
Ahmad sudah kembali ke rumahnya setelah makan malam di rumah Fitri tadi. dia langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa memperhatikan sekelilingnya.
ya, sekarang rumah tampak lebih bersih dan lebih tertata rapi.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh. tapi matanya enggan terpejam. padahal tadi dia merasa sangat penat. setelah seharian bekerja dan sorenya dia menemani Fitri berbelanja sayuran.
"ah, gue mandi lagi aja deh biar seger nih badan." kata Ahmad lalu berjalan menuju kamar mandi.
Dia menyalakan keran air panas di bath up dan memberikan minyak aromaterapi ke dalamnya.
setelah menanggalkan semua bajunya, dia masuk ke dalam bath up. berendam sebentar untuk menghangatkan tubuh dan merilekskan pikirannya.
tiga puluh menit kemudian, dia sudah keluar dari kamar mandi dan sudah menggunakan baju tidur lengan pendek.
"ah segarnya. mending gue turun dulu ah, tanya sama pak Maman udah beres semua apa belum bersih-bersihnya.
Ahmad lalu turun ke bawah, melihat sekeliling. memperhatikan apakah ada yang berbeda apa tidak. dia tidak mau kalau mamanya marah-marah karena rumah tidak terawat.
dia melihat dibeberapa sudut ruangan ada banyak bunga anggrek besar yang bermekaran.
"kayaknya tadi gue gak suruh pak Maman buat beli bunga deh. mending gue tanyain Langsung sama orangnya." kata Ahmad.
Ahmad mencari-cari dimana pak Maman berada, karena pak Maman tidak ada di pos satpam. dia juga mendengar ada beberapa orang sedang berbicara. lalu dia mencari sumber suara tersebut.
ternyata di halaman samping rumah ada beberapa orang dan juga pak Maman. dia juga melihat ada banyak bunga disana.
"Pak Maman saya cariin di depan gak ada. ternyata disini." kata Ahmad
"eh, iya tuan. maaf saya kan tadi hanya menjalankan perintah tuan." kata pak Maman menunduk
"eh iya, pak Maman yang pesen bunga anggrek di dalam itu ya?? soalnya tadi sebelum saya berangkat kan gak ada bunga anggrek kaya gitu."
"iya tuan, maaf ya karena saya lancang. tadi saya menghubungi tuan terlebih dulu untuk meminta persetujuan. tapi ternyata ponsel tuan tidak bisa dihubungi. jadi saya pikir tuan pasti setuju tentang rencana saya. kan tuan tau sendiri kalau nyonya besar suka bunga. apalagi Anggrek yang bagus. jadi saya inisiatif untuk memesan 10 bunga anggrek besar berbagai warna untuk ditaruh di dalam ruangan. dan satu mobil bak terbuka berisi banyak bunga untuk di taruh di taman. untuk mengubah suasana. tapi kalau tuan tidak suka. ya sudah saya suruh bongkar semuanya. kan belum terlambat."
"oh iya, pak saya lupa kalau hape saya lowbat tadi belum sempat saya cas. saya sih setuju saja gimana baiknya. soalnya kan kalo bunga di taruh di dalam suasananya jadi terasa beda. mamah pasti suka. mana kwitansinya biar nanti saya bayar semua bunganya."
"syukurlah kalau tuan suka, ini tuan kwitansinya. totalnya ada dua puluh juta. karena tuan tahu sendiri kalau bunga anggrek itu mahal."
"iya ,saya juga tahu. itu tidak masalah. biar saya bayar semua tagihannya. yang penting mamah suka."
"iya tuan."
__ADS_1
"oh ya, untuk bapak-bapak yang sedang menata taman, pastikan taman terlihat bagus ya. akan saya bayar berapapun yang kalian minta."
"baik tuan."
"Pak Maman, kolam ikan yang di belakang itu sudah dibersihkan apa belum??"
"sudah tuan, tapi ikannya tadi banyak yang mati."
"kalau begitu tolong hubungi tukang ikan langganan kita ya, pesan ikan koi 10 ekor, dan pastikan ikannya sehat-sehat. kan bapak tau sendiri saya sibuk. jadi kadang lupa kasih makan."
