Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bagian 49


__ADS_3

Bastian memaksa Bella agar bercerita tentang kejadian semalam.


“Cepat katakan apa yang terjadi semalam?” Tanya Bastian.


“Tidak ada apa-apa.” Kata Bella.


“Jangan berbohong kepadaku, atau aku akan.” Kata Bastian.


“Kamu mau apa?” Tanya Bella.


“Aku akan melakukannya lagi.” Bisik Bastian yang membuat Bella menjadi ketakutan dan detak jantungnya berdetak sangat kencang.


“Jangan berani macam-macam kepadaku.” Kata Bella.


Bastian tiba-tiba memeluk istrinya dan mencium lehernya. Hal ini membuat Bella kaget setengah mati dan berteriak sangat kencang yang membuat supir taksi menjadi kaget.


“Aaaaaaaa.” Teriak Bella.


“Ada apa bu? Apakah saya terlalu mengebut?” Tanya supir taksi.


“Ti ti tidak ada apa-apa pak, silahkan lanjutkan perjalanannya.” Kata Bella gugup.


“Hahahah bagaimana? Seru kan?” Goda Bastian.


“Apa yang kamu lakukan? Kamu benar-benar membuatku malu dan kesal.” Gerutu Bella.


“Makanya beritahu aku, apa yang terjadi semalam?” Tanya Bastian.


“Ingat kembali apa yang terjadi semalam.” Kata Bella.


“Jadi kamu tidak mau memberitahuku ya? Biasanya kalau orang sedang mabuk itu pasti melakukan hal yang aneh-aneh. Apa jangan-jangan kita berdua bercinta?” Bisik Bastian.


“Stop stop stop, aku tidak ingin bicara lagi denganmu.” Kata Bella kesal.


Akhirnya Bella hanya diam saja tanpa memperdulikan suaminya.


 

__ADS_1


 


**


Setibanya di bandara. Mereka berdua segera turun dari taksi dan masuk kedalam bandara.


“Sayang sayang tunggu aku.” Teriak Bastian, namun Bella tidak peduli dengan suaminya.


Tiba-tiba Bella tertabrak seorang turis asing, dan turis tersebut memarahinya.


“Maafkan saya, saya tidak sengaja.” Kata Bella.


“Dasar wanita kurang ajar, memangnya kamu tidak punya mata ya? Lihat baju dan sepatu mahalku jadi kotor gara-gara kamu. Cepat bersihkan dan lap dengan bajumu.” Kata turis tersebut.


“Tapi saya tidak sengaja, lagipula Anda jalan terlalu cepat dan tidak melihat ada orang didepan Anda.” Kata Bella.


“Apa kamu bilang? Jadi kamu menyalahkanku?” Kata turis tersebut, lalu turis tersebut hampir menampar Bella namun Bastian datang tepat waktu. Bastian segera menyangkal tangan turis tersebut yang akan menampar Bella.


“Jangan berani menyentuh istri saya, kamu bilang baju dan sepatumu sangat mahal? Kamu bahkan memakai barang KW. Pergi dari sini atau aku akan memanggil polisi.” Kata turis tersebut.


Kemudian Bastian menolong Bella bahkan menggendongnya.


“Jika kamu berbicara lagi, aku akan mencium mu ditempat umum.” Bisik Bastian.


Akhirnya Bella hanya diam saja sambil tersipu malu karena banyak orang yang melihatnya.


 


 


**


Setibanya di Indonesia. Bella dan Bastian segera turun dari pesawat.


“Kita langsung balik ke rumah atau bagaimana?” Tanya Bella.


“Memangnya kamu mau kemana?” Tanya Bastian.

__ADS_1


“Aku lapar.” Kata Bella.


“Mau makan apa?” Tanya Bastian.


“Aku mau makan sushi.” Kata Bella.


“Baiklah, kita ke resto Jepang ya.” Kata Bastian.


Akhirnya mereka pergi ke restoran Jepang. Bella benar-benar seperti orang ngidam, dia memesan banyak menu makanan.


“Wah banyak sekali pesananmu, kamu yakin akan menghabiskannya?” Tanya Bastian.


“Tentu saja, aku sangat ingin sekali memakan makanan Jepang.” Kata Bella sambil melahap makanannya.


“Pelan-pelan makannya sayang nanti tersedak.” Kata Bastian.


Dan tidak lama setelah Bastian memperingatkan istrinya untuk memakan pelan-pelan, Bella pun tersedak dan memuntahkan makanannya ke baju Bastian.


“Aduh bagaimana ini? Maaf aku tidak sengaja, biar aku bersihkan.” Kata Bella.


“Tidak usah, pergilah ke toilet, aku akan membersihkannya.” Kata Bastian.


“Tapi kan aku penyebabnya, maafkan aku.” Kata Bella sambil menunduk meminta maaf layaknya anak kecil.


“Aku tidak apa-apa, cepat bersihkan dirimu di toilet, aku akan membersihkan kekacauan ini.” Kata Bastian.


“Maafkan aku, aku tidak sengaja. Kamu boleh memarahiku.” Kata Bella.


“Astaga aku tidak apa-apa sayang, cepat pergilah dan bersihkan dirimu.” Kata Bastian.


“Baiklah, aku pergi ke toilet sekalian memanggil pelayan untuk membersihkan kekacauan ini.” Kata Bella.


“Tidak perlu, aku bisa memanggil mereka.” Kata Bastian.


Tidak lama kemudian, Bella kembali dari toilet, namun Bastian tidak ada di tempat. Bella pun cemas dan mencarinya kemana-mana.


“Bastian Bastian kamu dimana?” Teriak Bella sangat cemas. Dia pun menanyakan kepada semua pelayan dimana keberadaan suaminya namun tidak ada yang mengetahuinya.

__ADS_1


Bella pun seperti orang kehilangan karena sampai menangis mencari-cari suaminya. Dia menelfonnya namun ternyata ponselnya tertinggal di atas meja.


“Bastian kamu dimana? Maafkan aku jika aku sangat menyebalkan dan merepotkanmu. Cepat kembalilah.” Kata Bella sambil menangis.


__ADS_2