
Selesai mandi, Bastian dan Bella
kembali ke kamarnya.
“Aku mau ke kamarnya kak Dina
dulu.” Kata Bella.
Bella menghampiri kamar Dina.
“Loh kok tidak ada orang, kakak
dimana?” Teriak Bella. Kemudian Bella menelfon kakaknya.
“Hallo kakak dimana? Kok tidak
ada didalam kamar.” Tanya Bella.
“Maaf, kakak semalam pulang
karena Felicia menangis.” Kata Dina.
“Kenapa kakak tidak
membangunkanku? Jam berapa kakak kembali pulang?” Tanya Bella.
“Sepertinya kamu sudah tidur jadi
kakak tidak ingin membangunkanmu, jam 8 malam kakak kembali pulang. Jaga dirimu
dengan baik ya adikku.” Kata Dina.
“Iya kak.” Kata Bella.
“Astaga, jika aku tau kak Dina
sudah kembali pulang pasti aku dan Bastian tidak segila kemarin. Arghhhhhhh.”
Gerutu Bella. Tiba-tiba Bastian memeluk Bella dari belakang.
“Aaaaaaaaa.” Teriak Bella kaget.
“Kak Dina sudah pulang ya?” Tanya
Bastian.
“Sudah, dia bahkan kembali pulang
jam 8 malam, jika aku tau pasti aku sudah menyuruhmu pulang dan kita tidak akan
melakukan kesalahan kemarin.” Kata Bella.
“Memang kakakmu terbaik, dia tau
bahwa kita memang akan melakukan kesalahan kemarin. Ayo kita makan.” Kata Bastian
sambil mencium bibir Bella.
“Ah ah lepaskan aku.” Kata Bella.
“Tidak mau, karena kak Dina sudah
pulang berarti kita berdua bisa bebas.” Bisik Bastian.
Bastian pun menggendong Bella
menuju dapur dan meletakkannya di atas meja makan.
“Astaga apa sih yang kamu
lakukan? Minggir, aku mau masak dulu.” Kata Bella.
“Lebih baik pesan makan saja,
atau haruskah aku memakanmu kembali.” Kata Bastian sambil terus menjelajahi wajah
mungil Bella.
“Sepertinya aku tidak bisa
melepaskanmu apalagi melupakanmu, ayo kita menikah kembali dan memulai semuanya
dari awal kembali.” Kata Bastian.
“Tidak semudah itu, bagaimana
__ADS_1
dengan Vania lalu Jordi?” Tanya Bella.
“Kita bisa bicara dengan mereka
baik-baik, biar aku yang menjelaskan semuanya.” Kata Bastian.
“Tapi.” Kata Bella. Tiba-tiba
Jordi menelfon Bella.
“Siapa?” Tanya Bastian.
“Jordi.” Kata Bella.
“Angkatlah dan bicaralah
dengannya.” Kata Bastian.
Kemudian Bella menerima panggilan
dari Jordi.
“Hallo.” Kata Bella.
“Ini aku, ibunya Jordi.” Kata
ibunya Jordi.
“Ah iya tante, ada apa? Dimana
Jordi?” Tanya Bella.
“Cepat kemarilah, Jordi sedang
dirawat di rumah sakit.” Kata ibunya Jordi.
“Apa? Memangnya apa yang terjadi?
Apakah dia sakit?” Tanya Bella.
“Dia mengalami kecelakaan
semalam, cepat kemarilah.” Kata ibunya Jordi.
“Baiklah tante.” Kata Bella.
“Jordi masuk rumah sakit, dia
mengalami kecelakaan. Aku harus pergi kesana.” Kata Bella.
“Biar aku yang mengantarmu.” Kata
Bastian.
“Iya, aku ganti baju dulu.” Kata
Bella.
Kemudian Bastian mengantar Bella
ke rumah sakit. Setibanya dirumah sakit.
“Aku bisa menemanimu kedalam.”
Kata Bastian.
“Jangan, makin rumit jika kamu
ikut mengantarku kedalam.” Kata Bella.
“Baiklah kalau begitu. Hubungi
aku jika kamu membutuhkan sesuatu atau butuh bantuan.” Kata Bastian.
“Jangan khawatirkan aku.” Kata
Bella, kemudian dia keluar mobil namun Bastian menarik tangannya.
“Ada apa?” Tanya Bella.
Bastian memeluk Bella dan
menciumnya kembali berulangkali.
**
__ADS_1
Bella di ruangan Jordi.
“Bagaimana kondisimu? Apa yang
terjadi? Maafkan aku karena baru menjengukmu karena aku juga tidak tau.” Kata
Bella.
“Kemarin aku berencana ke
tempatmu namun aku justru jadi seperti ini. Oh iya ada yang ingin aku sampaikan
padamu.” Kata Jordi.
“Ada apa?” Tanya Bella.
“Kita harus secepatnya menikah
karena aku tidak ingin menundanya lagi.” Kata Jordi.
“Apa? Kenapa terkesan
terburu-buru? Kita bahkan belum tunangan.” Kata Bella.
“Untuk apa kalian berdua menunggu
lama.” Kata ibunya Jordi.
“Kamu serius kan denganku?” Tanya
Jordi meyakinkan.
“Eh eh tapi aku belum siap jika
menikah secepat itu.” Kata Bella.
“Ayolah aku mohon, aku bahkan
siap menikahimu hari ini.” Kata Jordi.
“Mama bisa mengaturnya, bagaimana
jika besok kalian berdua menikah saja?.” Kata ibunya Jordi.
“Tapi Jordi kan sedang sakit
tante dan dia harus pulih dulu.” Kata Bella.
“Aku tidak apa-apa kok, aku
bahkan bisa berjalan karena aku hanya mengalami cedera ringan. Mau kan menikah
denganku?” Tanya Jordi meyakinkan.
“Aku ke toilet sebentar.” Kata
Bella.
Kemudian Bella menelfon Bastian.
“Hallo, ada apa?” Tanya Bastian.
“Dia mengajakku menikah dalam
waktu dekat.” Kata Bella.
“Apa? Lalu bagaimana dengan
jawabanmu?” Tanya Bastian.
“Aku bahkan tidak tau harus
melakukan apa, aku bingung.” Kata Bella.
“Tenangkan dirimu.” Kata Bastian.
“Lalu bagaimana denganmu dan
Vania? Aku tidak ingin berpisah denganmu.” Kata Bella.
“Sekarang jelaskan pada mereka
apa yang sebenarnya terjadi, jelaskan perlahan kalau perlu aku akan menemanimu
sekarang, aku akan pergi kesana.” Kata Bastian.
__ADS_1
“Aku menunggumu, cepatlah datang
kesini.” Kata Bella.