
Saat mereka bertiga sudah ada di dalam mobil, Pak Yanuar menyalami Ahmad.
"Terima kasih Ahmad, berkat kamu kita bisa bekerja sama dengan perusahaan itu." kata Pak Yanuar
"sama-sama Pak, itu sudah kewajiban saya bekerja dengan penuh loyalitas agar bisa memperoleh hasil yang maksimal."
"sekali lagi terima kasih, bulan ini saya akan memberikan bonus yang cukup besar untuk kamu. mengingat kerja sama kita dengan PT Jaya Perkasa beromset triliunan." kata Pak Yanuar lagi
" iya pak, sangat berlebihan pak. saya kan hanya bekerja semampu yang saya bisa." ujar Ahmad merendah
"memang tidak salah jika saya selalu mengajak kamu meeting dengan client, pasti selalu memperoleh hasil yang maksimal." puji Pak Yanuar
"ah bapak bisa saja."
"oh ya, tadi saya lihat kamu ngobrol dengan wanita yang ada di dalam ruangan meeting tadi. apa kalian saling mengenal??."
"oh, itu cuma teman pak."
Mobil sudah berada di depan gedung PT. Maju Sentosa sehingga mengharuskan mereka semua keluar dari dalam mobil.
"ah lain kali kita bahas ini lagi." kata Pak Yanuar.
"iya pak,"
Ahmad bergegas masuk ke dalam lift menuju lantai 5 dengan menunjukkan muka sumringah. Tak henti-hentinya senyum merekah di bibir Ahmad.
"ah aku akan ajak Fitri sekeluarga makan malam." batin Ahmad
Sampai di dalam ruangannya pun Ahmad masih tersenyum senang.
"ah, kayaknya nanti ada makan siang gratis nih." celetuk Rio
"iya nih, enak dong gue gak harus ngeluarin uang buat makan siang." sindir Andri
"eh tunggu, dia seneng karena apa dulu? ketemu mantan apa menang tender??" tanya Nisa.
"oh, iya ya yang habis ketemuan sama mantan. pantes bawaannya senyum Mulu." ledek Rio
"heh, apa-apaan sih kalian. bisa ngga sehari aja gak godain gue." kata Ahmad kesal
"santai bro, kita juga cuma bercanda." balas Andri
"iya deh,"
"Lo senyum-senyum karena menang tender kan bro."
" nah itu tau, nanti gue traktir kalian pas jam makan siang."
"oke..."kata mereka bersamaan
"eh gimana disana?? ketemu mantan pacar nggak??"goda Rio
__ADS_1
"ketemu," jawab Ahmad cuek
"terus dia gimana pas ketemu Lo??"
"biasalah, pengen deket-deket gue. tapi gue tolak. gila aja dengan mudahnya dia pengen balikan ke gue setelah apa yang dia lakukan dulu." curhat Ahmad.
"ya udah sih, makanya move on dong. buruan cari calon pendamping biar gak di uber-uber dia terus." saran Rio
"iya, nih gue juga mau usaha deket sama calon istri." ujar Ahmad santai
"siapa??" tanya mereka bersamaan
"Fitri." kata Ahmad santai
"emang dia mau nikah sama Lo?" tanya Nisa
"enggak tau juga, tapi apa salahnya usaha dulu. mumpung masih ada calon mertua." jawab Ahmad sekenanya
"bagus, gue suka gaya Lo." kata Rio
Mereka kembali menyelesaikan pekerjaan mereka masing-masing. Hingga jam makan siang tiba, mereka berempat keluar dari kantor dan makan di salah satu restoran tak jauh dari kantor.
Setelah jam makan siang selesai, Ahmad dan Sahabatnya akan kembali ke kantor, tapi sepertinya dia ingat sesuatu.
Akhirnya dia merogoh ponselnya dan menghubungi seseorang.
"haloo, kenapa ya?? kok kamu telpon aku??"
