Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bagian 41


__ADS_3

Bastian semakin mendekati Bella, akhirnya Bella pun mendorong Bastian.


“Minggir, aku mau mengambil minum.” Kata Bella.


“Ah sial gagal lagi.” Kata Bastian dalam hati.


Bella segera berlari ke dapur untuk mengambil air minum.


“Huh huh huh apa yang dia lakukan? Benar-benar membuatku ketakutan saja. Bagaimana ini? Aku tidak mau tidur berdua dengannya, tapi aku tidak bisa menolak. Ah aku ada ide lebih baik aku beri dia obat tidur saja biar dia tidur terlebih dahulu hahahahaha.” Kata Bella. Akhirnya Bella membuat teh untuk suaminya yang sudah diberi obat tidur.


“Minumlah, aku membuatkanmu teh.” Kata Bella memberikan secangkir teh untuk suaminya.


“Taruh saja di meja, nanti aku akan meminumnya.” Kata Bastian.


“Padahal aku sedang baik hati membuatkanmu teh tapi kamu malah tidak menghargai usahaku.” Gerutu Bella.


“Baiklah baiklah baiklah, aku akan meminumnya.” Kata Bastian.


Setelah minum, Bastian mulai mengantuk namun dia menahannya karena ingin bercinta dengan istrinya.


“Kamu kenapa? Kamu ngantuk ya? Tidur saja kalau begitu, aku masih mau nonton TV.” Kata Bella.


“Sepertinya dia mulai mengantuk, yes aku berhasil.” Kata Bella dalam hati.


“Kenapa aku jadi mengantuk padahal malam ini harusnya aku bercinta dengan Bella, tapi aku benar tidak tahan lagi ngantuknya.” Kata Bastian dalam hati. Tidak lama kemudian Bastian tertidur.

__ADS_1


“Yes, akhirnya dia tidur juga. Kalau begini aku jadi bisa tidur dengan nyenyak.” Kata Bella.


**


Keesokan paginya.


Bastian terbangun terlebih dahulu, dia pun membangunkan istrinya dengan menciumnya.


“Bangun sayang.” Kata Bastian sambil mencium kening istrinya.


“Hoam aku masih mengantuk.” Kata Bella.


Bastian pun menciumnya lagi, dan membuat Bella menjadi sangat kesal.


“Kita sekarang kan pasangan suami istri jadi wajar jika aku menciummu.” Kata Bastian.


“Tapi aku tidak mengenalmu bahkan aku lupa denganmu. Minggir, aku mau keluar kamar. Tidak tidak ini kan kamarku, keluar dari kamarku sekarang juga karena aku mau ganti pakaian.” Kata Bella.


“Aku tidak mau beranjak dari sini, mulai sekarang ini menjadi kamarku juga.” Kata Bastian.


“Apa kamu bilang? Kamu semakin menyebalkan ya.” Kata Bella, lalu dia keluar kamar. Bastian pun mengejarnya.


“Aku tidak akan berhenti mengejarmu sampai berhasil membuatku luluh kepadaku hahaha.” Gerutu Bastian.


Bella pergi ke dapur, Bastian mengikutinya.

__ADS_1


“Kamu mengikutiku? Kamu benar-benar menyebalkan. Jangan ikuti aku, aku mau pergi ke rumah sakit sendiri hari ini.” Kata Bella.


“Aku tidak akan membiarkanmu pergi sendiri, jadi aku akan mengantarmu. Minggir, aku mau memasak untuk kita berdua.” Kata Bastian.


“Aku tidak ingin makan denganmu, makan saja sendiri.” Kata Bella.


**


Bastian selesai memasak, dia pun memanggil Bella yang ada di kamarnya.


“Sayang, ayo kita makan.” Kata Bastian, ternyata Bella sedang berganti pakaian. Dia saat itu hanya memakai bra saja, tentu saja membuat Bella sangat kaget dan spontan menutupi dadanya dengan telapak tangannya.


“Aaaaaaaaaaaaa.” Teriak Bella, Bastian pun justru tertawa.


“Besar juga milikmu.” Kata Bastian.


“Bisa ketuk pintu dulu tidak? Pasti kamu sengaja kan.” Kata Bella.


“Maaf sayang maaf, lagipula aku kan suami kamu.” Kata Bastian.


“Jangan mendekat, keluar dari kamarku.” Teriak Bella.


“Iya iya, sarapannya sudah siap. Aku tunggu di meja makan ya.” Kata Bastian.


“Waaaaaw lama tidak menyentuhnya ternyata sekarang sudah sebenar itu hahahaha.” Kata Bastian dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2