
Setelah mendengar apa yang dibicarakan Tuan Rivano aku pun tertunduk dan memikirkan tentang Bundo, setelah Tuan Rivano membuka Suara jika Charlie lah yang akan di jodohkan denganku, aku pun unjuk suara " Tuan Rivano, bolehkah saya meminta waktu untuk bisa berkenalan terlebih dahulu kepada anak anda, mungkin dalam waktu seminggu saya akan menjawab tentang perjodohan ini ".
Tuan Rivano pun hanya mengiyakan permintaan Cantika, dan memanggil Charlie, dan kemudian Tuan Rivano berkata " Charlie, Papa minta jaga baik-baik Cantika, karena dia ingin lebih mengenalmu ".
Tetapi tidak dengan jawaban Charlie dan sikapnya hanya berlalu begitu saja sambil mengajak cantika pergi.
Di mobilpun Cantika terdiam dan tertunduk, karena ia sangat membenci sikap Charlie, bahkan Charlie bertanya dimana mereka akan pergi, Cantika hanya terdiam, sikap usil Charlie pun muncul, ia mendadak mengerem mobil dan Cantika berpegangan pada lengan Charlie...mereka saling menatap, tampak wajah Cantika yang merah akibat malu.
(jangan pada baper yah guys bacanya)
Charlie pun bertanya kepada Cantika apa mau berjalan-jalan di taman sambil berbincang, Cantika hanya menjawab dengan anggukan.
Tak lama sampailah mereka di sebuah taman yang sedikit sepi pengunjung, Dan Charlie membuka pintu untuk Cantika, Cantika pun turun di sambut tangan Charlie.
Saat berjalan-jalan Charlie bertanya banyak hal kepada Cantika bahkan Charlie bertanya apakah Cantika sudah mempunyai kekasih, Cantika hanya tertunduk karena pada Dasarnya Cantika risih dengan pertanyaan Charlie, mereka juga sempat makan ice cream berdua dan duduk di sebuah bangku taman, Saat akan mengobrol tiba-tiba ponsel Cantika berbunyi dan Danendra yang menelfon, seketika terlihat Muka Charlie yang manyun karena cemburu, Cantika pun dengan santai menjawab Telfon dari Danendra,,,5 menit berlalu saat Cantika menutup telfon, Charlie mengajak Cantika untuk berjalan-jalan kembali di sekitar taman.
__ADS_1
Visual Cantika terpeleset dan memeluk pinggang Charlie.
dan berdebar detak jantung Cantika saat itu karena perasaan lain, begitu juga Charlie perasaan nyaman hinggap di hatinya.
(apakah mereka sama-sama sedang kasmaran guys).
Sesaat Cantika melepas pelukannya, tetapi Charlie memegang tangan Cantika dan memeluk semakin erat, kemudian berbisik Cantika bisakah kita lebih dari sekedar teman,
Cantika menjawab " seminggu mari saling mengenal dan aku akan memberikan jawabannya di depan Papamu ".
(awokawokawok author terharu eaaaaπ₯°)
Karena Hari semakin malam, Charlie pun mengantar Cantika ke rumahnya, sesaat akan turun, Charlie meminta nomer handphone Cantika, dan mengatakan bahwa Cantika harus menjaga jarak dengan Danendra.
__ADS_1
(Charlie cembretong/jealous guys karena Danendra tidak kalah cakep dengan Charlieππ€£)
Di rumah Bundo Cantika yang melihat Charlie mengantar Cantika pulang hanya bisa Tersenyum, dan menyambut dengan Pelukan sambil berkata " Uni,,,Bundo tidak salah tengok kan nak?itukan Tuan Muda Charlie ", Cantika menjawab Iya Bundo, Uni sudah menemui Tuan Rivano dan memberikan waktu seminggu untuk menjawab soal perjodohan dan memberikan waktu kepada Charlie untuk saling mengenal.
Terlintas Bundo tersenyum dan mengatakan Terimakasih karena sudah mau berkorban demi melunasi hutang-hutang Bundo, Dsn Bundo berharap bahwa Cantika bisa melakukan itu dengan Ikhlas,,,,
dan Cantika pun meminta ijin untuk beristirahat.
sesampainya di kamar, dalam hati Cantika berkata,,,,Apakah aku harus bilang jujur kepada Danendra atau mencoba memulai hubungan dengan Charlie....πππ
sambil termenung dia pun terlelap.
Nantikan next update yah...
jangan lupa tinggalkan koment dan beri saran atau kritikan.
__ADS_1
Terimakasih sudah mendukung.πππ
Love you Guys πππ