"gak papa, cuma mau ngundang lo sama kedua orang tuamu makan malam di restoran Warisan Indonesia. kalo lo mau nanti gue jemput. jangan lupa share lock alamat rumah Lo ." kata Ahmad
"katanya mau, ya udah nanti kita Dateng. ntar alamatnya gue share lock."
"oke gue tunggu."
"jam berapa gue harus siap-siap, takutnya nanti kalo Lo udah dateng kitanya malah belum siap."
"nanti jam 7 malam gue jemput."
"oke. bye" kata Fitri menutup telponnya.
Fitri masih bertanya-tanya kenapa Ahmad mengajak mereka sekeluarga makan malam.
tapi yang jelas, ketika Fitri menerima telepon dari Ahmad ada perasaan bahagia yang menyelimuti hatinya.
"gue mau pake baju yang mana ya??" batin Fitri
"ah, mending gue pake baju yang kemarin di beliin dia aja kali ya. mana lagi tuh baju, kemarin belum sempat gue beresin pas baru pulang dari rumah sakit." batin Fitri lagi sambil mencari-cari baju yang ada di dalam paper bag.
Paper bag yang dia cari ketemu dan langsung mengambil isinya...
__ADS_1
dia mengambil baju yang berwarna soft ungu mengepaskan baju di badannya dan berputar-putar di depan kaca.
Setelah di rasa pas, dia pergi ke tukang laundry untuk mencuci baju tersebut. Karena bagi Fitri pantang untuk memakai baju baru yang belum di cuci. takut baju tersebut di coba beberapa orang sebelum membelinya. dan takut terkena penyakit kulit atau alergi.
Fitri pamit kepada kedua orangtuanya untuk pergi ke laundry untuk mencuci baju tersebut.
"Pak, Fitri mau pergi ke laundry dulu ya buat nyuci baju ini." kata Fitri menunjukkan beberapa paper bag.
"biar bapak aja ya yang anter, soalnya kamu belum sembuh bener."
"iya deh pak." langsung diangguki oleh Fitri sambil menyerahkan kunci motor kepada sang ayah.
"Bu, kami pergi dulu ya bentar." maaf Fitri
"iya nak, hati-hati ya." jawab Bu Sundari
mereka keluar dari rumah kontrakan dan melajukan motornya keluar menuju tukang laundry. Suasana laundry cukup sepi sehingga mereka bisa segera mengambilnya setelah selesai. 3 jam lagi mereka akan kembali ke sana.
"nak, nanti kita berangkat sendiri atau di jemput." tanya Pak Sumarno
"dijemput sama Ahmad pak, nanti dia ke rumah kontrakan kita. katanya sih gitu tadi."
"ya udah deh. jadi kita tinggal nunggu di jemput aja."
tiga jam berlalu dan Fitri sudah mengambil baju yang tadi di cuci di tukang laundry. Dia bersiap-siap untuk menghadiri undangan makan malam Ahmad. karena jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam.
Fitri memakai dress warna soft ungu yang diberikan oleh Ahmad beberapa hari lalu sebelum dia kecelakaan.
"wah, cantik banget anak ibu."kata Bu Sundari yang sedang memasuki kamar anaknya
"ah ibu bisa aja."kata Fitri malu-malu.
Mereka bertiga dikejutkan dengan suara ketukan pintu..
tok..
tok..
tok..
permisi...
Pak Sumarno membuka pintu dan langsung mempersilahkan sang tamu masuk,.Ya sebelum Ahmad ke rumah kontrakan Fitri, Fitri terlebih dahulu mengirimkan share lock alamat rumah kontrakannya kepada Ahmad
"sini nak, masuk dulu, bentar lagi Fitri juga keluar."
"iya pak,"
Tak lama kemudian Fitri keluar dengan sang ibu. Fitri terlihat sangat cantik menggunakan dress ungu selutut dan flatshoes dengan warna senada..
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa vote like, dan coment ya...
dukungan kalian sangat berarti buat aku...😊😊😊