Menua Bersamamu

Menua Bersamamu
Season 2 Bagian 27


__ADS_3

Bastian dan Vania kembali ke


kamar hotel. Vania dengan semangat memeluk mesra Bastian namun Bastian


menolaknya.


“Lepaskan aku.” Kata Bastian.


“Kamu kenapa sih? Bukankah kamu


mengajakku ke kamar untuk itu.” Kata Vania.


“Aku lelah dan ingin istirahat sambil


bersantai dikamar.” Kata Bastian.


“Kita ini pasangan baru menikah


loh kenapa kamu tega padaku. Kenapa sih kamu tidak bisa memberiku kasih sayang


padaku? Aku adalah istrimu.” Kata Vania.


“Ini adalah keinginanmu kan, kamu


dan orang tuaku yang memaksaku untuk menikahimu.” Kata Bastian.


“Pasti karena Bella kan? Kamu


masih memikirkan dia kan?” Tanya Vania.


“Iya benar sekali, aku masih


memikirkan dia.” Kata Bastian.


“Kamu jahat mas, kamu tega sekali


padaku. Aku benci denganmu.” Kata Vania, lalu dia mengemasi pakaiannya dan


pergi.


“Mau kemana kamu?” Tanya Bastian.


“Lebih baik aku kembali pulang


saja.” Kata Vania.


“Bagaimana aku bisa menerimamu


kalau kamu masih kekanak-kanakan seperti itu, bagaimana aku tidak selalu


membandingkanmu dengan Bella kalau selalu sikapmu seperti ini.” Gerutu Bastian.


“Aku mau mencari udara segar, aku


tidak tau akan kembali ke hotel lagi atau akan kembali pulang.” Kata Vania,


kemudian dia pergi.


**


Bastian kepikiran dengan Bella


apalagi Bella juga akan menginap di hotel yang sama dengannya. Akhirnya dia


keluar kamar dan mencari tau dikamar berapa Bella menginap. Bastian pergi ke


aula tempat Bella mangadakan meeting.


“Lebih baik aku menunggu disini


saja, siapa tau dia akan segera keluar. Aku bisa saja menelfon dia untuk


bertanya namun lebih baik aku menunggunya saja.” Kata Bastian.


Hampir dua jam dia menunggu namun

__ADS_1


tidak ada tanda-tanda meeting Bella berakhir. Akhirnya dia bertanya kepada


salah satu staff hotel.


“Maaf mas, saya mau tanya apakah saat


ini aula itu sedang digunakan untuk meeting?” Tanya Bastian.


“Iya benar, tapi sudah selesai


dari dua jam yang lalu pak. Jadi saat ini aula sedang kosong.” Kata staff


hotel.


“Sial, aku terlambat menemuinya.”


Kata Bastian dalam hati.


“Oh begitu ya, lalu apakah mereka


menginap di hotel ini? Kebetulan teman saya juga sedang mengikuti meeting di


aula tersebut katanya.” Kata Bastian.


“Iya memang benar, ada yang bisa


saya bantu pak?” Tanya staff hotel.


“Tidak perlu, terima kasih.” Kata


Bastian, kemudian Bastian pun kembali ke kamarnya dengan kecewa. Tiba-tiba dia


melihat Bella sedang makan di restoran hotel, Bastian pun akhirnya menghampiri


Bella.


“Hai.” Panggil Bastian.


“Kamu, duduklah. Aku sangat lapar


setelah meeting tadi.” Kata Bella.


Bastian.


“Lebih baik temui aku di tempat


lain saja, aku tidak enak jika ada yang melihat kita. Apalagi kamu baru saja


menikah, bagaimana jika istrimu melihatku?” Tanya Bella.


“Dia sedang pergi.” Kata Bella.


“Kalau begitu temui aku di


private pool.” Bisik Bastian.


“Baiklah, setelah ini aku


kesana.” Kata Bella.


**


Bella menghampiri Bastian di


kolam renang private. Setibanya disana, Bastian tidak ada disana.


“Kemana perginya Bastian? Bastian


Bastian.” Teriak Bella. Tiba-tiba Bastian memeluk Bella dari belakang.


“Aku disini.” Bisik Bastian.


“Astaga, lepaskan aku geli


sekali.” Kata Bella.

__ADS_1


“Disini hanya ada aku dan kamu


saja karena aku menyewa kolam renang private ini. Kita berenang yuk, sudah lama


aku tidak berenang denganmu.” Bisik Bastian.


“Kita tidak bisa seperti ini,


kamu sekarang adalah suami sahabatku jadi mana mungkin aku mendekatimu.


Lagipula hubungan kita juga sudah berakhir.” Kata Bella.


“Aku tidak peduli, yang aku


butuhkan adalah kamu, hanya kamu sayang.” Kata Bastian sambil memeluk erat


Bella.


“Lepaskan aku, jangan seperti


ini.” Kata Bella.


“Apakah kamu benar-benar sudah


melupakanku? Apakah hatimu tertutup untukku?” Tanya Bastian.


“Situasi kita saat ini berbeda,


aku mohon jangan seperti ini.” Kata Bella sambil berusaha melepas pelukan


Bastian.


“Sampai kapanpun aku tidak akan


melepaskanmu.” Kata Bastian.


“Pikirkan Vania, dia istrimu. Dia


pasti sakit hati jika tau bahwa kamu disini bersamaku.” Kata Bella.


“Dia bahkan pergi, dia juga tau


jika aku masih menyukaimu.” Kata Bastian.


“Tapi aku keberatan jika kamu


seperti ini padaku.” Kata Bella.


“Aku bisa saja nekat berpisah


dengan Vania lalu menikahimu kembali.” Kata Bastian.


“Lalu apa bedanya kamu dengan


laki-laki brengsek diluar sana yang suka berselingkuh dari istrinya?” Tanya


Bella.


“Jelas itu berbeda, tolong


mengerti bagaimana keadaanku. Aku bahkan tidak bisa tidur tenang karena


memikirkanmu.” Kata Bastian.


“Jika memang kamu tulus padaku,


maka seharusnya kamu tidak menikahi Vania.” Kata Bella, kemudian Bella pergi.


Bastian tentu saja kesal.


“Baiklah, berarti kamu memang


tidak peduli padaku.” Kata Bastian. Kemudian Bastian menceburkan dan


menenggelamkan dirinya kedalam kolam renang. Tentu saja Bella menjadi sangat

__ADS_1


panik dan dia berusaha menolong Bastian dengan masuk kedalam kolam renang untuk


menyelamatkan Bastian.


__ADS_2