Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Orang tua Bastian kecewa dengannya


__ADS_3

Bastian, Bella dan Alice mampir


ke restoran untuk makan bersama.


“Bagaimana kabar suamimu kak?”


Tanya Bastian.


“Dia masih sama seperti dulu,


tidak peduli denganku dan hanya sibuk dengan pekerjaannya. Dia hanya memberiku


uang uang dan uang saja. Makanya sampai saat ini aku belum juga punya anak.”


Kata Alice.


“Kakak jangan bicara seperti itu,


semoga secepatnya kakak segera dikasih momongan ya, kita tidak pernah tau


rencana Tuhan ke depannya seperti apa.” Hibur Bella.


“Terima kasih ya Bella, aku


benar-benar sangat menyukaimu.” Kata Alice.


“Kakak jangan bicara seperti itu,


aku jadi malu.” Kata Bella tersipu malu.


“Kakak berapa hari disini? Lama


tidak?” Tanya Bastian.


“Mungkin hanya tujuh hari saja


aku disini, setelah itu aku harus kembali lagi.” Kata Alice.


“Kalau begitu kak Alice tinggal


sekamar saja denganku.” Kata Bella.


“Tidak ah, nanti aku mengganggu


kalian berdua.” Kata Alice.


“Tidak kok kak, kami kan dikamar


terpisah. Mau ya kak sekamar denganku.” Kata Bella.


“Baiklah kalau begitu, sebentar


ya suamiku sedang menelfonku.” Kata Alice.


“Terima kasih sayang, kak Alice


benar-benar menyukaimu.” Kata Bastian.


“Semoga kedua orang tuamu juga


akan secepatnya seperti itu ya kak.” Kata Bella.


“Iya, aku akan berusaha membuat

__ADS_1


mereka bisa merestui hubungan kita berdua. Oh ya bulan depan kita pulang ke


Jakarta sebentar ya. Aku ingin bertemu dengan kedua orang tuamu. Mereka


kira-kira merestuiku tidak?” Tanya Bastian.


“Selama aku bahagia pasti mereka


akan merestuinya kak. Ibu dan ayahku percaya kalau memang kamu adalah jodohku


pasti akan bersatu bagaimanapun caranya.” Kata Bella.


“Terima kasih sayang, aku


benar-benar sangat mencintaimu.” Kata Bastian.


“Nanti temui orang tuamu kembali


kak. Meskipun mereka saat ini kecewa dan kesal denganmu tapi mereka tetaplah


orang tua kakak.” Kata Bella.


“Memangnya kamu tidak membenci


mereka?” Tanya Bastian.


“Tentu saja tidak, kalau aku


mencintai kakak berarti aku juga harus menerima semua keluarga kakak.” Kata


Bella.


“Aku semakin cinta jadinya.” Kata


“Aduh sakit tau.” Kata Bella.


“Pipimu sepertinya semakin tembem


kamu jadi semakin menggemaskan.” Kata Bastian sambil tertawa cekikikan dan


mencubit pipi Bella kembali.


**


Bastian menghampiri kedua orang


tuanya dengan ditemani oleh Alice.


“Mau apa kamu kesini? Pergi dari


sini, aku muak melihatmu.” Kata ayah Bastian.


“Pergilah, kita bukan lagi orang


tuamu.” Kata ibu Bastian.


“Mami kenapa bicara seperti itu


pada Bastian.” Kata Alice.


“Kamu jangan ikut campur ya, dia


itu anak durhaka dan berani menentang orang tuanya, dia bahkan lebih memilih

__ADS_1


wanita miskin itu daripada orang tuanya.” Kata ibu Bastian.


“Selama ini apakah Bastian pernah


menolak permintaan dan keinginan mami dan papi? Tidak pernah kan? Tapi tolong


mengerti perasaan Bastian kali ini saja, aku akan memenuhi permintaan dan


keinginan mami dan papi tapi tolong kalau untuk urusan menikah dan pendamping


hidup Bastian biarkan Bastian yang menentukan. Bastian tau mana yang terbaik


untuk Bastian. Selama ini hanya Bella yang bisa mengerti dan tulus mencintai


Bastian ma pa, sedangkan para wanita yang pernah mami jodohkan kepadaku tidak


tulus menyukaiku, mereka hanya peduli dengan uang dan statusku saja mi.


Sekarang mami dan papi bisa lihat kan Bella sekarang sudah berubah bahkan dia


bekerja keras agar dia bisa menjadi seperti sekarang. Memang Bastian hanya


member arahan saja padanya namun selebihnya dialah yang bekerja keras demi


mencapai keinginannya untuk menjadi yang saat ini.” Kata Bastian.


Ibu dan ayah Bastian hanya diam


saja.


“Lalu sekarang bagaimana? Apakah


wanita kebanggaanmu itu bisa menyelamatkan perusahaan kita? Sekarang keluarga


Carly sangat kecewa dengan kita dan mereka sudah mengambil seluruh sahamnya.


Makanya kalau mau mengambil keputusan itu pikir dulu.” Kata ayah Bastian.


“Asal mami dan papi tau disini


Bastian sudah berinvestasi saham di salah satu perusahaan fashion store,


terbukti kan kalau Bastian bisa mengambil keputusan dengan benar. Bahkan mereka


menawari Bella untuk menjadi brand ambassador nya.” Kata Bastian.


“Apa? Ke ke kenapa kamu tidak


pernah bilang kepada mami tentang ini?” Tanya ibu Bastian.


“Karena mami tidak pernah


bertanya tentang itu, mami hanya menyuruhku untuk melakukan sesuatu yang mami


dan papi inginkan tanpa mengerti bagaimana perasaanku sebenarnya dan apa yang


Bastian inginkan. Bastian juga sudah menyiapkan semuanya jika nantinya Bastian


akan tinggal disini setelah berkeluarga tentunya hanya bersama dengan wanita


yang aku cintai yaitu Bella.” Kata Bastian.


Setelah itu Bastian kembali

__ADS_1


pulang, sedangkan kedua orang tuanya kembali ke Indonesia.


__ADS_2