
Bastian keluar
dari mobil dan kaget melihat Dio sedang menarik tangan Bella, Bastian pun
segera menarik Bella.
“Lepaskan tangan
dia.” Kata Bastian sambil menarik tangan Bella.
“Kamu lagi?”
Tanya Dio terlihat kesal.
“Jangan
berani-berani mengganggu apalagi menyentuh calon istriku, ayo cepat kita pulang
sekarang.” Kata Bastian sambil memaksa Bella segera masuk kedalam mobil.
“Ayo cepat
masuk.” Kata Bastian.
“Ada yang ingin
aku bicarakan dengannya.” Kata Dio.
“Bilang saja
padaku, ada apa?” Tanya Bastian.
“Aku butuh
bicara empat mata dengan Bella bukan dengan kamu.” Kata Dio.
“Aku tidak
mengijinkanmu bicara empat mata dengan Bella.” Kata Bastian.
“Kamu bahkan
belum menikahinya jadi kamu tidak berhak melarangnya.” Kata Dio.
“Apa yang kamu
inginkan dari dia? Kamu masih menyukainya?” Tanya Bastian dengan kesal.
Lalu Bella
keluar mobil dan menghentikan mereka.
“Berhenti,
jangan ribut di tempat umum dong, malu dilihat banyak orang.” Kata Bella.
“Ada yang ingin
aku bicarakan denganmu Bella.” Kata Dio.
“Tapi aku tidak
mengijinkanmu untuk bicara dengan Dio.” Kata Bastian.
“Tenang, tenang.
Aku akan bicara dengan Dio, dan kamu tunggu didalam mobil saja, setelah selesai
aku akan kembali lagi. Tidak boleh ada yang menolak, dan untuk kak Dio kita
bicara hanya 10 menit saja tidak lebih dan tidak kurang. Ayo kita kedalam
__ADS_1
restoran kembali.” Kata Bella.
“Jadi kamu lebih
memilih dia dibanding aku?” Tanya Bastian kesal.
“Tolong jangan
seperti ini, aku akan segera kembali kok. Tunggu sebentar.” Kata Bella.
Lalu Bella dan
Dio mengobrol didalam restoran vvip.
“Minumlah dulu.”
Kata Dio.
“Aku tidak bisa
lama-lama disini, jadi apalagi yang ingin kak Dio bicarakan denganku?” Tanya
Bella dengan serius.
“Apa benar kamu
akan menikah dengan Bastian?” Tanya Dio.
“Iya, memangnya
kenapa?” Tanya Bella.
“Coba lihat foto
ini dengan baik, dia wanita simpanan Bastian yang tinggal di Amerika. Selama
tiga tahun Bastian menjalin hubungan dengan wanita ini, tapi dengan mudahnya
wajar pertemanan antara wanita dan lelaki yang saling berpelukan seperti ini?
Aku tau gaya hidup disana seperti apa tapi aku yakin kamu bisa mengerti dan
harus melakukan apa. Aku tidak ingin kamu menyesal di kemudian hari.” Kata Dio.
“Aku percaya
padanya dan kami saling percaya, setiap orang pasti memiliki masa lalu yang
buruk namun setiap orang juga pasti akan berubah menjadi lebih baik demi
seseorang yang dicintainya, waktu kita sudah habis, maaf aku harus kembali.”
Kata Bella.
“Tunggu
sebentar, tolong pikirkan baik-baik apa yang aku bicarakan barusan.” Kata Dio.
Namun Bella tetap pergi meninggalkan Dio dan segera menuju Bastian yang telah
menunggu didalam mobil.
“Ayo kita pulang
sekarang.” Kata Bella.
“Bicara apa saja
kamu dengan Dio?” Tanya Bastian.
“Aku lelah, jadi
__ADS_1
malas bicara.” Kata Bella.
“Sebenarnya
kalian berdua bicara apa sih tadi? Kenapa kamu tidak memberitahuku.” Kata
Bastian.
“Tidak semua hal
harus aku beritahukan kepadamu kak.” Kata Bella.
“Tapi aku berhak
untuk mengetahuinya juga, kamu calon istriku jadi aku harus tau semuanya.” Kata
Bastian.
“Memangnya
selama ini apakah kamu memberitahukan semua hal tentangmu padaku?” Tanya Bella.
Tiba-tiba
Bastian memberhentikan mobilnya.
“Kenapa
berhenti?” Tanya Bella.
“Jawab dulu
pertanyaanku.” Kata Bastian.
“Kamu juga jawab
dulu pertanyaanku.” Kata Bella.
“Apa yang kamu
bicarakan dengan Dio?” Tanya Bastian.
Lalu Bella
mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto Bastian dan wanita lain.
“Siapa dia? Apa
hubungannya denganmu?” Tanya Bella. Bastian hanya diam dan terpaku.
“Aku tanya siapa
dia? Kenapa kamu hanya diam saja? Apa benar kamu menjalin hubungan special dengan
wanita ini?” Tanya Bella kesal.
“Jadi Dio yang
memberitahunya, kurang ajar sekali dia.” Kata Bastian dalam hati.
“Aku bisa
jelaskan semuanya, tolong dengarkan penjelasanku ya.” Kata Bastian.
“Aku lelah ingin
pulang, cepat jalan sekarang.” Kata Bella.
Selama
perjalanan Bella dan Bastian saling diam hingga tidak terasa sudah sampai di
__ADS_1
rumah Bella. Bella segera turun tanpa mengatakan apapun kepada Bastian.