
“Aku akan mengantarmu pulang,
naiklah mobilku. Nanti biar supirku yang mengantarkan mobilmu.” Kata Bastian.
“Aku tidak ingin ada rumor yang
menyebar tentang kita. Hubungan kita sudah berakhir.” Kata Bella.
“Masuklah, nanti satpam yang
mengantar mobilmu karena hanya dia yang mengetahui kondisi kita sekarang.” Kata
Bastian.
Akhirnya Bella pun masuk kedalam
mobil Bastian.
“Lupakan semua kejadian semalam.”
Kata Bella.
“Kejadian yang mana dulu? Semalam
banyak kejadian diantara kita berdua.” Kata Bastian.
“Semuanya.” Kata Bella.
“Pakailah jaketku.” Kata Bastian.
“Tidak perlu.” Kata Bella.
“Lalu kamu mau menunjukkannya
kepada banyak orang?” Tanya Bastian, akhirnya Bella memakai jaket milik
Bastian.
Setibanya di apartemen Bella,
Bastian ikut turun juga mengantarkan Bella.
“Untuk apa kamu turun? Tidak
perlu mengantarku sampai atas.” Kata Bella.
“Aku akan mengantarmu sampai atas.”
Kata Bastian.
“Tidak perlu, kamu bisa kembali
pulang sekarang.” Kata Bastian.
“Jangan berpikir aneh terhadapku,
aku hanya ingin memastikan kamu tiba dengan selamat.” Kata Bastian.
“Tapi tidak perlu mengantarku
juga sampai didepan pintu kan?” Tanya Bella.
Didalam lift, ada beberapa orang
juga didalam lift tersebut, Bella menunduk karena takut dirinya diketahui.
Kemudian Bastian menggandeng
Bella dan menyembunyikan wajah Bella di dekapannya.
“Pakai kacamatamu.” Bisik
Bastian.
“Ah I iya baiklah.” Kata Bella.
Setibanya di lantai kamar Bella.
Bella dan Bastian pun segera keluar.
“Terima kasih telah mengantarku,
cepat pulanglah.” Kata Bella.
“Aku haus, bisakah kamu memberiku
air minum.” Kata Bastian.
“Apa sih mau kamu sebenarnya?”
Gerutu Bella sambil membuka pintu kamar apartemennya. Bastian pun segera masuk
kedalam apartemen Bella.
“Bagus sekali apartemen milikmu.”
Kata Bastian.
“Cepat pergilah, bagaimana jika
ada orang yang melihat kita berdua.” Kata Bella.
“Tidak akan ada kok, jangan
khawatir.” Kata Bastian.
Kemudian Bella mengambilkan minum
untuk Bastian.
“Cepat minumlah lalu kembali
pulang sekarang juga. Jangan lupa mobilku.” Kata Bella.
“Nanti satpamku akan
mengantarkannya.” Kata Bastian.
Tiba-tiba ada suara bel pintu.
__ADS_1
“Siapa itu? Aduh bagaimana ini.”
Kata Bella bingung.
Kemudian Bella melihat di layar
dan ternyata yang adalah kakaknya Bella yaitu Dina.
“Aduh gawat kak Dina datang.
Cepat sembunyi didalam toilet, oh tidak jangan aduh bagaimana ini.” Kata Bella
sangat panik.
“Temui kakakmu dan jelaskan yang
sebenarnya terjadi, selesai kan.” Kata Bastian.
“Apa kata kakak ku jika dia
melihatmu? Pasti dia akan berpikir macam-macam terhadapku, cepat sembunyi.”
Kata Bella.
“Aku ambil sepatuku dulu, aku
harus sembunyi dimana?” Tanya Bastian.
“Didalam lemariku. Cepat masuk
dan sembunyi.” Kata Bella.
“Apa? Tapi lemari kan sangat
sempit, kakiku saja sangat panjang pasti lelah jika harus menekuknya.” Kata
Bastian.
“Cepat sembunyi sekarang juga.”
Kata Bella tegas, akhirnya Bastian pun bersembunyi didalam lemari Bella.
“Diam disini dan jangan keluar
sebelum aku menyuruhmu.” Kata Bella.
“Iya, cepat temui kakakmu dan
suruh pulang secepatnya karena aku tidak ingin berada didalam lemari terlalu
lama.” Kata Bastian.
Bella kemudian membuka pintu.
“Lama sekali sih.” Kata Dina.
“Ada apa kak Dina datang kesini?”
Tanya Bella.
“Aku merindukanmu adikku sayang.”
Kata Dina.
sendiri? Dimana anak dan suamimu?” Tanya Bella.
“Suamiku sedang pergi dengan
Felicia, mereka berdua pergi ke rumah neneknya dan menginap disana.” Kata Dina.
“Lalu kenapa kamu tidak ikut
bersama mereka? Aku sedang sibuk kak jadi cepatlah pulang ya, aku mohon.” Kata
Bella.
