Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Season 2 Bagian 23


__ADS_3

Ibunya Jordi memanggil Bella.


“Jordi semakin kritis, cepatlah


temui dia.” Kata ibunya Jordi.


Kemudian Bella bergegas


menghampiri Jordi.


“Jordi apa yang terjadi? Ada apa


denganmu? Kamu kenapa?” Tanya Bella.


Tiba-tiba Jordi menghembuskan


nafasnya yang terakhir.


“Jordi.” Teriak ibunya Jordi


sambil menangis.


Tiba-tiba ibunya Jordi menampar


dan menjambak Bella.


“Aaaaa kenapa tante melakukan ini


padaku? Lepaskan saya tante.” Kata Bella.


Kemudian Bastian datang dan


menolong Bella.


“Ini semua gara-gara kamu,


seharusnya aku melarang Jordi untuk mendekatimu karena sejak awal aku memang


tidak menyukaimu.” Kata ibunya Jordi.


“Jadi tante menyalahkan saya atas


kepergian Jordi?” Tanya Bella.


“Kemarin malam dia pergi


menemuimu tapi dia melihatmu dengan laki-laki lain, bahkan laki-laki itu masuk


kedalam apartemenmu. Laki-laki itu adalah mantan suamimu sendiri, karena kesal


Jordi kembali pulang dalam keadaan mabuk lalu dia mengalami kecelakaan. Ini


semua karena ulahmu, pergi kamu dari sini.” Usir ibunya Jordi. Bella pun lemas


mendengar cerita ibunya Jordi.


“Ini semua salahku.” Kata Bella

__ADS_1


sambil menangis di lantai.


“Jangan salahkan dirimu, kamu


tidak salah. Ini semua sudah kehendak Tuhan. Bangunlah dan antarkan dia ke


peristirahatan dia yang terakhir. Bangunlah, aku akan mengantarmu.” Kata


Bastian.


**


Di pemakaman Jordi, Bella


menangis dan menyesal.


“Untuk apa kamu datang kesini?


Puas kamu melihat dia pergi? Sekarang kamu bisa bersenang-senang, dari awal


memang kamu sepertinya tidak tulus dengan anakku.” Teriak ibunya Jordi sambil


terus menjambak-jambak rambut Bella namun Bella hanya diam saja menerima


perlakuan ibunya Jordi.


“Maafkan saya.” Kata Bella lirih.


“Sampai kapanpun saya tidak akan pernah


memaafkanmu, pergi kamu dari sini.” Kata ibunya Jordi sambil mendorong Bella.


“Bangunlah, ayo kita pulang.”


Kata Bastian.


“Kenapa dia pergi karena aku,


seandainya kemarin kamu tidak mengantarku dan tidak masuk kedalam apartemenku


dan tidak melakukan kesalahan itu pasti ini semua tidak akan terjadi. Aku benci


denganmu.” Kata Bella sambil menangis dan memukul lengan Bastian.


“Maafkan aku, ayo kita kembali


pulang. Bangunlah, aku akan mengantarmu pulang.” Kata Bastian.


“Lepaskan aku, aku bisa pulang


sendiri. Tolong biarkan aku sendiri.” Kata Bella.


“Kondisimu tidak stabil, sudahlah


aku akan mengantarmu pulang.” Kata Bastian.


Akhirnya Bastian mengantar Bella

__ADS_1


kembali pulang ke apartemennya, dan didepan apartemen dia banyak reporter.


“Bagaimana ini?” Tanya Bella.


“Suruh manajermu untuk mengatasi


hal ini.” Kata Bastian.


“Manajerku mengirim pesan


kepadaku agar sementara menginap dulu di tempat lain atau menginap di hotel.


Manajerku akan memberikan klarifikasi kepada mereka. Antarkan aku ke hotel saja


kalau begitu.” Kata Bella.


“Tinggallah sementara dirumahku


dan untuk sementara lebih baik nonaktifkan saja ponselmu.” Kata Bastian.


“Disaat seperti ini, aku hanya


ingin sendiri dan menenangkan diriku.” Kata Bella.


“Baiklah, kalau begitu


menginaplah di hotel saja.” Kata Bastian.


**


Setibanya dihotel.


“Istirahatlah, aku akan


memesankan makan untukmu.” Kata Bastian.


“Aku tidak ingin makan, aku mau


tidur saja.” Kata Bella.


“Badanmu panas, tidurlah aku akan


mengompresmu dan membelikan obat untukmu.” Kata Bastian.


“Aku tidak apa-apa, pergilah.”


Kata Bella.


“Kamu harus sehat dan harus kuat


menghadapi ini. Aku hanya ingin merawatmu.” Kata Bastian.


“Manajerku nanti bisa datang


merawatmu, aku bisa meminta ibuku juga untuk datang kesini.” Kata Bella.


“Keluargamu akan sedih jika

__ADS_1


mengetahui kondisimu seperti ini, aku mohon biarkan aku yang merawatmu.” Kata


Bastian, Bella pun mengangguk.


__ADS_2