Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Season 2 Bagian 22


__ADS_3

Selesai mandi, Bastian dan Bella


kembali ke kamarnya.


“Aku mau ke kamarnya kak Dina


dulu.” Kata Bella.


Bella menghampiri kamar Dina.


“Loh kok tidak ada orang, kakak


dimana?” Teriak Bella. Kemudian Bella menelfon kakaknya.


“Hallo kakak dimana? Kok tidak


ada didalam kamar.” Tanya Bella.


“Maaf, kakak semalam pulang


karena Felicia menangis.” Kata Dina.


“Kenapa kakak tidak


membangunkanku? Jam berapa kakak kembali pulang?” Tanya Bella.


“Sepertinya kamu sudah tidur jadi


kakak tidak ingin membangunkanmu, jam 8 malam kakak kembali pulang. Jaga dirimu


dengan baik ya adikku.” Kata Dina.


“Iya kak.” Kata Bella.


“Astaga, jika aku tau kak Dina


sudah kembali pulang pasti aku dan Bastian tidak segila kemarin. Arghhhhhhh.”


Gerutu Bella. Tiba-tiba Bastian memeluk Bella dari belakang.


“Aaaaaaaaa.” Teriak Bella kaget.


“Kak Dina sudah pulang ya?” Tanya


Bastian.


“Sudah, dia bahkan kembali pulang


jam 8 malam, jika aku tau pasti aku sudah menyuruhmu pulang dan kita tidak akan


melakukan kesalahan kemarin.” Kata Bella.


“Memang kakakmu terbaik, dia tau


bahwa kita memang akan melakukan kesalahan kemarin. Ayo kita makan.” Kata Bastian


sambil mencium bibir Bella.


“Ah ah lepaskan aku.” Kata Bella.


“Tidak mau, karena kak Dina sudah


pulang berarti kita berdua bisa bebas.” Bisik Bastian.


Bastian pun menggendong Bella


menuju dapur dan meletakkannya di atas meja makan.


“Astaga apa sih yang kamu


lakukan? Minggir, aku mau masak dulu.” Kata Bella.


“Lebih baik pesan makan saja,


atau haruskah aku memakanmu kembali.” Kata Bastian sambil terus menjelajahi wajah


mungil Bella.


“Sepertinya aku tidak bisa


melepaskanmu apalagi melupakanmu, ayo kita menikah kembali dan memulai semuanya


dari awal kembali.” Kata Bastian.


“Tidak semudah itu, bagaimana

__ADS_1


dengan Vania lalu Jordi?” Tanya Bella.


“Kita bisa bicara dengan mereka


baik-baik, biar aku yang menjelaskan semuanya.” Kata Bastian.


“Tapi.” Kata Bella. Tiba-tiba


Jordi menelfon Bella.


“Siapa?” Tanya Bastian.


“Jordi.” Kata Bella.


“Angkatlah dan bicaralah


dengannya.” Kata Bastian.


Kemudian Bella menerima panggilan


dari Jordi.


“Hallo.” Kata Bella.


“Ini aku, ibunya Jordi.” Kata


ibunya Jordi.


“Ah iya tante, ada apa? Dimana


Jordi?” Tanya Bella.


“Cepat kemarilah, Jordi sedang


dirawat di rumah sakit.” Kata ibunya Jordi.


“Apa? Memangnya apa yang terjadi?


Apakah dia sakit?” Tanya Bella.


“Dia mengalami kecelakaan


semalam, cepat kemarilah.” Kata ibunya Jordi.


“Baiklah tante.” Kata Bella.


“Jordi masuk rumah sakit, dia


mengalami kecelakaan. Aku harus pergi kesana.” Kata Bella.


“Biar aku yang mengantarmu.” Kata


Bastian.


“Iya, aku ganti baju dulu.” Kata


Bella.


Kemudian Bastian mengantar Bella


ke rumah sakit. Setibanya dirumah sakit.


“Aku bisa menemanimu kedalam.”


Kata Bastian.


“Jangan, makin rumit jika kamu


ikut mengantarku kedalam.” Kata Bella.


“Baiklah kalau begitu. Hubungi


aku jika kamu membutuhkan sesuatu atau butuh bantuan.” Kata Bastian.


“Jangan khawatirkan aku.” Kata


Bella, kemudian dia keluar mobil namun Bastian menarik tangannya.


“Ada apa?” Tanya Bella.


Bastian memeluk Bella dan


menciumnya kembali berulangkali.


**

__ADS_1


Bella di ruangan Jordi.


“Bagaimana kondisimu? Apa yang


terjadi? Maafkan aku karena baru menjengukmu karena aku juga tidak tau.” Kata


Bella.


“Kemarin aku berencana ke


tempatmu namun aku justru jadi seperti ini. Oh iya ada yang ingin aku sampaikan


padamu.” Kata Jordi.


“Ada apa?” Tanya Bella.


“Kita harus secepatnya menikah


karena aku tidak ingin menundanya lagi.” Kata Jordi.


“Apa? Kenapa terkesan


terburu-buru? Kita bahkan belum tunangan.” Kata Bella.


“Untuk apa kalian berdua menunggu


lama.” Kata ibunya Jordi.


“Kamu serius kan denganku?” Tanya


Jordi meyakinkan.


“Eh eh tapi aku belum siap jika


menikah secepat itu.” Kata Bella.


“Ayolah aku mohon, aku bahkan


siap menikahimu hari ini.” Kata Jordi.


“Mama bisa mengaturnya, bagaimana


jika besok kalian berdua menikah saja?.” Kata ibunya Jordi.


“Tapi Jordi kan sedang sakit


tante dan dia harus pulih dulu.” Kata Bella.


“Aku tidak apa-apa kok, aku


bahkan bisa berjalan karena aku hanya mengalami cedera ringan. Mau kan menikah


denganku?” Tanya Jordi meyakinkan.


“Aku ke toilet sebentar.” Kata


Bella.


Kemudian Bella menelfon Bastian.


“Hallo, ada apa?” Tanya Bastian.


“Dia mengajakku menikah dalam


waktu dekat.” Kata Bella.


“Apa? Lalu bagaimana dengan


jawabanmu?” Tanya Bastian.


“Aku bahkan tidak tau harus


melakukan apa, aku bingung.” Kata Bella.


“Tenangkan dirimu.” Kata Bastian.


“Lalu bagaimana denganmu dan


Vania? Aku tidak ingin berpisah denganmu.” Kata Bella.


“Sekarang jelaskan pada mereka


apa yang sebenarnya terjadi, jelaskan perlahan kalau perlu aku akan menemanimu


sekarang, aku akan pergi kesana.” Kata Bastian.

__ADS_1


“Aku menunggumu, cepatlah datang


kesini.” Kata Bella.


__ADS_2