Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Season 2 Episode 12


__ADS_3

Keesokan harinya, Bella terbangun


kemudian dia segera bangun dan menuju ke dapur karena kelaparan.


“Kamu sudah bangun sayang, kamu


pasti lapar ya. Duduklah, aku sudah membuatkan makanan untukmu.” Kata Bastian.


“Aku ingin kita berpisah.” Kata


Bella.


“Kamu bicara apa sih sayang?


Apakah kamu masih membenciku? Aku mohon ikhlaskan dan mari kita berusaha untuk


memilikinya lagi. Jangan bicara seperti itu, aku tidak bisa hidup tanpamu


sayang.” Kata Bastian.


“Aku kecewa denganmu dan aku


tidak bisa hidup bersama lagi denganmu.” Kata Bella.


“Kenapa? Apa yang kamu alami


kemarin bukan sepenuhnya salahku, seandainya kamu mengatakan kepadaku pasti aku


juga tidak akan seperti itu padamu sayang.” Kata Bastian.


“Pokoknya aku ingin berpisah, aku


tidak peduli dengan semua pembelaanmu. Semarah-marahnya kamu, pasti tidak akan


sekasar itu padaku.” Kata Bella.


“Aku hanya mendorongmu saja kan,


lagipula kamu masih baik-baik saja saat ini.” Kata Bastian.


“Baik-baik saja kamu bilang? Aku


kehilangan dia kamu bilang baik-baik saja? Kamu benar-benar sudah berubah, aku


kecewa denganmu. Kenapa kamu tidak mendengarkan semua penjelasanku dulu? Kamu


meluapkan emosimu terlebih dahulu. Kamu pikir aku jadi artis itu bisa seenaknya

__ADS_1


begitu? Aku juga bisa menjaga diriku.” Kata Bella.


“Apakah Wiliam mengajakmu untuk berkencan


atau menyuruhmu berpisah denganku? Dari awal aku sudah curiga dengannya kalau


dia menyukaimu ditambah lagi dengan kalian berdua bermain film dewasa seperti


itu, meskipun kamu bilang ada pemeran pengganti tapi kalian juga pasti saling


melihat satu sama lain kan tapi aku diam saja.” Kata Bastian.


“Jaga ucapanmu, kamu baru saja


merendahkanku. Pokoknya aku ingin berpisah.” Kata Bella.


“Coba pikirkan baik-baik


keputusanmu, apa kamu tidak ingat janji kita dulu masa-masa indah yang kita


lalui bersama, kita sama-sama berjuang agar bisa bersatu tapi sekarang kamu


justru ingin berpisah. Aku tidak ingin berpisah denganmu.” Kata Bastian.


“Aku tidak peduli dengan semua


pembelaanmu saat ini, pokoknya aku ingin kita berpisah. Jangan khawatir,


“Tidak, sampai kapanpun aku tidak


akan pernah setuju dengan hal itu.” Kata Bastian.


“Aku akan segera mengurus berkas


perpisahan kita jadi kamu tidak perlu repot-repot.” Kata Bella.


“Aku tidak akan menendatangani


surat tersebut.” Kata Bastian.


“Terserah, sekarang pun aku tidak


menganggapmu sebagai suamiku lagi.” Kata Bella lalu dia pergi dan masuk kedalam


kamar.


Bella mengemasi barang miliknya

__ADS_1


dan memilih untuk keluar dari rumah namun dicegah oleh Bastian.


“Aku mohon jangan pergi, aku


tidak bisa hidup tanpamu sayang.” Kata Bastian sambil memeluk istrinya dan tak


terasa dia meneteskan air matanya.


“Lepaskan aku, ini keputusanku


dan aku mohon jangan halangi aku.” Kata Bella.


“Aku tidak akan pernah


melepaskanmu sayang, apa mau kamu? Aku akan menuruti semua keinginanmu.” Kata Bastian.


“Keinginanku saat ini adalah


berpisah darimu, bisakah kamu mengabulkannya?” Tanya Bella.


“Jangan sayang, tolong pikirkan


lagi ucapanmu barusan. Jangan tinggalkan aku sayang.” Kata Bastian.


“Sudah cukup, aku tidak ingin


terluka lagi. Aku ingin fokus dengan diriku dan aku juga akan pensiun dari


karirku. Aku bisa juga pergi dan tinggal di luar negeri agar tidak bertemu


denganmu.” Kata Bella.


“Aku tidak mau, aku bahkan tidak


bisa hidup tanpa melihatmu sedetikpun.” Kata Bastian.


“Tidak perlu berlebihan, kamu


tampan, kaya raya dan memiliki segalanya pasti mudah mendapatkan seorang wanita


yang jauh lebih baik dibandingkan diriku.” Kata Bella.


“Hanya kamu wanita satu-satunya


pilihanku, aku mohon jangan pergi.” Kata Bastian.


“Lepaskan aku, aku tidak akan

__ADS_1


goyah dengan keputusanku.” Kata Bella. Akhirnya Bella pergi dari rumah


tersebut.


__ADS_2