
Sepuluh hari kemudian, Bella akhirnya diperbolehkan untuk kembali pulang
karena kondisinya semakin membaik namun Bella tetap saja belum sepenuhnya
pulih, karena dia kehilangan ingatannya sebagian. Bella kembali pulang ke apartemennya,
ayah dan ibunya juga berpesan bahwa Bastian yang akan menjaga dan merawatnya.
Awalnya Bella keberatan dan tidak nyaman dengan Bastian calon suaminya namun
karena orang tuanya meyakinkan Bella sehingga dia menuruti kemauan orang
tuanya. Orang tuanya juga berpesan jika Bella dirawat oleh Bastian akan membuat
Bella secepatnya pulih dan bisa
mengembalikan semua ingatannya.
Setibanya di apartemen Bella.
“Apakah ini apartemenku?” Tanya Bella.
“Apakah kamu tidak ingat jika kamu pernah tinggal disini selama ini?” Tanya
ibu Bella.
“Aku tidak ingat, aku hanya ingat bahwa aku tinggal bersama ayah dan ibu.”
Kata Bella.
“Tidak apa-apa, perlahan kamu pasti bisa mengingatnya sayang.” Kata ibu
Bella.
“Lalu bagaimana dengan karirku dan pekerjaanku bu? Aku ada jadwal
pemotretan bu.” Kata Bella.
__ADS_1
“Aku sudah mengatur semuanya, kamu boleh bekerja kembali setelah kamu
pulih. Saat ini kamu harus banyak istirahat.” Kata Bastian.
“Bu, apa benar dia adalah calon suamiku? Kenapa aku bisa lupa dengannya?”
Bisik Bella.
“Tentu saja, makanya ibu percaya padanya. Dia akan menjaga serta merawatmu.
Manfaatkan dia saja jika kamu membutuhkan sesuatu, kamu bisa menyuruhnya sesuka
hati.” Kata ibu Bella.
“Bagaimana jika aku tidak bisa mengingatnya? Aku bahkan tidak menyukainya
bu.” Kata Bella.
“Suatu saat jika kamu bisa mengingat semuanya, pasti kamu akan paham kenapa
dia ingin menikahimu begitu juga denganmu kenapa kamu memilihnya sebagai
“Tapi aku takut bu jika hanya tinggal berdua saja dengannya. Bolehkah aku tinggal
bersama ibu saja?” Tanya Bella.
“Ayah dan ibu akan sering berkunjung ke tempatmu sayang. Ibu harus kembali
pulang ya, kamu harus banyak istirahat ya dan cepatlah sembuh.” Kata ibu Bella.
“Ibu janji kan akan sering menghampiriku?” Tanya Bella.
“Tentu saja, masuklah. Tidak usah mengantar ibu.” Kata ibu Bella.
“Jaga dirimu dengan baik.” Kata ayah Bella.
“Aku titip anakku, jaga dia dengan baik.” Bisik ayah Bella kepada Bastian.
__ADS_1
“Baik pak bu.” Kata Bastian.
**
Sebelum Bella kembali pulang, Bastian telah merenovasi dan mendekorasi
ulang apartemen Bella, dia bahkan menata seluruh ruangannya sebaik mungkin.
“Apakah aku sangat menyukai tanaman dan bunga? Kenapa rumahku penuh dengan
tanaman dan juga bunga ya?” Tanya Bella heran.
“Aku yang menata ini semua khusus untukmu.” Kata Bastian.
“Aku tidak nyaman dengan kamu menjagaku disini, aku sangat tidak bebas berada
didekatmu. Aku harap kamu bisa menjaga jarak dariku, aku bisa melakukan
semuanya sendiri jadi tidak perlu repot-repot mengurusku. Mari kita menjalani
hidup kita masing-masing, aku juga tidak bisa mengusirmu karena ayah ibuku
sangat mempercayaimu.” Kata Bella.
“Baiklah jika memang itu mau kamu, tapi tetap saja aku ingin menjaga dan
merawatmu. Bagaimanapun juga aku adalah calon suamimu dan kita akan segera
menikah.” Kata Bastian.
“Tapi aku tidak menyukaimu.” Kata Bella.
“Suatu saat jika ingatanmu tentangku telah kembali, kamu akan paham dengan
sendirinya. Dan jika memang ketika ingatanmu kembali, kamu tetap tidak
menyukaiku maka aku akan menghargai keputusanmu dan aku mundur serta perlahan
__ADS_1
melupakanmu.” Kata Bastian.
“Aku mau tidur dulu.” Kata Bella segera masuk kedalam kamarnya.