
Bella pergi menemui Dio di sebuah
restoran. Setibanya disana, Bella segera menemui Dio sedangkan Vania
mengawasinya dari kejauhan.
“Bella.” Kata Dio.
“Maaf aku terlambat.” Kata Bella.
“Tidak apa-apa, silahkan duduk.” Kata
Dio.
“Terima kasih.” Kata Bella.
“Sebentar aku akan pesankan
makanan untukmu.” Kata Dio.
“Tidak perlu, aku hanya sebentar
saja.” Kata Bella.
“Aku pesankan minum kalau begitu.”
Kata Dio.
“Ah baiklah.” Jawab Bella.
“Minumlah dulu.” Kata Dio.
“Terima kasih, sebenarnya ada apa
kak Dio menemuiku?” Tanya Bella sambil melepas kaca matanya.
“Kamu sangat cantik dan berbeda
dari Bella yang aku kenal dulu.” Kata Dio.
“Aku masih sama seperti dulu, apa
yang kak Dio ingin bicarakan padaku?” Tanya Bella.
“Aku ingin mmeinta maaf atas
semua kesalahanku selama ini padamu terutama dulu, aku sangat menyesal karena
dulu pernah kasar padamu. Apakah kamu mau memaafkan aku?” Tanya Dio.
“Itu masa lalu, aku sudah
melupakan semuanya jadi tidak perlu dibahas kembali. Kalau sudah aku akan pergi
__ADS_1
sekarang.” Kata Bella sambil berdiri dan siap-siap untuk pergi, namun dengan
spontan Dio mencegah Bella.
“Jangan pergi.” Kata Dio.
“Lepaskan tanganku.” Kata Bella.
“Ah maafkan aku, aku tidak
sengaja. Duduklah dulu, minumlah dulu.” Kata Dio.
“Memangnya apa lagi yang kak Dio
ingin bicarakan?” Tanya Bella.
“Apakah kamu masih marah padaku?”
Tanya Dio.
“Tentu saja dulu aku sangat marah
dan kecewa denganmu, tapi aku mencoba untuk melupakan semuanya jadi tolong jangan
bahas masa lalu lagi. Lebih baik kita jalani hidup kita masing-masing dan tidak
saling bertemu kembali, permisi aku harus pergi.” Kata Bella. Namun Dio menarik
tangan Bella.
masih ingin bersamamu dan berharap bisa seperti dulu lagi. Aku masih
menyukaimu.” Kata Dio.
“Lepaskan tanganku, apa kak Dio
tidak lihat di jari manisku?” Kata Bella.
“Jadi kamu sudah bertunangan? Aku
mohon padamu maafkan aku dan kembalilah padaku.” Kata Dio.
“Aku sudah memaafkan kak Dio tapi
maaf aku tidak bisa kembali lagi dengan kakak.” Kata Bella.
“Siapa lelaki itu? Apakah Bastian?”
Tanya Dio.
“Lepaskan tanganku aku mohon.” Kata
Bella.
“Jawab dulu pertanyaanku.” Kata Dio,
lalu Bella mengibaskan tangan Dio dan pergi meninggalkan Dio.
__ADS_1
“Bella Bella tunggu.” Teriak Dio,
namun Bella tidak peduli dan tetap pergi.
**
“Kalian tadi bicara apa saja?”
Tanya Vania.
“Kalau dia minta nomorku jangan
dikasih, dia pasti ada maunya.” Kata Bella.
“Memangnya kalian bicara apa sih?”
Tanya Vania.
“Dia ingin kembali lagi seperti
dulu dan dia bilang masih menyukaiku.” Kata Bella.
“Apa? Bisa-bisanya dia bicara
sperti itu setelah selama ini dia tidak ada kabar sama sekali.” Kata Vania.
“Aku juga menyesal bertemu
dengannya, dia dapat nomormu dari mana?” Tanya Bella.
“Sepertinya dia meminta dari
teman-teman kampus di grup, aku juga tidak tau. Oh ya aku sudah daftarkan kamu
dan kak Bastian ikut acara reuni. Apa kau yakin akan ikut acara itu?” Tanya
Vania.
“Iya, aku ingin kembali ke
masa-masa kuliah dulu. Kapan acaranya?” Tanya Bella.
“Bulan depan, oh ya kamu jadi
kapan pulang ke rumah?” Tanya Vania.
“Besok malam Van, kamu tidak
perlu mengantarku, aku sama kak Bastian saja.” Kata Bella.
“Ok baiklah, berapa hari kamu
disana?” Tanya Vania.
“Aku tidak tau, sepertinya lama.”
Kata Bella.
__ADS_1