
“Kamu mau kemana pagi-pagi
sekali? Ini masih jam 5 pagi loh.” Kata Bastian.
“Aku sudah menyiapkan sarapan
untukmu mas, aku harus pergi karena ada syuting.” Kata Bella.
“Bersama William?” Tanya Bastian.
“Tentu saja mas.” Kata Bella.
“Makanlah dulu sayang, aku
khawatir nanti kamu kelaparan bagaimana.” Kata Bastian.
“Aku bawa bekal kok nanti aku
makan didalam mobil, maaf sayang aku harus berangkat sekarang.” Kata Bella.
“Hmmmm baiklah kalau begitu, mau
aku antar tidak?” Tanya Bastian.
“Tidak perlu sayang, aku bisa
berangkat sendiri kok.” Kata Bella.
“Vania kemana memangnya? Kamu
tidak pergi bersama Vania?” Tanya Bastian.
“Nanti aku langsung ketemu
dengannya disana mas, aku berangkat dulu ya.” Kata Bella.
“Kenapa dia semakin sibuk sih,
aku sebenarnya kesal dengan kesibukannya tapi bagaimanapun juga dia selama ini
sangat banyak membantuku hingga perusahaanku mulai sukses kembali.” Kata
Bastian dalam hati.
**
Bella tiba dilokasi syuting.
“Sudah sarapan belum? Makanlah
terlebih dahulu karena syutingnya sampai malam.” Kata Vania.
“Aku bawa bekal untuk sarapan,
ada didalam mobil.” Kata Bella.
“Aku ambilkan dulu.” Kata Vania.
Setelah itu, Abella memakan
bekalnya.
“Aku bawa agak banyak Van,
makanlah bersamaku.” Kata Bella.
“Kamu harus makan yang banyak
__ADS_1
Bell.” Kata Vania.
“Kamu mau melihatku semakin
gendut? Ayo cepat makanlah bersamaku.” Kata Bella.
“Hmmm baiklah. Kamu tidak apa-apa
kan dengan adegan hari ini?” Tanya Vania.
“Maksudmu adegan berciuman dengan
William? Ini hanya akting, lagipula aku sudah menikah jadi untuk apa aku sampai
bawa perasaan.” Kata Bella.
“Tapi William kan masih lajang,
aku takut dia naksir denganmu.” Kata Vania sangat khawatir.
“Tidak mungkin, dia mengenal
suamiku kok karena dulu pernah bertemu saat di Amerika jadi tidak mungkin dia
naksir padaku.” Kata Bella.
“Tetap saja kamu harus
berhati-hati dengannya ya, aku sangat takut dia mendekatimu lalu menyukaimu.”
Kata Vania.
“Itu tidak akan terjadi,
percayalah padaku.” Kata Bella.
“Baiklah, awas saja kalau sampai
“Habiskan makanannya, aku mau ke
toilet dulu.” Kata Bella.
“Wah pintar sekali kamu ya
menyuruhku untuk menghabiskan makanannya, aku sedang diet.” Kata Vania.
“Diet mulai besok.” Kata Bella.
Syuting pun dimulai, Bella
menghafal dialognya dengan sangat serius.
“Santai saja, kamu pasti bisa
kok.” Kata William.
“Tapi aku sangat gugup.” Kata Bella.
“Tenanglah, ambil nafas yang
dalam lalu hembuskan, lakukan sebanyak tiga kali.” Kata William membantu Bella.
“Huft, aku sudah mulai rileks dan
santai.” Kata Bella.
“Sekarang mari kita berlatih
__ADS_1
dengan dialognya.” Kata William.
Mereka berdua pun berlatih dialog
adegan mereka.
“Lepaskan aku.” Kata Bella.
“Aku mencintaimu dengan tulus,
jangan pergi dan tetaplah bersamaku.” Kata William.
“Maafkan aku, aku harus pergi.” Kata
Bella.
“Good, bagus sekali akting kamu.”
Puji William.
“Wah benarkah? Padahal aku
sedikit kaku loh.” Kata Bella.
“Kamu bisa mengekspresikan dirimu
sesuka hatimu, misalnya seperti haruskah aku menggenggam tanganmu?” Kata
William.
“Boleh, sepertinya kita harus
mencoba cara itu agar aku bisa lebih terlihat sangat natural.” Kata Bella.
Kemudian mereka mulai pengambilan
gambar, Bella harus berakting sedih dan menangis, dia berusaha meluapkan emosinya
agar aktingnya terlihat sangat natural. Pengambilan gambar pun dimulai.
“Lepaskan aku.” kata Bella.
“Aku mencintaimu, aku mohon
jangan pergi dan tetaplah bersamaku.” Kata William sambil menggenggam tangan
Bella.
“Maafkan aku, tapi aku harus pergi.”
Kata Bella sambil menangis. Lalu William menariknya dan menciumnya dengan
sangat mesra.
Dan akting mereka pun selesai.
“Terima kasih atas kerjasamanya.”
Kata Bella.
“Sama-sama, good job.” Kata William.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.