Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Season 2 Bagian 28


__ADS_3

Bella menyelamatkan Bastian dan


membawanya ke tepi kolam renang.


“Bangunlah, jangan bercanda.” Kata


Bella sambil terus menangis sambil memberikan nafas bantuan untuk Bastian. Tidak


lama kemudian Bastian pun sadar.


“Bercandamu tidak lucu.” Kata Bella


sambil memukul Bastian.


“Ternyata kamu masih peduli


padaku.” Kata Bastian sambil tersenyum.


“Aku pergi dulu.” Kata Bella,


namun Bastian menarik tangan Bella.


“Tega sekali kamu meninggalkanku,


bantu aku dan bawa aku kedalam kamar.” Kata Bastian.


“Kamu bisa berjalan sendiri kan?”


Tanya Bella.


“Tidak bisa, bantu aku.” Kata


Bastian. Akhirnya Bella membantu Bastian.


“Kenapa kamu menyelamatkanku?” Tanya


Bastian. Namun Bella hanya diam saja.


“Lihat aku, kenapa kamu


menyelamatkanku? Kamu khawatir kan padaku?” Tanya Bastian.


“Aku sedang tidak ingin bicara


denganmu.” Kata Bella.


Setibanya didepan kamar Bastian. Bella


segera pergi namun Bastian menarik tangan Bella.


“Mau kemana?” Tanya Bastian.


“Aku tidak ingin ribut dengan


istrimu, masuklah dan biar istrimu yang merawatmu.” Kata Bella.


“Vania sedang pergi, masuklah.” Kata


Bastian.


“Kamu gila ya? Aku tidak mau.” Kata


Bella.

__ADS_1


Bastian segera membuka pintu


kamarnya dan Vania tepat dibalik pintu.


“Bukankah kamu sedang pergi?”


Tanya Bastian kepada Vania.


“Jangan salah paham, ini tidak


seperti yang kamu lihat jadi jangan berpikir negatif.” Kata Bella. Tanpa berkata


apapun Vania menampar Bella.


Plak


“Ini untukmu karena menggoda


suamiku.” Kata Vania.


Plak


“Ini peringatan untukmu untuk


menjauhi suamiku.” Kata Vania.


Plak


“Kamu bukan lagi sahabatku dan


aku akan berpura-pura tidak mengenalmu.” Kata Vania.


“Apa yang kamu lakukan padanya?”


“Sebaiknya jaga suamimu dengan


baik. Apakah kamu telah memberikan kasih sayang pada suamimu? Aku ragu


sepertinya kamu tidak memberikan kepuasan pada suamimu sehingga suamimu


memintaku untuk memberikan kasih sayang padanya.” Bisik Bella kepada Vania.


“Dasar kurang ajar.” Kata Vania


sambil menampar Bella, beruntung Bella menghindarinya.


“Bastian sangat murka dengan


wanita kasar dan pemarah sepertimu.” Bisik Bella, kemudian Bella pergi


meninggalkan mereka berdua.


Bastian puas melihat keberanian


Bella mengatakan seperti itu pada Vania.


“Minggir.” Kata Bastian.


“Aku tidak suka jika kamu


menemuinya kembali.” Kata Vania.


“Aku juga tidak suka jika kamu

__ADS_1


kasar padanya.” Kata Bastian.


“Jadi kamu lebih membela dia


dibandingkan istrimu sendiri?” Tanya Vania.


“Tentu saja aku jauh lebih


membela dia, kamu bahkan tidak bisa menjaga sikapmu.” Kata Bastian.


“Lalu kenapa kalian berdua basah


semua? Apa yang kalian lakukan?” Tanya Vania.


“Percuma aku menjelaskan karena


kamu juga tidak akan pernah percaya.” Kata Bastian.


**


Vania merasa bersalah pada


suaminya, sehingga dia meminta maaf pada suaminya.


“Maafkan aku.” Kata Vania.


“Jangan minta maaf padaku tapi


minta maaflah pada Bella.” Kata Bastian.


“Apa? Aku tidak bersalah, justru


dia yang bersalah padaku karena menggodamu.” Kata Vania.


“Aku akan memaafkanmu jika Bella


memaafkanmu.” Kata Bastian.


“Apa kamu bilang? Sampai kapanpun


aku tidak akan pernah meminta maaf terlebih dahulu padanya.” Kata Vania.


“Aku juga tidak akan pernah


memaafkanmu sampai kamu mau meminta maaf padanya.” Kata Bastian.


“Kamu benar-benar kejam mas, kamu


tega sekali padaku.” Kata Vania.


Namun Bastian tidak menjawab


sepatah katapun.


“Lebih baik kita kembali pulang


ke rumah saja mas, percuma kita menginap disini kalau tidak melakukan apapun.” Kata


Vania.


Akhirnya mereka berdua memutuskan


untuk kembali pulang ke rumah. Mereka tinggal dirumah Bastian.

__ADS_1


__ADS_2