Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Pergi ke kantor suami


__ADS_3

“Aku mau keluar Van, aku bawa


mobil sendiri saja.” Kata Bella.


“Memangnya mau kemana sih?” Tanya


Vania sambil asyik memakan jajan.


“Aku mau ke kantor suamiku, dia


mau mentraktir staff nya makan siang. Mau ikut tidak?” Tanya Bella.


“Boleh deh, disana juga ada


temanku kok, dia kerja di tempat suamimu.” Kata Vania.


“Siapa Van? Aku mengenalnya


tidak?” Tanya Bella.


“Tidak, dia temanku saat kerja di


kantorku yang dulu kok. Kamu tidak mengenalnya, dia sekarang jadi manajer di


bagian pemasaran.” Kata Vania.


“Siapa namanya?” Tanya Bella.


“Carla, dia sekarang berubah


banget. Dulu dia terlihat sangat cupu dan terlihat bodoh haha. Sekarang dia


sangat cantik, body goal pokoknya selalu ingin terlihat berbeda. Aku sama dia


dulu sangat dekat lalu aku resign dan beberapa bulan kemudian dia juga resign


kabarnya sih dia ketahuan memiliki hubungan dengan atasanku.” Kata Vania.


“Apa kamu bilang? Aduh kok aku


jadi takut ya Van.” Kata Bella.


“Haha takut kenapa? Takut dia


menggoda suamimu? Dia sudah menikah kok tapi suaminya lebih tua sepuluh tahun


darinya, dia dijodohkan oleh orang tuanya. Tenang saja dia tidak akan berani


macam-macam kok.” Kata Vania.


“Hmmm baguslah, aku bersiap-siap


dulu ya Van.” Kata Bella.


“Aku pinjam bajumu dong Bell


kalau begitu, aku malu dong jika pakai baju ini. Padahal aku niatnya hanya


mampir sebentar ke rumahmu.” Kata Vania.


“Ambil aja di ruang biasanya,


pilih sesukamu.” Kata Bella.


“Ok, cepat ganti sana kalau

__ADS_1


gitu.” Kata Vania.


**


Bella dan Vania tiba dikantor


Bastian, Vania menemui Carla sedangkan Bella menemui suaminya. Seluruh staff


Bastian memuji Bella.



“Ya ampun istrinya pak Bastian


cantik ya.”


“Tentu saja dia kan model, tapi


sekarang kabarnya sedang hiatus karena ingin menjadi rumah tangga dan mengurus


pak Bastian.”


“Pantas saja pak Bastian sekarang


semakin tampan dan auranya bahagia sekali.”


“Maklum mereka kan pengantin


baru.”


Selamat siang, pak Bastiannya di


ruangannya ya?” Tanya Bella.


“Mari saya antarkan bu.” Kata pak


“Terima kasih.” Kata Bella.


Bella segera menemui Bastian di


ruangannya.


“Sayang.” Kata Bella.



“Astaga kaget aku sayang, kenapa


tidak menelfonku dulu sih.” Kata Bastian langsung memeluk dan mencium istrinya


tanpa memperdulikan siapapun.


“Eh ma maaf pak saya permisi


dulu.” Kata Zaki.


“Oh ya tutup pintunya.” Kata Bastian.


“Kamu apa-apaan sih menciumku


sembarangan, malu dilihat orang apalagi di kantor kamu ka nada kamera cctv


juga.” Kata Bella.


“Aku yang mengendalikan cctv aku

__ADS_1


bos nya, wajar lah kita sangat mesra seperti ini namanya juga pengantin baru


gimana sih kamu.” Kata Bastian.


“Aku tadi datang kesini bersama


Vania, tapi Vania sedang menemui temannya, namanya Carla dia manajer pemasaran.


Kamu harus hati-hati dengannya, aku tidak mau kamu tergoda atau digode oleh


dia.” Kata Bella.


“Hahaha astaga mana mungkin,


tidak ada yang bisa menandingimu, kamulah pemilik hatiku sayang.” Kata Bastian


sambil tetap mendekap istrinya.


“Hmmm iya iya, mas kenapa sih


kamu tidak jujur padaku soal makanan tadi. Dagingnya keras terus rasanya juga


hambar kenapa kamu tidak bilang jujur saja, pasti sulit ya menghabiskan makanan


yang tidak enak tadi, maafkan aku mas.” Kata Bella.


“Aku tidak ingin membuatmu kecewa


apalagi menyakiti perasaanmu, aku tau kamu bangun pagi lalu harus menyiapkan


makanan untukku, kalau aku bilang jujur pasti kamu akan sakit hati.” Kata Bastian.


“Itu sudah kewajibanku untuk


bangun pagi dan memasak untukmu, lain kali jujur saja kalau memang rasanya


tidak enak, aku juga sih yang salah karena tidak mencicipinya. Lain kali aku


akan memasak yang lebih enak lagi ya sayang, jangan kecewa denganku ya.” Kata


Bella.


“Tidak sayang.” Kata Bastian.


“Lepaskan aku mas, ayo kita pergi


sekarang.” Kata Bella.


“Tenang saja, sudah di atur kok


sama asistenku. Nanti kita tinggal datang lalu makan lalu kita pulang.” Kata Bastian.


“Kok pulang sih, belum waktunya


pulang mas.” Kata Bella.


“Bagaimana aku bisa fokus jika


kamu ada disini, yang ada aku ingin terus mendekap dan menciummu.” Kata Bastian


sambil mencium istrinya.


“Hmmm mayo kita pergi sekarang.” Kata


Bella.

__ADS_1


“Aku telfon asistenku dulu.” Kata


Bastian.


__ADS_2