
Keesokan paginya, Bella bangun terlebih dahulu. Dia jelas teringat apa yang terjadi semalam.
“Astaga dia melakukannya lagi semalam, aku bahkan tidak bisa menahan diriku. Aku benar-benar menikmatinya semalam tapi kenapa sampai saat ini aku belum juga mengingatnya.” Kata Bella dalam hati sambil tersenyum karena teringat kejadian semalam.
Kemudian Bella bangun dan segera mandi. Saat Bella mandi, Bastian terbangun.
“Kepalaku sakit sekali, sepertinya aku minum terlalu banyak. Ah ah dimana istriku ya? Bella Bella Bella kamu dimana sayang?” Panggil Bastian.
Tidak lama kemudian, Bella keluar dari kamar mandi sambil mengenakan handuk yang melilit ditubuhnya.
“Ah sayang ternyata kamu sedang mandi, aku mencarimu kemana-mana.” Kata Bastian.
“Kamu minum terlalu banyak, cepat bersihkan dirimu.” Kata Bella.
“Baiklah. Tolong pesankan sarapan dan suruh bawa kemari ya.” Kata Bastian.
“Iya.” Kata Bella.
“Kenapa dia terlihat biasa saja, dia bahkan sama sekali tidak mengatakan sesuatu tentang apa yang terjadi semalam. Apakah dia tidak ingat dengan kejadian semalam ya?” Tanya Bella dalam hati.
**
Bella dan Bastian makan bersama didalam hotel.
__ADS_1
“Wah enak sekali makanan di hotel ini.” Kata Bastian. Bella hanya diam saja teringat kejadian semalam.
“Sayang kenapa kamu diam saja?” Tanya Bastian.
“Aku kenyang, aku sudah selesai makan.” Kata Bella.
“Duduklah dan makanlah, kamu makan sangat sedikit, hari ini kan kita akan kembali ke Jakarta dan penerbangan juga cukup lama jadi makanlah yang banyak.” Kata Bastian sambil menggenggam tangan Bella namun Bella menarik tangannya.
“Lepaskan aku, aku ingin berganti pakaian dulu.” Kata Bella.
“Baiklah, kalau begitu sebelum sampai di bandara kita makan dulu ya.” Kata Bastian.
“Aku tidak lapar.” Kata Bella.
Selesai berganti pakaian, mereka segera check out dan menuju ke bandara. Mereka mengendarai taksi menuju bandara. Selama diperjalanan, Bella kepikiran dengan kejadian semalam karena semalam dia sangat mendominasi dan sangat aktif dibandingkan Bastian, sehingga dia merasa tidak nyaman namun dia kesal dengan suaminya karena sepertinya suaminya lupa dengan kejadian semalam akibat pengaruh minuman.
“Ah aku ngantuk sekali hari ini.” Kata Bastian sambil bersandar di pundak istrinya.
“Jangan seperti ini, ini sangat tidak nyaman untukmu karena aku sangat pendek.” Kata Bella.
“Ini sangat nyaman untukku.” Kata Bastian.
“Tubuhmu sangat berat, jangan seperti ini.” Kata Bella.
__ADS_1
“Kalau begitu kamu bersandarlah kepadaku sayang.” Kata Bastian sambil mendekap istrinya.
“Aaaaaa jangan seperti ini, lepaskan aku.” Kata Bella sambil berteriak.
“Kamu kenapa sih? Pelankan suaramu, memangnya tidak malu dengan supir taksinya?” Tanya Bastian.
“Harusnya kamu jangan seenaknya memelukku ditempat sembarangan, membuatku tidak nyaman saja.” Gerutu Bella.
“Memangnya salah jika pasangan suami istri saling berpelukan? Kamu aneh sekali.” Kata Bastian.
“Apa kamu bilang? Aku aneh katamu? Justru kamu sangat aneh jika sedang mabuk.” Kata Bella.
“Memangnya aku kenapa saat mabuk? Apakah aku semalam melakukan hal yang memalukan?” Tanya Bastian.
“Jadi kamu tidak ingat dengan kejadian semalam?” Tanya Bella.
“Tidak ingat, memangnya apa yang aku lakukan?” Tanya Bastian.
“Menyebalkan sekali.” Kata Bella.
“Apa yang terjadi semalam? Apakah aku membuatku kesusahan atau membuatmu malu atau cepat katakan apa yang terjadi.” Tanya Bastian.
“Lebih baik kamu melupakannya.” Kata Bella.
__ADS_1
“Jangan membuatku penasaran. Cepat katakan apa yang terjadi padaku semalam?” Tanya Bastian sambil menatap Bella.