dan berasal dari keluarga biasa.”Tanya ayah Bastian.


“Kalau papi dan mami percaya


dengan Bastian, aku akan berusaha mengembalikan perusahaan papi seperti dulu,


kebetulan aku memiliki banyak relasi dengan perusahaan fashion di Amerika dan


Bella juga pernah menjadi modelnya. Apakah ini bisa cukup untuk membuat mami


dan papi merestui hubunganku dengan Bella?Aku akan membantu perusahaan papi


asal papi dan mami bersikap baik kepada Bella dan mau merestui hubunganku


dengannya.” Ancam Bastian.


“Jadi kamu mengancam mami dan


papi?”Tanya ayah Bastian.


“Tidak, tapi karena papi dan mami


tidak merestui hubunganku maka aku harus bertindak.Jadi apa keputusan papi dan


mami?” Tanya Bastian.


“Baiklah, papi dan mami akan beri


kamu waktu dan kesempatan untuk mempercayakan perusahaan ini kepadamu, jika


berhasil papi dan mami akan merestuimu namun jika gagal papi dan mami tidak


akan merestui hubunganmu dengan Bella.”Kata ayah Bastian.


Lalu Bastian pamit untuk pulang


ke apartemennya.

__ADS_1


“Menginaplah malam ini disini,


mami ingin makan malam bersamamu.”Kata ibu Bastian.


__ADS_2