"baik tuan, akan saya hubungi mereka segera dan sudah saya pastikan besok pagi semuanya sudah siap."
"baiklah, saya masuk dulu. masih ada banyak pekerjaan yang belum saya selesaikan. dan ini pak buat minum kopi atau buat beli camilan di luar." Ahmad menyodorkan beberapa lembar uang ratusan ribu kepada Pak Maman.
"ini kebanyakan tuan." kata pak Maman menerima beberapa lembar uang tersebut
"ya sisanya buat bapak. tapi pastikan sebelum keluar, gerbang terkunci ya pak. saya tidak mau terjadi apa-apa di rumah ini."
"siap tuan. saya permisi dulu."
Pak Maman pun keluar untuk mencari kopi dan camilan untuk dirinya dan beberapa orang yang sedang bekerja menata taman.
sedangkan Ahmad kembali masuk ke dalam rumah menuju ruang kerjanya. dia akan mengecek beberapa email masuk untuk mempelajari pekerjaan yang akan dia tangani besok.
__
Keesokan harinya Ahmad sudah rapi akan berangkat bekerja, sekarang dia tidak perlu lagi menyiapkan sarapan. karena semuanya sudah tersedia di rumah Fitri. sarapan dan juga bekal ke kantor.
"ah, jadi pengen cepet-cepet halalin dia nih." kata Ahmad sambil berjalan keluar menuju garasi.
"hai pak Maman, gimana semuanya?? sudah siap apa belum??"
"oh iya tuan, tinggal sedikit lagi. ikan untuk kolam belum datang tuan. tapi saya pastikan pukul 8 sudah siap semuanya."
"baiklah kalo begitu, nanti kalo ada apa-apa langsung kabari saya ya. saya mau ke kantor dulu."
"baik tuan, silahkan"
pintu gerbang sudah terbuka dan mobil Ahmad sudah keluar menyusuri jalanan komplek perumahan menuju rumah Fitri. itulah aktivitasnya kini. mengantar jemput Fitri.
15 menit kemudian Ahmad sudah sampai di depan rumah Fitri. seperti biasa mereka sarapan terlebih dulu. tapi kali ini mereka bertiga karena Vina memang menginap di rumah Fitri. Fitri pun juga menyiapkan bekal makanan untuk mereka bertiga.
__ADS_1
setelah semuanya beres, tinggal mereka berangkat ke kantor.
"eh, Lo mau bareng gue gak Vin. biar sekalian kita berangkatnya."
"enggak ah, gak enak sama yang punya mobil."
" gak papa kok, ayok kalau mau bareng." tawar Ahmad
"enggak deh, terima kasih. gue nanti mau ada urusan soalnya. kalo bareng kalian nanti gue pulangnya gimana??"
"ya kan ntar Ahmad jemput kita lagi." kata Fitri
"fit, kaya elo gak tau gue aja. gue kan biasanya kalo malam Minggu lembur."
"oh iya juga ya."
"ya udah gue berangkat duluan aja ya Fit, Ahmad."
"iya deh, ini bekalnya jangan sampe ketinggalan."kata Fitri
"oh ya gue hampir lupa."
Vina berangkat kerja terlebih dulu mengendarai sepeda motornya dan tak lupa membawa bekal makanan dari Fitri. sungguh sahabat yang baik hati.
Akhirnya mereka berdua pun berangkat ke kantor, saat berada di perjalanan Ahmad mengatakan sesuatu yang serius pada Fitri.
"fit, besok kamu sibuk gak??"
"kenapa emang??"
"kalo kamu aku ajak ke rumah ku.mau gak??"
" ada acara apa emang??"
"ya gak ada acara apa-apa kok. kan katanya kamu mau kenalan sama orang tua aku. jadi gak??"
"emang orang tua kamu disini??"
",iya, hari ini mereka bakal ke Jakarta. makanya besok aku mau ngenalin kamu sama mereka. mau ya."
"tapi aku takut.."
__ADS_1
bersambung....
Jangan lupa vote....like... coment...dan juga follow author ya...☺️☺️☺️🤗🤗