
"kamu mau makan apa??."
"terserah kamu aja yang penting bikin perut kenyang."
"ya udah yuk ikut aku, disini ada restoran enak . dijamin bikin kamu ketagihan."
"makanan apa??"
"western food."
"aduh jangan western food lah, gak kenyang aku."
"ya tadi katanya terserah mau makan apa, sekarang aku yang pilihin malah kamu yang gak mau."
"ya jangan western food, makanan Indonesia aja ya. yang ada nasinya."
"huh dasar wanita gak mau disalahin." batin Ahmad.
"iya nurut sama kamu, yuk ah jalan. kita cari restoran Indonesia." kata Ahmad yang langsung menggandeng tangan Fitri.
Fitri yang merasa nyaman dengan Ahmad langsung ikut saja, tanpa protes dan merasa risih tangannya di gandeng oleh Ahmad.
mereka berjalan menuju lantai 3. karena aneka food court berada di sana dan juga ada arena bermain seperti time zone.
setelah sepuluh menit berjalan, mereka menemukan tempat makan yang ada makanan Indonesia. seperti nasi goreng, sate dan lainnya.
"yuk ah masuk. perutku udah keroncongan parah nih." kata Fitri.
"emang kamu aja yang laper, aku juga tau."
''ya makanya ayok cepetan."
mereka masuk ke restoran tersebut. Fitri memilih tempat duduk yang ada di tepi kaca. untuk melihat pemandangan di luar mall.
"kenapa duduknya disini sih??" tanya Ahmad.
"emangnya kenapa??."
"ditanyain malah bales nanya, kamu tuh ya. hih..bikin gemes, lama-lama ntar aku cubit juga tuh pipi." kata Ahmad.
"eh, enak aja main cubit-cubit anak orang. gaboleh tau."
"yuk ah pesen makanan, tadi katanya laper."
"iya sana panggil pelayannya."
Ahmad langsung melambaikan tangan dan tak butuh waktu lama, pelayan segera mendekat dengan membawa buku menu.
mereka berdua menerima buku menu yang diberikan oleh sang pelayan dan melihat daftar menu sebelum memesannya.
Fitri memesan beberapa menu makanan, karena perutnya benar-benar sangat lapar.
"mbak, aku pesen rawon satu, nasi putih satu, udang balado satu, capcay sayur satu ya. terus minumnya aku mau es jeruk aja deh biar seger."
"baik mbak, masnya mau pesen apa??" tanya pelayan kepada Ahmad.
"aku mau pesen nasi goreng seafood satu ya mbak, minumnya jus mangga."
__ADS_1
"baik, mohon ditunggu pesanannya ya mas,.mbak.," kata pelayan itu sambil kembali mengambil buku menu yang sudah tertumpuk di meja.
"kamu pesen makan banyak banget emangnya bakal habis??."
"gak tau, nanti kalo gak habis kan ada kamu yang bantuin ngabisin makanannya." kata Fitri santai.
"gak mau dong. orang kamu juga yang mesen."
"udah ah, diem dulu. aku lagi males berdebat sama kamu."
Ahmad yang menyadari bahwa Fitri sedang tidak ingin diganggu pun langsung diam. dia tidak ingin membuat Fitri menjadi tambah bad mood.
dia memperhatikan wajah Fitri yang sedang menatap ke arah luar mall. entah apa yang ada di dalam pikiran sang pujaan hatinya. yang jelas kali ini dia sedang tidak ingin di ganggu dulu. mungkin karena efek capek dan lapar kali ya.
Dua pelayan tiba dengan membawa mereka. Fitri yang memang sedari tadi merasa kelaparan langsung menyantap makanan tersebut dengan lahap.
Ahmad sampai dibuat heran melihatnya. tidak biasanya Fitri makan seperti itu.
"pelan-pelan, nanti keselek loh."
"heem... ini enak banget loh rawonnya. udah lama banget aku gak makan ini."
"iya dong, makanya disini rame, orang makanannya juga enak-enak." kata Ahmad.
