
Setelah Gus Habib dan Mayra masuk ke dalam mobil, Gus Habib pun mulai menjalankan mobilnya secara perlahan. Mayra berada di mobil bagian belakang, sementara Gus Habib yang mengemudi. Saat dalam perjalanan, hanya keheningan yang menyelimuti. Keduanya sama-sama terlarut dalam lamunan.
👳"May..." Panggil Gus Habib lembut.
🧕"Iya Gus... Ada apa?"
👳"Apakah kamu masih ingin menjadi seorang guru agama?"
🧕"Insyaallah... Gus. Setelah lulus dari universitas, aku mau melanjutkan impianku menjadi guru. Kalau Gus tidak keberatan!" Jawab Mayra dengan memalingkan wajahnya ke arah samping.
👳"Aku tidak keberatan, May... Dari awal aku sudah mengatakan padamu, bahwa aku akan membebaskanmu dari impianmu. Kalau memang impianmu ingin menjadi seorang guru, aku akan mendukungmu. Asal..."
🧕"Asal apa???"
👳"Asal kamu tidak lupa, kalau sudah punya suami, dan asal tidak lupa kalau kamu punya tanggung jawab lain yang lebih penting dari yang lainnya."
🧕"Insyaallah... Walaupun aku belum bisa melayani Gus Habib secara batiniah, tapi aku akan tetap melayani Gus Habib dengan cara lahiriah."
👳"Alhamdulillah... May... Tadinya aku berpikir, bahwa kamu tidak akan pernah melayaniku lahiriyah dan batiniah ku, sampai kamu siap."
🧕"Tidak, Gus. Insyaallah aku akan berusaha untuk melayani Gus Habib dengan ketulusan yang kumiliki.."
👳"Terima kasih, May. Aku sekarang sangat yakin kalau aku tidak salah memilihmu, May."
🧕"Iya Gus... Sama-sama."
Setelah percakapan itu, mereka berdua pun kembali terdiam. Hingga tidak terasa 30 menit kemudian, mereka berdua telah sampai di pekarangan perumahan cluster. Tapi masih megah rumah Abi Furqon dan Umi Hafizah.
Pintu mobil pun dibuka oleh Gus Habib, lalu Mayra keluar dari mobil, dan berjalan dibelakang Gus Habib.
👳"Masuklah, May!"
🧕"Subhanallah... Ini rumah Gus Habib ya? Besar sekali?"
__ADS_1
👳"Iya May.... Dan setelah kata sah terucap dari bibir para saksi cintaku padamu, kini... Rumah ini juga menjadi rumahmu. Dimana saat Kita lelah, ada tempat kita pulang dengan nyaman... Tanpa kita harus memikirkan kapan kita harus membayar kontrakan/rumah. Tidak ada pengusiran setelahnya..."
🧕"Apa maksudnya Gus?" Tanya Mayra heran.
👳"Mayra.... Aku tidak tahu bagaimana penderitaan yang keluargamu alami selama ini. Tapi ada 1 hal yang harus kamu tahu. Aku hanya memiliki satu tujuan atas pernikahan kita."
🧕"Apa itu Gus?"
👳"Menua bersamamu hingga ke surganya..."
🧕"Lalu bagaimana dengan lika-liku kehidupan sehari-hari yang akan kita lalui, Gus?"
👳"Mayra... manusia hanya bisa berharap dan berdoa untuk kebaikan umatnya... Aku hanya ingin menangis bersamamu, bahagia bersamamu, sedih bersamamu, semua hanya bersamamu hingga ke surganya..." Ucap Gus Habib dengan mengusapkan tangannya pada kepala Mayra...
🧕"Terima kasih, Gus... Aku baru menyadari bahwa ada saatnya untuk ku merasakan kasih sayang tulus selain dari keluargaku. Dan itu adalah bukti bahwa cintamu padaku sangat tulus dan suci."
👳"Sama-sama, bidadariku... Cintaku...
أحبك من أجل الله إن شاء الله ... أنت الزوجة الوحيدة مهما حدث.
أنا أؤمن بك يا جوس ... كل حبك الذي أظهرته لي. أشعر بحب كبير وصادق معي ..
🧕"(Aku percaya padamu, Gus... Semua cintamu sudah kau tunjukkan padaku. Aku merasakan cinta yang begitu besar dan tulus padaku.)"
؟هل تشعر به حقا؟ انت لا Part أليس كذلك؟
👳"(Benarkah kamu merasakannya May? Kamu tidak berdusta itu kan?)"
لا يا جاس ... أشعر بحبك الكبير والصادق لي. لهذا السبب
سأحاول أن أفتح قلبي لأحبك ....
