
Keesokan paginya, Bella bangun
terlebuh dahulu. Dia segera memesan makanan untuk sarapan suaminya. Lalu dia
segera membersihkan diri, setelah itu dia berhias untuk suaminya dan
membangunkan suaminya.
“Sayang, bangun yuk.” Kata Bella.
“Aku masih mengantuk sayang, kamu
kok sudah rapi seperti ini.” Kata Bastian.
“Kamu lupa ya, kita kan akan
pergi honeymoon ke korea. Ayo cepat mandi dulu. Oh ya terima kasih untuk
semalam, kamu benar-benar luar biasa, aku sangat puas dengan permainanmu.” Kata
Bella sambil tersenyum bahagia.
“Hahaha kamu juga sangat pintar
dalam urusan ranjang.” Kata Bastian.
“Tentu saja, cepat mandi dulu
mas.” Kata Bella.
“Harusnya kita mandi bersama lah
sayang, kenapa kamu mandi terlebih dahulu sih.” Kata Bastian.
“Karena aku harus menyiapkan
sarapan untukmu sayang.” Kata Bella.
“Hmmm baiklah, lihat saja nanti
aku akan membuatmu jauh lebih puas haha.” Goda Bastian sambil mencium istrinya.
**
Di bandara.
Bella dan Bastian akan terbang
menuju ke korea selatan.
“Kenapa sih kamu sangat ingin
pergi kesana?” Tanya Bastian.
“Korea selatan itu merupakan
salah satu Negara favoritku sayang dan aku sangat ingin pergi kesana.” Kata Bella.
__ADS_1
“Coba lihat berita hari ini,
mereka mengungkapkan berita pernikahan kita.” Kata Bastian.
“Tapi kita kan sudah menerapkan
privasi jadi media masa tidak bisa meliput acara pernikahan kita. Sudah jangan
main ponsel terus, fokus saja dengan kita berdua, kita nikmati setiap momen
indah bersama.” Kata Bella.
“Iya sayang.” Kata Bastian sambil
mencium istrinya.
“Kamu apa-apaan sih? Jangan menciumku
sembarangan di tempat umum dong, nanti kalau ada yang melihat kita bagaimana. Aku
tidak suka jika aku masuk berita.” Gerutu Bella.
“Bukankah kamu juga sangat
menyukainya?” Goda Bastian.
“Tapi ini tempat umum sayang, ayo
kita naik pesawat sekarang,” Kata Bella. Bastian menggandeng istrinya dan tidak
Selama perjalanan, Bastian begitu
manja dengan Bella demikian juga dengan Bella.
“Sayang, kiss me.” Kata Bastian.
“Tahan dulu sayang, nanti kalau
sudah sampai hotel baru kita melakukannya dengan sepuasnya, ok.” Kata Bella.
“Kita lakukan berkali-kali
pokoknya, hajar terus haha.” Goda Bastian.
“Iya sayang pastinya, aku tau
selama ini kamu sangat menahannya dan akhirnya kita sudah resmi menjadi
sepasang suami istri.” Kata Bella.
“Aku merasa bahwa dunia ini hanya
milik kita berdua sayang.” Kata Bastian.
“Hahaha kamu bisa saja deh. Tidurlah,
__ADS_1
perjalanan kita akan memakan waktu yang cukup panjang.” Kata Bella.
“Tidurlah juga, bersandarlah di
pundakku.” Kata Bastian.
“Iya deh.” Kata Bella.
“Sayang, pokoknya kita harus
berusaha agar kita bisa segera memiliki seorang anak ya.” Kata Bella.
“Iya sayang, memangnya kamu ingin
memiliki berapa anak sih?” Tanya Bella.
“Aku ingin memiliki tiga orang
anak.” Kata Bastian.
“Banyak sekali mas, dua orang
anak cukup kan.” Kata Bella.
“Kamu harus menuruti apa kata
suamimu.” Kata Bastian.
“Tapi aku masih tetap boleh
berkarir kan?” Tanya Bella.
“Boleh asalkan kamu tetap
mengerjakan tugasmu sebagai istriku. Kamu harus atur jadwalmu sebaik mungkin,
tapi ingat urusan suami dan rumah tangga harus nomor satu. Aku tidak mau kamu
jauh lebih mementingkan pekerjaanmu daripada urusan rumah tangga, mengerti?”
Tanya Bastian.
“Iya sayang aku mengerti kok.” Kata
Bella.
“Bagus lah kalau kamu bisa
mengerti. Kita tidur dulu yuk, kita masih lama sampai di korea.” Kata Bastian.
“Iya, aku mau pergi ke toilet
dulu ya.” Kata Bella.
“Baiklah, jangan lama-lama. Aku tidak
mau berpisah denganmu.” Kata Bastian dengan manja.
__ADS_1
“Astaga, aku kan hanya ke toilet
sayang.” Kata Bella sambil tersenyum melihat tingkah manja suaminya.