"ini beneran enak banget. kamu harus cobain?? nih ak.." kata Fitri menyuapkan sesendok rawon di depan mulut Ahmad.
"buka mulutnya, jangan kelamaan. dagingnya empuk banget."
Ahmad yang terkejut dengan perlakuan Fitri malam ini langsung membuka mulutnya dan menerima sesendok rawon dari Fitri. lalu mengunyahnya.
"enak kan." kata Fitri.
"pastinya dong besok kapan-kapan kita kesini lagi yuk."
"oke lah tuan putri. gak nyangka aku. kuahnya butek kaya comberan kaya gitu tapi rasanya enak banget."
"makanya jangan lihat sesuatu hanya dari luarnya." kata Fitri sambil mengunyah makanan.
"eh tuh jangan lupa udang balado sama capcay sayurannya di habisin."
"kamu bantu habisin dong, tuh capcay nya juga di makan. soalnya kan makanan yang kamu pesen gak ada sayurannya."
"iya deh nurut. eh kamu juga harus cobain nasi goreng seafood punyaku dong."
"sini, biar aku coba sendiri."
"gak, pokoknya aku yang nyuapin." ujar Ahmad.
"tapi pake sendok aku aja."
"apa bedanya coba. cuma sendok aja pun."
"ya kan beda. ini yang buat makan aku, itu yang buat makan kamu."
"tapi tadi kamu nyuapin aku juga pake sendok yang kamu pake tuh."
"ah masak??."
__ADS_1
"iya, bener."
"barangkali aku khilaf. soalnya ini emang enak banget makanannya."
"ayok dong makanya suapin lagi."
"eh kamu malah curi-curi kesempatan ya. gak mau. gak jadi nyicipin punya kamu." ujar Fitri marah.
"udah jangan ngambek, kalo kamu ngambek kelihatan lucu soalnya hidungmu kembang kempis gitu sih." goda Ahmad.
Fitri langsung spontan memegang hidungnya. untuk memastikan apakah benar hidungnya kembang kempis seperti yang Ahmad katakan.
Ahmad yang melihat tingkah Fitri langsung tertawa terbahak-bahak.
"ye, kena deh." goda Ahmad.
"ih gak lucu tau."
mereka pun akhirnya kembali menyantap makanannya sambil sesekali Ahmad memandang wajah Fitri yang merah padam karena malu dibuatnya.
setelah selesai makan, dan semuanya sudah di bayar. mereka berdua keluar dari restoran tersebut.
"kamu ada barang yang mau di beli??"
tanya Ahmad.
"emm, gak ada."
"sekarang mau kemana??"
"mau pulang udah malem aku juga capek." kata Fitri.
"kita ke time zone bentar yuk."
"gak mau, kekenyangan. lagian kita juga udah besar. malu tahu."
"ya udah deh, yuk pulang aja. kamu yakin kan gak ada barang yang mau dibeli. mumpung masih di sini."
"gak ada kok, yuk pulang aja."
mereka berdua pun langsung turun menuju tempat keluar mall dan berjalan ke arah mobil yang terparkir, mereka berdua masuk mobil setelah sebelumnya, barang belanjaan Ahmad juga sudah dimasukkan.
jam menunjukkan pukul setengah 10 malam saat Fitri sampai di rumah. dia langsung merebahkan dirinya di kamar untuk melepaskan penat.
"sungguh ini pengalaman pertama yang gak bakal aku lupain. sampe aku dengan gak sadar nyuapin Ahmad." batin Fitri.
Ahmad juga merasakan bahagia yang tak terkira karena malam ini dia bisa berkencan dengan Fitri.
"huh mimpi apa aku semalam sampe gandeng tangan Fitri dan juga di suapin sama Fitri."
bersambung....
maaf ceritanya gaje... biar episodenya makin panjang..
jangan lupa untuk selalu vote...like...dan coment ya...
follow author juga...
__ADS_1
salam sayang Glycynhiza.
🤗🤗🤗😊😊😊