“Tega sekali kamu mengusirku,
pergilah jika kamu ada perlu. Aku akan menginap semalam disini.” Kata Dina.
“Apa? Kamu mau menginap? Tidak
bisa, kak Dina harus pulang.” Kata Bella.
“Kenapa sih kamu kok aneh sekali?
Biasanya kamu menyuruhku datang kesini. Oh pasti Jordi mau datang kesini ya?
Jangan khawatir, aku bisa memakai kamar tamu.” Kata Dina.
“Aduh sial, bagaimana ini.” Kata
Bella dalam hati.
“Bukan begitu, aku sedang
mengerjakan sesuatu dan aku tidak ingin diganggu.” Kata Bella.
“Aku tidak akan mengganggumu,
masuklah kedalam kamarmu. Aku akan masuk ke kamar tamu. Oh iya pinjamkan aku
baju tidur atau aku ambil sendiri saja ya di lemarimu.” Kata Dina.
“Jangan kak, biar aku yang
mengambilkan baju untukmu. Tunggulah didalam kamarmu.” Kata Bella.
Setelah itu Bella mengambilkan
baju untuk kakaknya. Dia membuka pintu lemarinya.
“Ah akhirnya aku bisa bernapas
lega.” Kata Bastian.
“Jangan berisik, kakakku akan
menginap disini. Aduh bisa gawat ini.” Kata Bella.
__ADS_1
“Apa? Cepat suruh dia pulang.”
Kata Bastian.
“Tidak bisa, dia memaksa untuk
menginap disini. Bagaimana kalau kamu lewat jendela saja, tapi tidak mungkin
karena apartemenku ada di lantai yang cukup atas. Ini semua gara-gara kamu.”
Kata Bella.
“Suruh kakakmu cepat tidur lalu
aku akan keluar dari sini.” Kata Bastian.
“Baiklah, tunggu sebentar.” Kata
Bella.
**
Ketika Dina sedang didalam kamar,
Bella kemudian mengajak Bastian untuk keluar secepatnya.
“Cepat keluar dari lemariku, kak
Dina sedang didalam kamar.” Kata Bella.
“Ah syukurlah, kakiku lelah
sekali.” Kata Bastian.
“Itu karena tinggimu yang sangat
berlebihan.” Kata Bella. Ketika Bastian dan Bella akan keluar dari pintu kamar,
tiba-tiba Dina mengetuk pintu kamar Bella.
“Bell, apakah kamu ada didalam? Aku
mau pakai produk perawatan wajah milikmu.” Kata Dina. Karena situasi terjepit,
Bella mendorong Bastian hingga kepalanya terbentur dinding, lalu Bastian pun
segera bersembunyi dibawah ranjang Bella. Setelah itu barulah Bella membuka
pintu kamarnya.
“Ada apa kak?” Tanya Bella.
“Minggir, aku mau mengambil
produk perawatan wajahmu. Aku ingin memakai masker wajah.” Kata Dina.
“Ada kotak make up ku.” Kata
Bella.
“Wah nyaman sekali kamarmu, aku
ingin tidur disini nanti malam.” Kata Dina.
“Apa? Tidak boleh, aku tidak
ingin diganggu, lagipula besok aku ada pemotretan jadi aku harus cukup tidur. Cepat
ambil maskernya dan pakailah dikamar kakak.” Kata Bella.
“Kenapa sih kamu seperti akan
mengusirku saja, cepat bantu kakak memakai masker ini.” Kata Dina.
“Astaga kenapa dia harus menginap
disini dan membuatku kesusahan sih.” Gerutu Bella. Setelah membantu kakaknya
memakai masker.
“Sudah selesai, cepat keluar dari
kamarku.” Kata Bella.
“Iya iya, kamu mau tidur? Masih sore
ini, kita keluar yuk kita makan malam diluar.” Kata Dina.
“Aku sedang malas untuk keluar,
ah tunggu baiklah. Aku akan beli makan diluar lalu kita makan bersama disini
saja.” Kata Bella.
“Makan saja ditempat.” Kata Dina.
“Tidak, aku sekarang tidak bisa
bebas kalau keluar kak. Kakak tunggu saja disini biar aku yang keluar untuk
membeli makan ya.” Kata Bella.
“Kakak ikut sekalian.” Kata Dina.
“Kak Dina.” Teriak Bella.
“Kamu berteriak pada kakakmu?”
Tanya Dina.
“Bukan begitu, tapi aku hanya
hanya ingin segera tidur dan tidak ingin makan malam. Cepat keluarlah dari
kamarku.” Kata Bella.
“Kenapa sih? Kamu aneh sekali
hari ini.” Kata Dina.
__ADS_1
“Aku lelah dan tidak ingin
diganggu.” Kata Bella lalu menutup kamar dan menguncinya.