Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bagian 31


__ADS_3

Bastian sangat


khawatir dengan kondisi Bella, dia menangis dan tak henti-hentinya memohon doa


agar operasi Bella berjalan dengan lancar. Dua jam kemudian, operasi Bella


selesai.


“Bagaimana


keadaan Bella?” Tanya Bastian.


“Operasi


berjalan dengan lancar, namun dia mengalami hilang ingatan sebagian namun tidak


semua memaori pasien hilang hanya sebagian saja akibat benturan yang cukup


keras. Kami turut prihatin namun kami akan melakukan banyak terapi untuk pasien


agar pasien bisa secepatnya mengingat semua ingatannya. Saya sarankan pasien


harus selalu didampingi dengan orang-orang terdekatnya dan tentunya dengan


orang-orang yang menyayanginya.” Kata dokter.


Seketika Bastian


lemas mendengarkan pernyataan dokter, dia bahkan tidak sanggup lagi dan hanya


bisa menangis terus. Tidak lama kemudian datanglah orang tua dan kakak Bella.


“Ini semua


gara-gara kamu.” Kata ayah Bella sambil menonjok pipi Bastian.


“Jika saja kamu


tidak datang ke tempat anakku pasti dia tidak akan seperti itu, kamu telah


menghancurkan anakku.” Kata ibu Bella.


“Seharusnya kamu


dan adikku sudah tidak ada hubungan lagi tapi kenapa kamu masih saja


mengganggunya. Lebih baik kamu pergi dari sini.” Kata Dina.


“Maafkan saya,


saya akan merawat Bella hingga dia sembuh. Saya akan mempertaruhkan nyawa saya


demi dia. Saya dan dia masih saling mencintai dan saling menyayangi jadi


izinkan saya untuk merawatnya hingga sembuh.” Kata Bastian sambil berlutut


didepan orang tua Bella.


“Bagaimana jika


dia semakin parah dan tidak kunjung sembuh?” Tanya ayah Bella.


“Anda bisa

__ADS_1


melakukan apapun kepada saya termasuk mengakhiri hidup saya, saya tulus dengan


Bella.” Kata Bastian.


“Bisakah kamu


menceraikan istrimu dan menikahi anakku? Barulah aku bisa menyerahkan putriku


dan kamu bisa merawatnya hingga dia sembuh.” Kata ibu Bella.


“Akan saya


lakukan apapun demi Bella.” Kata Bastian.


“Buktikan dulu


ucapanmu, nikahi kembali putriku.” Kata ibu Bella.


“Bangunlah dan


pikirkanlah baik-baik ucapan ibunya Bella.” Kata ayah Bella.


“Beri saya


kesempatan untuk menebus kesalahan saya.” Kata Bastian.


“Saya akan


memberimu kesempatan setelah kamu mengakhiri hubunganmu dengan Vania.” Kata


ayah Bella.


**


berpisah dengan Vania. Bastian telah mencari tau siapa pelaku yang membuat


Bella menjadi seperti itu dan dalam kamera cctv terekam Vania. Meskipun Vania


memakai berbagai penyamaran tapi Bastian teringat dengan cincin yang dipakai


Vania. Bastian hanya diam saja dan tidak melaporkan Vania namun dia menceraikan


Vania demi menikahi Bella.


Dua minggu


kemudian, Bella akhirnya tersadar dari koma. Bastian sangat senang karena bisa


segera menikahi Bella.


“Anakku sayang.”


Kata ibu Bella.


“Ayah, Ibu, kak


Dina.” Kata Bella. Orang tua dan kakak Bella langsung memeluknya dengan


perasaan bahagia.


“Dia siapa bu?”


Tanya Bella.

__ADS_1


“Kamu tidak


ingat dengan dia? Dia Bastian. Calon suamimu.” Kata ayah Bella.


“Memangnya aku


akan menikah?” Tanya Bella.


“Apa benar kamu


tidak ingat denganku?” Tanya Bastian.


“Aku tidak


pernah memiliki calon suami sepertimu, aku bahkan tidak mengenalmu.” Kata


Bella.


“Aku Bastian,


kita dulu pernah.” Kata Bastian.


“Kalian berdua


akan segera menikah, ayah ingin kamu segera menikah dengannya.” Kata ayah


Bella.


“Jangan katakan kepadanya bahwa kamu adalah mantan suaminya, aku tidak


ingin dia terlalu berpikir keras untuk mengingat masa lalunya.” Bisik ayah


Bella kepada Bastian.


“Baik pak.” Kata Bastian.


“Kamu bisa menikahinya saat dia bisa mengingatmu kembali jadi tugasmu


adalah jaga dan pastikan dia secepatnya bisa mengingat seperti dahulu.” Bisik


ayah Bella.


“Bagaimana jika Bastian menikahi anak kita secepatnya, agar aku bisa tenang


jika Bella dirawat oleh Bastian.” Kata ibu Bella.


“Pikirkan bagaimana perasaan anak kita, dia saja tidak mengingat Bastian,


aku khawatir akan semakin menyusahkan Bella maupun Bastian.” Kata ayah Bella.


“Jangan khawatir pak bu, saya akan menjaga dan merawat serta menemaninya


sampai dia sembuh lalu setelah itu saya bisa menikahi anak bapak dan ibu.” Kata


Bastian.


“Baiklah jika memang itu maumu, tapi jika kamu membuatnya sedih dan


menyakitinya lagi seketika itu aku akan mengusirmu dan jangan pernah muncul


lagi didepan anakku.” Kata ayah Bella.


“Baik pak bu.” Kata Bastian.

__ADS_1


__ADS_2