Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Dio bertemu Bella


__ADS_3

Bella pergi menemui Dio di sebuah


restoran. Setibanya disana, Bella segera menemui Dio sedangkan Vania


mengawasinya dari kejauhan.


“Bella.” Kata Dio.



“Maaf aku terlambat.” Kata Bella.


“Tidak apa-apa, silahkan duduk.” Kata


Dio.


“Terima kasih.” Kata Bella.


“Sebentar aku akan pesankan


makanan untukmu.” Kata Dio.


“Tidak perlu, aku hanya sebentar


saja.” Kata Bella.


“Aku pesankan minum kalau begitu.”


Kata Dio.


“Ah baiklah.” Jawab Bella.



“Minumlah dulu.” Kata Dio.


“Terima kasih, sebenarnya ada apa


kak Dio menemuiku?” Tanya Bella sambil melepas kaca matanya.


“Kamu sangat cantik dan berbeda


dari Bella yang aku kenal dulu.” Kata Dio.


“Aku masih sama seperti dulu, apa


yang kak Dio ingin bicarakan padaku?” Tanya Bella.


“Aku ingin mmeinta maaf atas


semua kesalahanku selama ini padamu terutama dulu, aku sangat menyesal karena


dulu pernah kasar padamu. Apakah kamu mau memaafkan aku?” Tanya Dio.


“Itu masa lalu, aku sudah


melupakan semuanya jadi tidak perlu dibahas kembali. Kalau sudah aku akan pergi

__ADS_1


sekarang.” Kata Bella sambil berdiri dan siap-siap untuk pergi, namun dengan


spontan Dio mencegah Bella.


“Jangan pergi.” Kata Dio.


“Lepaskan tanganku.” Kata Bella.


“Ah maafkan aku, aku tidak


sengaja. Duduklah dulu, minumlah dulu.” Kata Dio.


“Memangnya apa lagi yang kak Dio


ingin bicarakan?” Tanya Bella.


“Apakah kamu masih marah padaku?”


Tanya Dio.


“Tentu saja dulu aku sangat marah


dan kecewa denganmu, tapi aku mencoba untuk melupakan semuanya jadi tolong jangan


bahas masa lalu lagi. Lebih baik kita jalani hidup kita masing-masing dan tidak


saling bertemu kembali, permisi aku harus pergi.” Kata Bella. Namun Dio menarik


tangan Bella.


masih ingin bersamamu dan berharap bisa seperti dulu lagi. Aku masih


menyukaimu.” Kata Dio.


“Lepaskan tanganku, apa kak Dio


tidak lihat di jari manisku?” Kata Bella.


“Jadi kamu sudah bertunangan? Aku


mohon padamu maafkan aku dan kembalilah padaku.” Kata Dio.


“Aku sudah memaafkan kak Dio tapi


maaf aku tidak bisa kembali lagi dengan kakak.” Kata Bella.


“Siapa lelaki itu? Apakah Bastian?”


Tanya Dio.


“Lepaskan tanganku aku mohon.” Kata


Bella.


“Jawab dulu pertanyaanku.” Kata Dio,


lalu Bella mengibaskan tangan Dio dan pergi meninggalkan Dio.

__ADS_1


“Bella Bella tunggu.” Teriak Dio,


namun Bella tidak peduli dan tetap pergi.


**


“Kalian tadi bicara apa saja?”


Tanya Vania.


“Kalau dia minta nomorku jangan


dikasih, dia pasti ada maunya.” Kata Bella.


“Memangnya kalian bicara apa sih?”


Tanya Vania.


“Dia ingin kembali lagi seperti


dulu dan dia bilang masih menyukaiku.” Kata Bella.


“Apa? Bisa-bisanya dia bicara


sperti itu setelah selama ini dia tidak ada kabar sama sekali.” Kata Vania.


“Aku juga menyesal bertemu


dengannya, dia dapat nomormu dari mana?” Tanya Bella.


“Sepertinya dia meminta dari


teman-teman kampus di grup, aku juga tidak tau. Oh ya aku sudah daftarkan kamu


dan kak Bastian ikut acara reuni. Apa kau yakin akan ikut acara itu?” Tanya


Vania.


“Iya, aku ingin kembali ke


masa-masa kuliah dulu. Kapan acaranya?” Tanya Bella.


“Bulan depan, oh ya kamu jadi


kapan pulang ke rumah?” Tanya Vania.


“Besok malam Van, kamu tidak


perlu mengantarku, aku sama kak Bastian saja.” Kata Bella.


“Ok baiklah, berapa hari kamu


disana?” Tanya Vania.


“Aku tidak tau, sepertinya lama.”


Kata Bella.

__ADS_1


__ADS_2