Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Bagian 53


__ADS_3

Mereka berdua selesai bermain golf, dan yang menang adalah Bella karena Bella mencurangi Bastian.


“Yeeeee akhirnya aku menang hari ini hahahaha.” Kata Bella.


“Itu tidak adil, kamu curang.” Kata Bastian.


“Tidak bisa, pokoknya aku menang. Belikan aku mobil baru pokoknya.” Kata Bella.


“Mobil apapun aku tidak masalah, tapi aku kesal karena kalah melawan pemain pemula sepertimu.” Gerutu Bastian.


“Hahahahaha jangan marah dong sayang.” Kata Bella.


“Aku mau ganti baju dulu.” Kata Bastian.


“Tuh kan kamu marah, jangan marah sayang.” Kata Bella.


“Aku mau ganti baju dulu.” Kata Bastian, lalu dia pergi ke ruang ganti begitu juga dengan Bella.


Selesai ganti baju, Bastian menunggu Bella di lobby. Dari kejauhan Bella muncul dengan baju super seksi, atasan crop top dan memakai rok mini serta make up yang lumayan tebal dan menggoda. Tentu saja Bastian melihat istrinya sampai melongo dan segera menghampiri istrinya lalu menutupi tubuhnya dengan jaket milik Bastian.


“Kamu apa-apaan sih pakai baju seperti ini? Cepat tutupi pakai jaketku.” Kata Bastian.


“Tidak apa-apa, banyak juga kok para pengunjung yang datang memakai pakaian sepertiku.” Kata Bella.


“Kamu sengaja membuatku semakin marah ya.” Kata Bastian.


“Tidak kok, kamu saja yang dari tadi marah-marah tidak jelas. Sekarang kita kemana? Mau makan atau langsung pulang?” Tanya Bella.

__ADS_1


“Kita pulang.” Kata Bastian sambil menutupi paha Bella yang sangat mulus tersebut.


“Kamu kenapa sih mas? Tidak perlu ditutupi.” Kata Bella.


Mereka pun segera ke tempat parkir, namun disana Bella melihat mantan kekasihnya saat kuliah dulu yaitu Dio. Readers masih ingat tidak dengan Dio? Dio adalah mantan kekasih Bella saat di kampus dan juga sahabat Bastian.


“Bella.” Sapa Dio.


“Kak Dio?” Tanya Bella.


“Apa kabar?” Tanya Dio.


“Kabarku baik.” Kata Bella.


“Ada apa?” Tanya Bastian.


“Kamu jangan seperti itu mas sama Dio, kita kan tidak sengaja bertemu dengannya.” Kata Bella.


“Pasti dia mau menggodamu, kalau aku tidak bersamamu pasti dia akan mengajakmu bermain bersama.” Kata Bastian.


“Bukankah dia sudah menikah mas?” Tanya Bella.


“Aku tidak tau, bukan urusanku dia menikah atau tidak.” Kata Bastian kesal.


“Kenapa kamu kesal sih mas? Aku saja bisa menerima kalau Vania merebutmu dariku dan kalian menikah. Tapi giliran aku tidak sengaja bertemu dengan mantan kekasihku, kamu langsung marah seperti ini.” Kata Bella sangat kesal.


Bastian pun hanya diam saja.

__ADS_1


“Kita kembali pulang ke rumah saja.” Kata Bella.


“Iya.” Jawab Bastian.


**


Setibanya dirumah.


Bella segera turun dari mobil dan masuk kedalam lift, Bastian pun menyusul tapi dia hanya diam saja. Didalam lift, mereka terdiam dan Bastian takut memulai pembicaraan. Ponsel Bella berdering ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dia kenal.


“Siapa yang menelfon? Pasti Dio yang menelfonmu, dapat nomormu dari mana?” Tanya Bastian.


“Aku tidak tau siapa yang menelfonku.” Kata Bella.


“Aku saja yang menerima.” Kata Bastian lalu mengambil ponsel istrinya dan menerima panggilan tersebut.


“Hallo.” Kata Bastian.


“Hallo, apa benar ini nomor bu Bella? Saya Eva dari Brand Chanela ingin mengajak kerjasama dengan bu Bella, apakah saya bisa bertemu dengan ibu Bella untuk membicarakan hal ini?” Tanya Eva.


“Berikan ponselku.” Kata Bella.


“Oh iya, kapan kita bisa bertemu?” Tanya Bella.


“Bagaimana kalau minggu depan? Apakah ibu bisa?” Tanya Eva.


“Baik, nanti saya kabari lagi ya.” Kata Bella lalu menutup panggilan tersebut.

__ADS_1


“Aku tidak paham lagi dengan sifat kecemburuanmu yang semakin tidak jelas, kecurigaanmu terhadap dia sangat tak beralasan mas.” Kata Bella.


__ADS_2