🧕"(Tidak Gus... Aku memang merasakan cintamu yang begitu besar dan tulus padaku. Itu sebabnya, aku akan mencoba membuka hatiku untuk mencintaimu...)"
__ADS_1
ولكن ماذا عن اتفاقية ما قبل الزواج ، مايو؟ لا أريد أن أعتبر رجلاً لا يستطيع الوفاء بوعده الله سبحانه وتعالى .... خاصة بالنسبة للمرأة التي هي غالية جدًا بالنسبة لي .
👳"(Tapi bagaimana dengan perjanjian pranikah itu, May? Aku tidak mau dianggap sebagai lelaki yang tidak bisa menunaikan janjinya pada Allah SWT.... terutama pada wanita yang sangat berharga untukku.)"
لا بأس يا جوس ... لسنا بحاجة إلى هذا prenup. يمكننا أن نكون سعداء بدونها
🧕"(tidak apa-apa, Gus... kita tidak memerlukan surat perjanjian pranikah itu. kita bisa bahagia tanpa surat itu.)"
سألتزم ببرنامجنا المسبق ... مايو. أنا آسف ، سنفصل الغرف وفقًا للاتفاقية. لا تقلق ، سنكون بخير. .
👳"(aku akan tetap pada perjanjian pranikah kita... May. maafkan aku, kita akan berpisah kamar sesuai dengan perjanjian itu. tidak usah khawatir, kita pasti akan baik-baik saja.)"
🧕"tapi...."
"أريد فقط أن أكون مسؤولاً عن كل ما نقوم به يا ماي. على الرغم من أننا نجري اتفاقية ما قبل الزواج فقط. لكنني ، كرجل وزوج ، أنا مضطر لأن أكون مسؤولاً عن كل ما نقوم به أمام الله سبحانه وتعالى في يوم من الأيام ...
👳"(aku hanya ingin bertanggung jawab atas segala sesuatu yang kita berbuat, May. walaupun kita hanya membuat surat perjanjian pranikah. tapi aku sebagai seorang lelaki sekaligus suami, wajib untuk mempertanggung jawabkan semua yang kita lakukan dihadapan Allah SWT kelak...)"
نعم جوس ... أنت على حق. أولاً ... اعتقدت أن كوني زوجًا ، لم تكن لدي مسؤولية كبيرة ... ولكن بعد أن عرفت حجم المسؤولية التي يجب أن يتحملها الزوج ... أنا آسف حقًا ، جوس ... لم أفعل يعني أن مثل ذلك ...
👳"(iya Gus... kamu benar. dulu... ku pikir menjadi seorang suami, tidak memiliki tanggung jawab yang besar... tapi setelah aku tahu begitu besar tanggung jawab yang harus ditanggung oleh seorang suami... aku benar-benar minta maaf, Gus... ) hiks... hiks... hiks...(aku tidak bermaksud seperti itu... )"
أنا سعيد جدًا مايرا ... سماع اعترافك ... أنا بخير ، سأفي بمسؤوليتي تجاهك ، حتى لا أستطيع تحملها ... عندها تنتهي مسؤوليتي. أنا مسؤول عن اتفاقية ما قبل الزواج. بعد ذلك ، كنا نحن الاثنين فقطالغرض الحقيقي من الزواج. هدف العيش معا إلى الأبد.
👳"(Aku senang sekali Mayra... Mendengar pengakuanmu... Aku tidak apa-apa, akan aku penuhi tanggung jawabku padamu, sampai aku tidak sanggup menahannya... Disaat itulah tanggung jawabku sudah selesai. Tanggung jawabku dengan surat perjanjian pranikah itu. Setelah itu, hanya ada kita berdua dengan tujuan pernikahan yang sesungguhnya. Tujuan hidup bersama selamanya.)"
🧕"Terima kasih Gus! Entahlah jika bukan denganmu, aku menikah."
👳"Iya May... Aku tidak pernah menyesal memilihmu. Kamu adalah tujuan Hidupku... Jantung hatiku... Dan bidadariku. Tetaplah berbahagia saat bersamaku. Aku mencintaimu."
Dikecupnya kening Mayra dengan penuh cinta
Setelah bersenda gurau diteras depan, Gus habib pun mengajak Mayra masuk ke dalam rumah, sembari menunjukkan kamar tidur untuk mereka berdua tempati sementara. 2 kamar tidur yang bersebelahan.
__ADS_1
Sepanjang waktu, Gus Habib benar-benar menjaga kehormatan Mayra. Dia sama sekali tidak menyentuh Mayra apalagi menemaninya di kamar yang sama.