
Bastian, Bella dan Alice mampir
ke restoran untuk makan bersama.
“Bagaimana kabar suamimu kak?”
Tanya Bastian.
“Dia masih sama seperti dulu,
tidak peduli denganku dan hanya sibuk dengan pekerjaannya. Dia hanya memberiku
uang uang dan uang saja. Makanya sampai saat ini aku belum juga punya anak.”
Kata Alice.
“Kakak jangan bicara seperti itu,
semoga secepatnya kakak segera dikasih momongan ya, kita tidak pernah tau
rencana Tuhan ke depannya seperti apa.” Hibur Bella.
“Terima kasih ya Bella, aku
benar-benar sangat menyukaimu.” Kata Alice.
“Kakak jangan bicara seperti itu,
aku jadi malu.” Kata Bella tersipu malu.
“Kakak berapa hari disini? Lama
tidak?” Tanya Bastian.
“Mungkin hanya tujuh hari saja
aku disini, setelah itu aku harus kembali lagi.” Kata Alice.
“Kalau begitu kak Alice tinggal
sekamar saja denganku.” Kata Bella.
“Tidak ah, nanti aku mengganggu
kalian berdua.” Kata Alice.
“Tidak kok kak, kami kan dikamar
terpisah. Mau ya kak sekamar denganku.” Kata Bella.
“Baiklah kalau begitu, sebentar
ya suamiku sedang menelfonku.” Kata Alice.
“Terima kasih sayang, kak Alice
benar-benar menyukaimu.” Kata Bastian.
“Semoga kedua orang tuamu juga
akan secepatnya seperti itu ya kak.” Kata Bella.
“Iya, aku akan berusaha membuat
__ADS_1
mereka bisa merestui hubungan kita berdua. Oh ya bulan depan kita pulang ke
Jakarta sebentar ya. Aku ingin bertemu dengan kedua orang tuamu. Mereka
kira-kira merestuiku tidak?” Tanya Bastian.
“Selama aku bahagia pasti mereka
akan merestuinya kak. Ibu dan ayahku percaya kalau memang kamu adalah jodohku
pasti akan bersatu bagaimanapun caranya.” Kata Bella.
“Terima kasih sayang, aku
benar-benar sangat mencintaimu.” Kata Bastian.
“Nanti temui orang tuamu kembali
kak. Meskipun mereka saat ini kecewa dan kesal denganmu tapi mereka tetaplah
orang tua kakak.” Kata Bella.
“Memangnya kamu tidak membenci
mereka?” Tanya Bastian.
“Tentu saja tidak, kalau aku
mencintai kakak berarti aku juga harus menerima semua keluarga kakak.” Kata
Bella.
“Aku semakin cinta jadinya.” Kata
“Aduh sakit tau.” Kata Bella.
“Pipimu sepertinya semakin tembem
kamu jadi semakin menggemaskan.” Kata Bastian sambil tertawa cekikikan dan
mencubit pipi Bella kembali.
**
Bastian menghampiri kedua orang
tuanya dengan ditemani oleh Alice.
“Mau apa kamu kesini? Pergi dari
sini, aku muak melihatmu.” Kata ayah Bastian.
“Pergilah, kita bukan lagi orang
tuamu.” Kata ibu Bastian.
“Mami kenapa bicara seperti itu
pada Bastian.” Kata Alice.
“Kamu jangan ikut campur ya, dia
itu anak durhaka dan berani menentang orang tuanya, dia bahkan lebih memilih
__ADS_1
wanita miskin itu daripada orang tuanya.” Kata ibu Bastian.
“Selama ini apakah Bastian pernah
menolak permintaan dan keinginan mami dan papi? Tidak pernah kan? Tapi tolong
mengerti perasaan Bastian kali ini saja, aku akan memenuhi permintaan dan
keinginan mami dan papi tapi tolong kalau untuk urusan menikah dan pendamping
hidup Bastian biarkan Bastian yang menentukan. Bastian tau mana yang terbaik
untuk Bastian. Selama ini hanya Bella yang bisa mengerti dan tulus mencintai
Bastian ma pa, sedangkan para wanita yang pernah mami jodohkan kepadaku tidak
tulus menyukaiku, mereka hanya peduli dengan uang dan statusku saja mi.
Sekarang mami dan papi bisa lihat kan Bella sekarang sudah berubah bahkan dia
bekerja keras agar dia bisa menjadi seperti sekarang. Memang Bastian hanya
member arahan saja padanya namun selebihnya dialah yang bekerja keras demi
mencapai keinginannya untuk menjadi yang saat ini.” Kata Bastian.
Ibu dan ayah Bastian hanya diam
saja.
“Lalu sekarang bagaimana? Apakah
wanita kebanggaanmu itu bisa menyelamatkan perusahaan kita? Sekarang keluarga
Carly sangat kecewa dengan kita dan mereka sudah mengambil seluruh sahamnya.
Makanya kalau mau mengambil keputusan itu pikir dulu.” Kata ayah Bastian.
“Asal mami dan papi tau disini
Bastian sudah berinvestasi saham di salah satu perusahaan fashion store,
terbukti kan kalau Bastian bisa mengambil keputusan dengan benar. Bahkan mereka
menawari Bella untuk menjadi brand ambassador nya.” Kata Bastian.
“Apa? Ke ke kenapa kamu tidak
pernah bilang kepada mami tentang ini?” Tanya ibu Bastian.
“Karena mami tidak pernah
bertanya tentang itu, mami hanya menyuruhku untuk melakukan sesuatu yang mami
dan papi inginkan tanpa mengerti bagaimana perasaanku sebenarnya dan apa yang
Bastian inginkan. Bastian juga sudah menyiapkan semuanya jika nantinya Bastian
akan tinggal disini setelah berkeluarga tentunya hanya bersama dengan wanita
yang aku cintai yaitu Bella.” Kata Bastian.
Setelah itu Bastian kembali
__ADS_1
pulang, sedangkan kedua orang tuanya kembali ke Indonesia.