Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Masak untuk suami


__ADS_3

Bella dan Bastian kembali ke


Jakarta, mereka kembali memulai hidup baru sebagai pasangan suami istri. Pagi


itu Bella memasak untuk sarapan suaminya.


“Masak apa sayang?” Tanya


Bastian.


“Aku memasak ayam bakar bumbu


rujak.” Kata Bella.


“Wah sepertinya enak, aku coba


ya.” Kata Bastian.


“Jangan dimakan.” Kata Bella


sambil menghalangi suaminya.


“Loh kenapa memangnya?” Tanya


Bastian.


“Aku ragu masakanku enak atau


tidak, aku belikan makanan diluar aja ya.” Kata Bella.


“Enak atau tidak masakan istri


itu pasti paling enak, tidak apa-apa aku akan tetap memakannya. Tolong ambilkan


di piring ya.” Kata Bella.


“Hmmm baiklah.” Kata Bella. Lalu


Bella mengambilkan makanan untuk suaminya, dia ragu dengan rasanya sehingga dia


menutup matanya karena takut jika masakan buatannya tidak enak dan tidak akan


dimakan oleh suaminya.


“Kenapa ditutup sih matanya? Buka


dong matanya.” Kata Bella.


“Aku takut makanannya tidak enak


dan kamu tidak mau memakannya.” Kata Bella. Lalu Bastian menggenggam tangan


Bella dan mengatakan “Makanannya enak kok, lihat aku mau memakannya kan.”


“Benarkah? Syukurlah kalau

__ADS_1


begitu.” Kata Bella.


“Ada yang kurang nggak mas?”


Tanya Bella kembali.


“Hanya bumbunya saja yang kurang


seasoning terus ayamnya kurang empuk sedikit, selebihnya sangat enak.” Kata


Bastian.


“Ah syukurlah kalau begitu, aku


dari subuh sudah mencari resep di internet, ini masakan pertamaku untukmu mas


maaf ya kalau kurang memuaskan tapi aku akan belajar lagi kok.” Kata Bella.


“Iya aku bisa mengerti kok


sayang, aku berangkat sekarang ya.” Kata Bastian.


“Oh yam as nanti belikan kue


untuk staff kamu ya, anggap saja itu rasa terima kasih kamu karena kemarin ikut


meramaikan pesta pernikahan kita, atau traktir mereka makan siang.” Kata Bella.


“Oh iya ya, aku sama sekali tidak


punya pikiran sampai sana. Ok nanti aku akan mentraktir mereka makan siang


“Iya aku usahakan untuk bisa


datang, hari ini aku free, aku sengaja hiatus dulu. Aku sudah bilang juga ke


Vania kalau sementara aku akan hiatus, mungkin aku bisa bantu kamu dari


belakang dan mensuport kamu sayang.” Kata Bella. Lalu Bastian mencium Bella.


“Astaga, masih belum puas juga


ya, cepat berangkat sana mas. Hati-hati dijalan ya, nanti aku menelfonmu kalau


mau kesana.” Kata Bella.


“I love u istriku.” Kata Bastian.


“I love u too suamiku, hati-hati


ya.” Kata Bella.


**


Vania datang ke rumah Bella.

__ADS_1


“Ada apa? Oh ya sudah kamu urus


semua kan kalau sementara aku akan hiatus dulu.” Kata Bella.


“Sudah kok, tenang saja. Nikmati


saja dulu menjadi seorang istri dan juga pengantin baru ciye. Wajahmu makin


berseri-seri deh aura bahagia selalu terpancar dari wajahmu.” Kata Vania.


“Apaan sih kamu berlebihan deh.”


Kata Bella.


“Aku lapar, ada makanan tidak?”


Tanya Vania.


“Ada didapur, makan saja.” Kata


Bella.


Lalu Vania memakan makanan yang


sama seperti yang dimakan oleh Bastian.


“Makanan apa ini? Keras banget


ayamnya, rasanya hambar.” Kata Vania.’


“Apa kamu bilang? Kata Bastian


enak kok.” Kata Bella.


“Memangnya kamu tidak mencobanya?


Coba saja sendiri.” Kata Vania. Bella kemudian mencicipi masakannya sendiri.


“Rasanya aneh, keras banget


dagingnya.” Kata Bella.


“Ini buatanmu ya?” Tanya Vania.


“Iya Van, berarti tadi Bastian


memakan makanan ini dong. Dia menghabiskan satu piring Van, aduh aku jadi


merasa nggak enak sama dia. Aduh bagaimana ini, pasti dia kecewa denganku.”


Kata Bella.


“Tentu saja tidak, ya namanya


juga baru pertama kali wajar dong kalau hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

__ADS_1


Lain kali kalau masak jangan lupa dicicip dulu makanya hmmmm Bella Bella.” Kata


Vania.


__ADS_2