
Bella dan Bastian menuju ke salah
satu mall yang mengadakan grand opening makeup. Setibanya disana.
“Akhirnya anda bisa datang.
Terima kasih banyak.” Kata pemilik store tersebut.
“Saya yang terima kasih karena
telah mengundang saya, maaf jika saya terlambat.” Kata Bella.
“Ini ada bingkisan untuk nona.”
Kata pemilik store tersebut.
“Wah banyak sekali, terima kasih
banyak.” Kata Bella.
“Jika tidak keberatan, kami ingin
mengambil foto nona sambil membawa kosmetik ini ya, boleh tidak?” Tanya pemilik
store tersebut.
“Baik, saya harus berdiri di
sebelah mana?” Tanya Bella.
“Silahkan berdiri di sebelah
sini.” Kata pemilik store.
Setelah selesai, Bella menghampiri
Bastian untuk mengajaknya foto bersama.
“Ayo kita foto bersama.” Kata Bella.
“Memangnya urusanmu sudah
selesai?” Tanya Bastian.
“Sudah kok, ayo kita foto disana
saja.” Ajak Bella.
Lalu mereka berdua berfoto
bersama.
“Kita pulang sekarang yuk.” Kata Bella.
“Ayo.” Kata Bastian.
“Tadi aku sempat bicara ke salah
__ADS_1
satu owner kosmetik ini, aku meminta mereka untuk bekerja sama dengan MG Group
kak.” Kata Bella.
“Lalu kata mereka bagaimana? Mereka
bersedia tidak?” Tanya Bastian.
“Bersedia kok karena aku juga
bilang kalau pemilik MG Group adalah tunanganku.” Kata Bella sambil tersipu
malu.
“Yes, kamu benar-benar
multitalent dan pembawa keberuntungan untukku haha.” Kata Bastian sambil
memeluk Bella.
“Hei lepaskan, ini tempat umum. Nanti
mereka akan menghubungi Vania kok. Mau kemana kita sekarang?” Tanya Bella.
“Sekarang sudah sore, bagaimana
kalau kita nonton film di bioskop? Kita dating ala anak sekolah dan anak
kuliahan, bagaimana menurutmu?” Tanya Bastian.
“Ok, aku yang memilih filmnya. Tapi
“Ok, kamu ke toilet kalau gitu,
biar aku tunggu disini.” Kata Bastian.
“Tolong hubungi Vania ya kalau
dia tidak perlu menemaniku ke bioskop, karena sudah ada kamu. Terima kasih.” Kata
Bella, lalu dia menuju ke toilet untuk ganti pakaian.
Tidak lama kemudian, Bella
menghampiri Bastian.
“Waaaw tumben sekali pakai celana
pendek atasan kaos seperti itu.” Kata Bastian.
“Biar terlihat sperti anak muda
haha, ayo jalan sekarang.” Ajak Bella.
“Biar aku genggam tanganmu.” Kata
Bastian.
“Vania sudah kamu telfon belum? Nanti
__ADS_1
dia mencariku.” Kata Bella.
“Sudah kok, dia sekarang sedang
makan bersama teman-temannya.” Kata Bastian.
“Teman siapa? Amelina kah atau
siapa ya?” Tanya Bella.
“Sudah biarkan saja dia
bersenang-senang bersama temannya, yang penting kamu aman bersamaku.” Kata Bastian,
“Oh ya aku sudah memilih film apa
yang harus kita tonton.” Kata Bella semangat.
“Film apa?” Tanya Bastian.
“Ada film zombie bagus, kita
lihat itu saja ya kak.” Kata Bella.
“Kenapa harus film zombie sih,
kayak tidak ada film lain saja. Aku tidak mau, masih mending film action.” Gerutu
Bastian.
“Ayolah, mau ya please. Aku bosan
kalau lihat film action sekarang gantian aku yang menemtukan film apa yang kita
tonton. Boleh ya nonton film zombie.” Rayu Bella.
“Hmmm peluk dulu lalu cium dulu
baru aku mau nonton.” Goda Bastian. Lalu Bella mencium tangan Bastian.
“Sudah kan, ayo berangkat
sekarang.” Kata Bella.
“Tidak adil, masa mencium
tanganku, aku mau cium bibirku.” Goda Bastian.
“Maaf tidak ada tayangan ulang.” Kata
Bella.
“Curang sekali, kamu tunggu
disini saja, aku akan mengambil mobil dulu.” Kata Bastian.
“Aku ikut saja daripada aku
menunggu di lobby sendirian.” Kata Bella.
__ADS_1