
Bella tidak bisa tidur karena
memikirkan hubungannya dengan Bastian.
“Kenapa? Sedang memikirkan apa?”
Tanya Bastian. Bastian duduk di sofa sedangkan Bella tidur di ranjangnya.
“Aku hanya tidak bisa tidur saja.
Kalau kamu sudah mengantuk, tidurlah lebih dulu.” Kata Bella.
“Aku sedang menyelesaikan
pekerjaanku, tidurlah.” Kata Bastian.
Lalu Bella bangun dan
mengambilkan minum untuk Bastian.
“Meskipun banyak kerjaan jangan
lupa banyak minum air putih.” Kata Bella sambil memberikan segelas air putih
untuk Bastian.
“Wah terima kasih sayang.” Kata
Bastian.
“Kerjaan apa sih memangnya?”
Tanya Bella.
“Aku sedang memeriksa laporan
keuangan.” Kata Bastian.
“Sudah malam, lanjutkan besok
saja, tubuhmu lelah dan harus istirahat.” Kata Bella sambil mengambilkan bantal
dan selimut untuk Bastian.
“Tidak apa-apa, kamu tidurlah
dulu, masih banyak yang harus aku kerjakan.” Kata Bastian.
“Aku tidak mau punya suami yang
penyakitan nantinya. Cepat tidur sekarang juga.” Kata Bella tegas.
“Iya iya aku tidur sekarang kok.”
Kata Bastian.
“Pakai selimutnya daripada
kedinginan.” Kata Bella.
“Iya sayang terima kasih.” Kata
Bastian.
“Selamat malam. Semoga mimpi
indah.” Kata Bella. Lalu Bastian menarik tangan Bella lalu mencium keningnya.
**
Keesokan harinya.
__ADS_1
Carly menuju bandara untuk
menjemput keluarganya dan orang tua Bastian.
“Loh kok kamu sendiri? Bastian
kemana?” Tanya ibu Bastian.
“Dia sedang sibuk tante.” Kata
Carly.
“Loh bagaimana sih, padahal tante
sudah bilang untuk pergi denganmu. Apakah wanita itu belum pulang juga?” Tanya
ibu Bastian.
“Belum tante, bahkan dia tinggal
bersebelahan dengan kamar Bastian. Dia sungguh menyebalkan, bagaimana jika
nanti dia mengacaukan acara nanti tante? Aku pasti sedih sekali dan sangat
kecewa.” Kata Carly.
“Tenang saja, biar tante yang
mengurusnya. Sekarang kamu temani orang tuamu saja ya. Tante sekarang akan
menuju ke apartemen Bastian. Nanti kita bertemu lagi saat makan malam ya.” Kata
ibu Bastian.
Kemudian ibu dan ayah Bastian
pergi menuju apartemen Bastian. Namun ayah Bastian tidak ikut karena kelelahan
Bastian. Setibanya didepan kamar Bastian. Ibu Bastian membunyikan bel dan yang
membuka pintu kamar Bastian adalah Bella.
“Iya, dengan siapa?” Tanya Bella,
lalu Bella diam terpaku karena kaget melihat ibu Bastian.
“Tan tante?” Kata Bella.
“Dasar wanita murahan
bisa-bisanya kamu menginap berdua dengan anakku. Wanita miskin murahan bisanya
menggoda orang kaya saja, apa yang kamu lakukan disini? Dasar wanita tidak
punya harga diri.” Kata ibu Bastian, ibu Bastian menampar Bella namun berhasil
ditahan oleh Bella sendiri.
“Saya bukanlah wanita seperti itu
tante, saya juga heran kenapa anak tante anak kebanggaan tante bisa jatuh cinta
dengan wanita miskin seperti saya. Dulu tante bisa menghina saya seenaknya tapi
sekarang tante tidak bisa menghina saya seenaknya. Tante harus bisa menerima
bahwa anak tante hanya memilih saya sebagai pendamping hidupnya bahkan jika
tante mengancam Bastian atau mengambil semua harta Bastian, kami akan tetap
memperjuangkan cinta kita.” Kata Bella dengan berani dan percaya diri.
__ADS_1
“Dasar wanita tidak tau malu,
dimana Bastian dimana anakku? Pasti kamu sudah meracuni otaknya. Ingat ya
anakku Bastian sudah aku jodohkan dengan wanita yang lebih cantik dan lebih
kaya dari padamu. Dia jauh lebih terhormat dan berkelas dari pada kamu.” Kata
ibu Bastian.
“Silahkan tante merayu Bastian
dengan sekuat tenaga, tapi saya yakin dia tetap akan memilih saya. Sampai kapan
tante akan mengatur Bastian? Dulu bahkan tante mencoba mencelakai saya kan?
Tapi saya hanya bisa diam saja tapi sekarang saya tidak akan tinggal diam jika
tante ingin mencelakai saya atau memisahkan saya dengan Bastian.” Ancam Bella.
“Kau sekarang berani sekali ya
dan semakin kurang ajar, tidak punya sopan santun.” Kata ibu Bastian sambil
mendorong Bella hingga jatuh dan terbentur dinding.
“Auuuuuuuww.” Kata Bella merintih
kesakitan.
Tiba-tiba Bastian menghampiri
mereka dan kaget dengan apa yang dilakukan oleh ibunya terhadap Bella.
“Apa yang mami lakukan?” Bentak
Bastian, lalu dia segera menolong Bella.
“Harusnya mami yang bertanya
padamu? Apa yang kamu lakukan disini dengan wanita kurang ajar ini, dia tidak
pantas untukmu dan keluarga. Dia pasti berusaha merayumu, lihat saja dia
memilih tinggal satu kamar denganmu, wanita murahan.” Kata ibu Bastian.
“Jaga ucapan mami, memang apa
salahnya Bastian mencintai Bella? Mami bisa lihat sekarang dia bisa sukses
seperti ini. Dulu mami menghinanya tapi sekarang dia sudah berhasil karirnya
sudah sukses, dia ini wanita hebat, mandiri dan pekerja keras serta penyayang.
Tidak seperti Carly yang hanya memanfaatkan kekayaan orang tuanya saja, justru
dia yang tidak pantas untukku. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah setuju
dengan perjodohan dan pertunangan yang mami rencanakan.” Kata Bastian.
“Lalu apakah kamu mau membuat
mami dan papi malu? Keluarga Carly sudah tiba disini lalu kau menolak
pertunangan ini dan kau merusak acara ini, keluarga dia telah banyak membantu
bisnis papi kamu, ingat itu baik-baik ya.” Kata ibu Bastian. Kemudian ibu
Bastian segera pergi.
“Mami yang merencanakan semua
__ADS_1
mami juga harus siap menanggung akibatnya.” Teriak Bastian.