
Bastian sangat
khawatir dengan kondisi Bella, dia menangis dan tak henti-hentinya memohon doa
agar operasi Bella berjalan dengan lancar. Dua jam kemudian, operasi Bella
selesai.
“Bagaimana
keadaan Bella?” Tanya Bastian.
“Operasi
berjalan dengan lancar, namun dia mengalami hilang ingatan sebagian namun tidak
semua memaori pasien hilang hanya sebagian saja akibat benturan yang cukup
keras. Kami turut prihatin namun kami akan melakukan banyak terapi untuk pasien
agar pasien bisa secepatnya mengingat semua ingatannya. Saya sarankan pasien
harus selalu didampingi dengan orang-orang terdekatnya dan tentunya dengan
orang-orang yang menyayanginya.” Kata dokter.
Seketika Bastian
lemas mendengarkan pernyataan dokter, dia bahkan tidak sanggup lagi dan hanya
bisa menangis terus. Tidak lama kemudian datanglah orang tua dan kakak Bella.
“Ini semua
gara-gara kamu.” Kata ayah Bella sambil menonjok pipi Bastian.
“Jika saja kamu
tidak datang ke tempat anakku pasti dia tidak akan seperti itu, kamu telah
menghancurkan anakku.” Kata ibu Bella.
“Seharusnya kamu
dan adikku sudah tidak ada hubungan lagi tapi kenapa kamu masih saja
mengganggunya. Lebih baik kamu pergi dari sini.” Kata Dina.
“Maafkan saya,
saya akan merawat Bella hingga dia sembuh. Saya akan mempertaruhkan nyawa saya
demi dia. Saya dan dia masih saling mencintai dan saling menyayangi jadi
izinkan saya untuk merawatnya hingga sembuh.” Kata Bastian sambil berlutut
didepan orang tua Bella.
“Bagaimana jika
dia semakin parah dan tidak kunjung sembuh?” Tanya ayah Bella.
“Anda bisa
__ADS_1
melakukan apapun kepada saya termasuk mengakhiri hidup saya, saya tulus dengan
Bella.” Kata Bastian.
“Bisakah kamu
menceraikan istrimu dan menikahi anakku? Barulah aku bisa menyerahkan putriku
dan kamu bisa merawatnya hingga dia sembuh.” Kata ibu Bella.
“Akan saya
lakukan apapun demi Bella.” Kata Bastian.
“Buktikan dulu
ucapanmu, nikahi kembali putriku.” Kata ibu Bella.
“Bangunlah dan
pikirkanlah baik-baik ucapan ibunya Bella.” Kata ayah Bella.
“Beri saya
kesempatan untuk menebus kesalahan saya.” Kata Bastian.
“Saya akan
memberimu kesempatan setelah kamu mengakhiri hubunganmu dengan Vania.” Kata
ayah Bella.
**
berpisah dengan Vania. Bastian telah mencari tau siapa pelaku yang membuat
Bella menjadi seperti itu dan dalam kamera cctv terekam Vania. Meskipun Vania
memakai berbagai penyamaran tapi Bastian teringat dengan cincin yang dipakai
Vania. Bastian hanya diam saja dan tidak melaporkan Vania namun dia menceraikan
Vania demi menikahi Bella.
Dua minggu
kemudian, Bella akhirnya tersadar dari koma. Bastian sangat senang karena bisa
segera menikahi Bella.
“Anakku sayang.”
Kata ibu Bella.
“Ayah, Ibu, kak
Dina.” Kata Bella. Orang tua dan kakak Bella langsung memeluknya dengan
perasaan bahagia.
“Dia siapa bu?”
Tanya Bella.
__ADS_1
“Kamu tidak
ingat dengan dia? Dia Bastian. Calon suamimu.” Kata ayah Bella.
“Memangnya aku
akan menikah?” Tanya Bella.
“Apa benar kamu
tidak ingat denganku?” Tanya Bastian.
“Aku tidak
pernah memiliki calon suami sepertimu, aku bahkan tidak mengenalmu.” Kata
Bella.
“Aku Bastian,
kita dulu pernah.” Kata Bastian.
“Kalian berdua
akan segera menikah, ayah ingin kamu segera menikah dengannya.” Kata ayah
Bella.
“Jangan katakan kepadanya bahwa kamu adalah mantan suaminya, aku tidak
ingin dia terlalu berpikir keras untuk mengingat masa lalunya.” Bisik ayah
Bella kepada Bastian.
“Baik pak.” Kata Bastian.
“Kamu bisa menikahinya saat dia bisa mengingatmu kembali jadi tugasmu
adalah jaga dan pastikan dia secepatnya bisa mengingat seperti dahulu.” Bisik
ayah Bella.
“Bagaimana jika Bastian menikahi anak kita secepatnya, agar aku bisa tenang
jika Bella dirawat oleh Bastian.” Kata ibu Bella.
“Pikirkan bagaimana perasaan anak kita, dia saja tidak mengingat Bastian,
aku khawatir akan semakin menyusahkan Bella maupun Bastian.” Kata ayah Bella.
“Jangan khawatir pak bu, saya akan menjaga dan merawat serta menemaninya
sampai dia sembuh lalu setelah itu saya bisa menikahi anak bapak dan ibu.” Kata
Bastian.
“Baiklah jika memang itu maumu, tapi jika kamu membuatnya sedih dan
menyakitinya lagi seketika itu aku akan mengusirmu dan jangan pernah muncul
lagi didepan anakku.” Kata ayah Bella.
“Baik pak bu.” Kata Bastian.
__ADS_1