Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Terjebak hujan


__ADS_3

Ayah dan ibu Bella kembali ke


rumah.


“Kalian sudah makan?”Tanya ibu


Bella.


“Sudah bu, masakan ibu luar


biasa.” Kata Bastian.


“Syukurlah kalau Bastian suka


dengan masakan ibu.”Kata ibu Bella.


“Oh ya kata Bella kamu sudah


melamarnya dan berencana untuk menikahi putrid saya?Apakah itu benar?”Tanya


ayah Bella.


“Benar, saya minta ijin kepada


ibu dan ayah untuk merestui hubungan kami, kami saling mencintai dan jujur saya


tidak bisa hidup tanpa anak ibu dan ayah.”Kata Bastian sambil menunduk meninta


restu kepada orang tua Bella.


“Ayah dan ibu sebetulnya sudah


lama menyetujui hubungan kalian berdua, tapi sebelum kalian menikah kami punya


satu permintaan buat kamu.” Kata ayah Bella.


“Apa permintaan ayah?” Tanya


Bastian.


“Ayah dan ibu ingin agar orang


tuamu merestui hubungan kalian dan tidak membenci putri kami. Apakah kamu bisa


melakukannya?”Tanya ayah Bella.


“Saya akan berusaha demi putrid


ayah dan ibu.”Kata Bastian dengan sangat yakin dan percaya diri.


“Ibu tidak mau jika putri ibu


tidak disukai di keluargamu bahkan membencinya apalagi jika mereka menyusahkan


anak ibu.”Kata ibu Bella.


“Saya janji akan melakukan apapun


demi Bella.” Kata Bastian.


“Terima kasih, ayah dan ibu akan


selalu mendukung kalian dan merestui hubungan kalian.”Kata ayah Bella.

__ADS_1


**


Bastian dan Bella pergi ke kebun


teh milik orang tua Bella.Disana mereka berjalan-jalan sambil menikmati udara


yang sejuk dan dingin.


“Udara disini sangat sejuk, aku


suka sekali.” Kata Bastian, namun Bella hanya diam saja sambil terus berjalan.


“Hei, kenapa kamu diam saja?”


Tanya Bastian.


“Kamu yakin akan melakukan


permintaan ayah dan ibuku? Bagaimana jika orang tuamu masih membenciku dan


tidak mau member restu sama hubungan kita? Apakah kamu akan meninggalkanku?”


Tanya Bella.


“Lihat aku, aku serius bicara


kepada orang tuamu, aku akan melakukan apapun agar kedua orang tuaku bisa


menerimamu dan merestui hubungan kita.” Kata Bastian.


“Benarkah?” Tanya Bella.


“Tentu saja, percayalah padaku.”


Kata Bastian.


mempercayaimu.Mulai mendung, sebaiknya kita segera kembali pulang, sepertinya


akan turun hujan.” Kata Bella.


“Tunggu sebentar, ambilkan fotoku


disini.” Kata Bastian.


“Apa?Kamu masih sempat untuk


berfoto disini?Mulai gerimis kita harus segera kembali pulang.” Kata Bella.


“Sudah jangan banyak bicara,


cepat ambil fotoku disini.Ambil fotoku sebagus mungkin dan yang banyak.” Kata


Bastian, lalu Bella mengambil foto Bastian sebanyak mungkin. Hujan pun semakin


lebat.


“Aduh bagaimana ini?Hujannya


sangat lebat.Ayo kita berteduh di gubuk itu saja, ayo cepat lari.”Ajak Bella


sambil berlari.


Setibanya di gubuk tersebut.

__ADS_1


“Aduh bagaimana ini hari sudah


semakin gelap dan kita terjebak hujan disini.Coba tadi kita langsung pulang


pasti tidak akan terjebak seperti ini, ini semua gara-gara kamu yang minta


berfoto padahal sudah gerimis.” Gerutu Bella. Kemudian Bastian memakaikan jaket


miliknya kepada Bella.


“Pakailah jaketku agar tidak


kedinginan, aku akan memelukmu dari belakang agar kamu tetap hangat.” Kata


Bastian, Bella pun hanya diam saja dan jantungnya berdetak kencang.


“Aduh bagaimana bisa aku terjebak


disini, biasanya kalau di film-film pasti akan terjadi sesuatu hal yang tidak


seharusnya dilakukan, hujan bersahabatlah denganku kali ini, aku mohon


segeralah reda.”Kata Bella dalam hati.


“Kamu kenapa diam saja?Pasti kamu


berpikiran yang aneh-aneh kan haha.” Goda Bastian.


“Bukannya kamu yang selalu


berpikir aneh-aneh, dasar semua lelaki pasti pikirannya negative terus.” Gerutu


Bella.


“Biasanya kalau sudah seperti ini


pasti akan terjadi suatu hal yang bisa dibilang kenikmatan dunia haha.” Goda


Bastian.


“Jangan macam-macam kamu,


lepaskan aku.” Kata Bella.


“Kalau begitu lepaskan jaket


milikku.” Kata Bastian, kemudian Bella melepas jaket milik Bastian.


Hari semakin gelap, Bella


menyalakan lampu yang ada di gubuk tersebut.


“Coba telfon orang tuamu.” Kata


Bastian.


“Tidak ada sinyal saat hujan


lebat seperti ini.Ini semua gara-gara kamu.” Gerutu Bella.


Hujan pun semakin lebat dan hawa


dingin semakin mencekam.Bella merasakan kedinginan yang luar biasa hingga sulit

__ADS_1


untuk bernafas dan berbicara, dia hanya merintih karena kedinginan.Bastian pun


semakin khawatir.


__ADS_2